
Semenjak pengakuan Adrian semalam. Zyona seperti menjaga jarak.
Lebih tepatnya dia grogi jika harus berbicara dengan pria itu.
Hari ini, tepatnya hari sabtu. Zyona memutuskan membersihkan kebun bunga didepan rumah Adrian.
Zyona sangat senang merawat bunga-bunga cantiknya.
Sedangkan Adrian, sedang membaca koran diteras rumahnya.
Menikmati pagi, sambil sengaja memperhatikan aktivitas istrinya.
Melihat Zyona yang tertawa gemas, Adrian pun menghampiri nya.
" Kenapa, apa yang lucu? " Tanya Adrian sambil berjongkok disamping Zyona.
Astaga, kaget aku. Dia ini datang kayak setan saja!
" Lihat, ulat daunnya lucu sekali ya" Ucap Zyona gemas sambil tertawa kecil
Adrian langsung mengeluarkan ekspresi diluar dugaan.
" Hiiiiiiiii. Singkirkan itu! Singkirkan itu Zyona! " Bersembunyi dibalik punggung Zyona.
Bergidik ketakutan sabil memegang bahu gadis itu.
" Prff, Ini hanya ulat kecil Adrian. Gak akan gigit kok " Zyona terkekeh melihat ekspresi Adrian yang bisa dibilang berlebihan.
" Lihat lah, ulat ini gak gigit kok " Zyona ingin memegang ulat itu. Tapi Adrian langsung mencegahnya.
" Tidak tidak, jangan pegang, kalau tidak, aku akan meratakan taman ini dengan batako! " Ancam Adrian sambil melihat kesekeliling, barang kali ada ulat dibawah kakinya
" Aaa, kamu sikit-sikit ngancam! Jangan diratakan dong! " Rengek Zyona
" Makanya, ayo kedalam rumah saja, aku tidak ingin melihat kamu berkebun atau bermain dengan hewan-hewan bodoh itu! " Adrian beranjak sambil menggandeng tangan Zyona.
" Bersihkan tubuhmu! " Titah Adrian ketika mereka sudah sampai didalam kamar.
" Iya " Patuh Zyona. Lagipula tubuhnya memang kotor terkena tanah saat berkebun tadi.
Selesai mandi dan berpakaian, Zyona tidak lagi melihat Adrian didalam kamar. Dia kemana? Batinnya bertanya.
__ADS_1
Karena tidak melihat dimana sosok Adrian berada. Zyona memilih mengambil laptopnya dan menonton drama korea kesukaannya.
Sejak dia nonton kemarin bersama Intan, Zyona seperti candu menonton drama romantis picisan seperti itu.
Saat Zyona fokus menonton, pas sekali itu adegan ciuman tokoh utama, sebagai ceo, dan tokoh utama wanita sebagai sekretaris ceo.
Ciuman panas yang mereka lakukan didalam ruangan presedir.
Sekretaris duduk diatas meja, ceo mencium dan menggerayanginya dengan panas.
" Hayooo... nonton apa nih.. " Adrian yang tiba-tiba datang entah dari mana. Memeluk tubuh Zyona dari belakang.
" Ih, Zyona nonton porno... " Goda Adrian sambil tersenyum lebar.
Sambil melihat kelayar laptop itu. Sekalian menikmati ciuman panas didarama yang tersuguh didepannya.
" Sembarangan, aku gak nonton yang begituan, ini cuma drakor Adrian " Sanggah Zyona tidak terima.
" Istriku ini diam-diam nakal juga ya " Ledek Adrian lagi sambil mengecup pelan pipi Zyona.
" Kalau gak film begituan jadi yang kamu nonton tadi apa dong " Selidik Adrian Kepo...
" Itu drama korea. Gak semua isinya ciuman, hanya beberapa part doang kok. Kamu jangan berpikiran yang aneh-aneh " Ucap Zyona
" Kenapa kamu suka nonton yang begituan, bukankah saat aku cium bibir kamu saja, kamu selalu menghindar. Dan saat aku minta hak aku semalam kamu malah melarikan diri " Protes Adrian yang masih tidak terima dengan kejadian semalam.
" Kamu ini malu-malu kucing ya... " Ledeknya lagi dengan senyum jahilnya
" Is, bukan gitu, pokoknya bukan seperti itu! " Sanggah Zyona sambil menutupi wajahnya dengan tangannya.
Malu sekali jika mendengar Adrian berkata seperti itu.
" Aku suka karena ceritanya ringan dan gak bertele-tele, lagipula pemainnya tampan, aku sangat suka film luar " Ucap Zyona sambil tersenyum cerah.
Tidak sadar dengan perubahan wajah Adrian yang seketika marah.
Berani sekali dia memuji laki-laki lain dihadapan ku.
" Jadi kamu suka? " Tanya Adrian. Arti pertanyaan nya, jadi kamu suka sama laki-laki tampan yang disana daripada suamimu ini.
__ADS_1
" Jelas dong, pokoknya aku gak bisa move on, aktingnya dapat banget, seakan membuat kita berada didalam film itu " Jelas Zyona sambil membayangkan adegan didalam drama yang ia tonton tadi.
Seakan berada didalam film? Jadi dia berkhayal berciuman sama laki-laki yang didrama tadi.
Keterlaluan, ini sudah keterlaluan.
Didalam hayalan pun, aku tidak merelakanmu bersama pria lain Zyona.
Kamu milikku, kamu istriku sampai selamanya
Adrian membingkai wajah Zyona. Dan langsung mencium rakus bibir gadis itu.
Menciumnya dengan rasa marah dan cemburu.
Menggigit dan menelusuri setiap rongga mulut Zyona dengan lidahnya.
Menyadari Zyona yang sudah kehabisan nafas, baru Adrian melepas ciumannya.
Seketika marahnya luluh melihat wajah bersemu dan berdebar Zyona.
Adrian mengusap lembut bibir gadis itu dengan jarinya.
" Jangan puji lagi laki-laki lain dengan mulutmu, baik didepanku atau dibelakang ku sekalipun. Jangan pernah! Dalam pikiran mu juga tidak boleh! " Tekan Adrian serius.
" Kalau tidak, aku akan membuat 1256 bayi didalam rahimmu hari ini juga" Ancamnya sambil menyeringai jahat.
Zyona merinding mendengar perkataan Adrian barusan. Apa dia serius dengan kata-katanya. 1256 bayi? dia ini ingin membunuhku ya..
Dia puas, aku yang tawas!
" Maaf, maafkan aku Adrian.. " Suaranya sudah bergetar. Menganggap ancaman Adrian tadi benar, membuatnya ketakutan sendiri.
Lelaki itu tersenyum puas " Good girl " Adrian mengusap lembut puncak kepala Zyona.
Lalu keluar dari kamar itu.
Meninggalkan Zyona dengan jantung seakan yang runtuh.
Bersambung...
like rate dan komen dong...
__ADS_1