Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran
Adrian menyebalkan!


__ADS_3

Zyona naik ke kamarnya yang ada di lantai atas. Mendadak tubuhnya menjadi kaku mendengar pembicaraan Adrian di telepon dengan seseorang..


Ia Maju perlahan, mendekatkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan lebih jelas.


" Jadi orang tuanya yang di kampung juga tidak tahu? Sebenarnya kemana dia pergi! "


Kening Zyona berkedut, mendengar ucapan suaminya dengan orang yang ditelepon. Apa maksudnya itu?


Zyona semakin menempelkan telinganya menguping lebih jelas.


" Aku nggak percaya dia menikah, itu tidak mungkin, cari Moza sampai ketemu! "


Greb! Dada Zyona serasa sesak.


Kakinya mundur perlahan karena gemetaran. Dia ingin menjerit, ingin mendobrak pintu dan menampar Adrian dengan keras.


Jujur menahan amarah yang membuncah adalah hal yang menyakitkan.


...


Seolah baik-baik saja padahal aslinya tidak! Bohong jika dibilang Zyona gak kecewa ketika tahu ternyata suaminya masih mencari keberadaan wanita itu!


Ternyata selama ini Adrian masih mencari Moza. Lantas aku ini apa baginya!? Jadi selama ini hanya aku yang menganggap hubungan kami ada kemajuan.


Tapi ternyata dia hanya bermain-main dengan ku dan cintanya tetap milik Moza!


Seharusnya aku sadar diri, Adrian tidak mungkin mencintai ku! Hanya karena dia menciumku dan memelukku dengan sangat lembut, aku sudah percaya dengan kata-kata manisnya, dengan pengakuan cintanya padahal semua itu bohong!


Seharusnya aku sadar kalau semua yang diberikannya itu tidak nyata! seharusnya aku sadar dari awal Supaya tidak melambungkan hatiku setinggi ini!


Air matanya jatuh. Mengalir terus ke pipi. Zyona membungkam mulutnya sendiri, sekuat tenaga menahan suaranya agar tangisnya tidak terdengar oleh Adrian.

__ADS_1


Bohong jika dibilang Zyona tidak kecewa.


Selama ini dia berharap pernikahan ini akan berakhir bahagia.


Bahkan belum pernah dia seberharap seperti ini sebelumnya!


" Sayur asamnya udah jadi belom? " Sedikit terjolak karena tiba-tiba saja Adrian memeluknya dari belakang.


" Sebentar lagi "


Zyona menambahkan sedikit garam di masakannya, mencicipi sedikit, lalu mematikan kompor.


" Sayur asammu sudah jadi, aku ke atas dulu ya " Adrian melihat perubahan dalam sikap Zyona. Bahkan istrinya itu tidak ingin menatap matanya.


...


Kilas balik


" Orang tuanya Moza ternyata tidak tahu kalau selama ini Moza menghilang kak, selama ini mereka fikir Moza masih di Jakarta "


" Jadi orang tuanya yang di kampung juga tidak tahu? Sebenarnya kemana dia pergi! "


Tanya Adrian pada dirinya sendiri.


" Teman-temannya banyak yang bilang kalau dia akan menikah kak, tapi mereka gak tau Moza dimana" Jelas Darrel lagi. Aku tauu.. aku tau itu, aku juga pernah dapat kabar begitu.


" Aku nggak percaya dia menikah, itu tidak mungkin, cari Moza sampai ketemu! "


Merasa sudah cukup mendengar penjelasan adik lelakinya. Adrian memutuskan sambungan telepon dan melempar hape ke atas ranjang.


" Hufft, capek banget. " Berjalan keluar kamar sambil memijat belakang kepalanya.

__ADS_1


Hari ini pikirannya benar-benar bercabang kemana-mana.


Dimulai dari masalah bapak tua yang waktu itu di bus. Masalah masa lalu dengan Moza. Dan juga pekerjaan kantor.


Memijit pelipisnya sebentar sambil terus berjalan ke dapur


" Sayur asamku udah jadi belom ya? "


Melihat punggung Zyona dari belakang. Tampak sangat serius dengan masakannya. Adrian mendekat sambil tersenyum manis.


"Sayur asamnya udah jadi belom? "


Menghirup aroma wangi istrinya dalam-dalam. Diingat dengan baik di otaknya.


Begini saja sudah membuat Adrian senang dan melupakan pekerjaan dan masalahnya.


" Sebentar lagi "


Zyona menambahkan sedikit garam di masakannya, mencicipi sedikit, lalu mematikan kompor.


" Sayur asammu sudah jadi, aku ke atas dulu ya " Adrian melihat perubahan dalam sikap Zyona. Bahkan istrinya itu tidak ingin menatap matanya.


" Sayang, kita makan bareng ayuk.. " Memegang tangan gadis itu, tapi Zyona segera menepisnya. " Makan sendiri ya, aku kurang enak badan, mau istirahat sebentar "


Tanpa mau mendengar balasan dari Adrian. Zyona langsung beranjak dengan cepat menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya.


Adrian menatapnya penuh tanda tanya. Bukankah tadi hubungan kami baik-baik saja, terus kenapa tiba-tiba Zyona seperti menjauhiku ya.


Adrian segera menyusul istrinya ke kamar. Entah mengapa Zyona tiba-tiba menjadi murung seperti itu. Dan jujur itu membuat Adrian resah. Dia tidak tenang jika Zyona mendiaminya seperti ini.


Bersambung.

__ADS_1


[Maaf, maaaaaaf banget lama update... cerita ini akan segera masuk konflik puncak, dan selesai season satu, isinya udah tersusun rapih dipikiran, tapi susah dituangin di tulisan XD... Jadi ak butuh waktu untuk siapin semuanya... hihi..makasi udah nungguin ZyonaRian lagi ya.... jangan bosan-bosan nantiin cerita remahan rengginang akuhh ya kakkk...Ayukk, keroyok aku dengan like dan komentar manis.. akuh rela 🤭]


Ak akan update dua bab... di tunggu ya ♡♡


__ADS_2