Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran
Adrian Aneh!


__ADS_3

Pagi hari. Jam alarm membangunkan Zyona dari tidur nyenyaknya. Perlahan Zyona membuka matanya. Dengan nyawa yang masih berlarian, Zyona menatap sekitar.


Eh, tunggu-tunggu, ada yang aneh. Apa ini! Tangan, kaki. Zyona merasa tubuhnya berat seperti ditindihi gajah, membuat Zyona sulit untuk bergerak.


Dia melirik ke bawah. Betapa kagetnya Zyona melihat tangan dan kaki seorang pria tampan memeluk erat tubuhnya. Adrian? Kenapa dia bisa disini?! Mulai panik. Apa yang kau lakukan ini sialannnn!


Zyona menggoyang-goyangkan kuat badannya yang dipeluk Adrian seperti bantal guling. Dia ingin berteriak, tapi belum sempat Zyona mengeluarkan suaranya. Tangan besar Adrian membungkam mulut Zyona hingga tidak bisa mengeluarkan suaranya.


"Hey, kamu gila ya! " Adrian berkata dengan suara serak ciri khas orang baru bangun tidur.


Zyona melotot ketakutan pada Adrian. "Kenapa kamu bisa dikamar ku? " Tanya Zyona setelah Adrian mengangkat tangannya.


Adrian duduk sambil mengacak rambutnya berantakan. Namun, entah mengapa itu sangat terlihat tampan.


"Ini rumah ku, suka hatiku aku mau tidur dimana! " Jawab Adrian seenaknya


Peraturan macam apa itu?! Dia ini memang suka seenaknya saja!


Adrian melepas pelukannya, Zyona langsung mundur sampai membentur dinding tempat tidur. Dengan panik dia menatap tubuhnya dan tubuh Adrian bergantian.


" Tenang saja, aku belum mengambil hak ku sebagai suami. Belum kulakukan saja suaramu sampai ke seluruh penjuru rumah. Apalagi jika sudah kulakukan, mungkin se-RT akan ribut karenamu! " Gerutu Adrian


Tanpa menjawab, Zyona langsung berlari ke dalam kamar mandi. Napasnya memburu ketika Adrian menyinggung soal hak sebagai suami.


Tuhan, kumohon lindungi aku dari pria aneh itu Tuhan. Jangan biarkan dia mengambil keperawanan ku sekarang, aku belum siap. Zyona berdoa dalam hati


Dia mengatur napasnya yang memburu. Zyona lebih memilih mandi. Setelah selesai, dia keluar dengan memakai jubah mandi. Zyona tidak lagi melihat Adrian dikamarnya. Dan Zyona bernafas lega karena itu.


"Zyonaaaaa, ke kamar ku bentarrr"


Baru saja Zyona keluar dari kamarnya. Tapi tiba-tiba suara Adrian terdengar dan memanggilnya.


"Ada apa Rian? " Tanya Zyona ketika sudah berada dikamar Adrian


Adrian berdiri dengan handuk yang melilit dipinggangnya, kulit putih bersih yang basah, dan rambut berantakan dan berair. Lelaki itu baru selesai mandi.


Zyona langsung memalingkan pandangannya ketika bersitatap dengan Adrian. Wajahnya panas dan merah seperti kepiting rebus. Adrian yang melihat itu langsung tersenyum tipis, seperti senang bisa membuat istri kecilnya merasa malu dan salah tingkah

__ADS_1


"Ambilkan bajuku! " Titah Adrian sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil yang dia pegang.


"Kenapa aku?! " Protes Zyona


"Lalu apa gunanya kamu sebagai istriku?! " Adrian tidak mau kalah "Ambil cepat! "


Zyona tidak berkata apa-apa lagi. Dia berjalan ke lemari Adrian dan mengambil Kaos putih dan celana selutut. Karena Zyona ingat hari ini hari sabtu, dan Adrian tidak pergi ke perusahaan.


"Ini" Zyona memberikan pakaian itu tanpa menatap pada Adrian.


"Ambilkan aku Singlet dan CD! " Perintah Adrian, dan itu langsung membuat Zyona menatapnya dengan kaget.


"Aku gak mau! " Tolak Zyona


"Jangan protes! Cepat lakukan! " Suara Adrian meninggi


"Kenapa harus aku? kamu kan bisa ambil sendiri! "


"Karena kamu itu istriku Zyona! " Tekan Adrian


Zyona langsung bungkam, dia tidak berkedip menatap Adrian. Wajahnya memanas, degupan jantungnya menggebu ketika mendengar Adrian menyebutnya sebagai istri.


"Kenapa diam! "


Zyona terkejut mendengar bentakan Adrian. Dia melihat suaminya itu melotot padanya.


"B.. Baik "


Zyona berlari kecil ke arah lemari Adrian dan mengambilkannya Singlet dan celana dalam.


"I... Ini " Zyona memalingkan wajah tomatnya ketika memberikan Singlet dan CD itu pada Adrian.


Adrian tersenyum tipis melihat wajah merah istrinya. Seperti puas telah membuat istri kecilnya itu salah tingkah.


Baru kusuruh ambil ini tapi Wajahmu merah seperti itu. Belum lagi kusuruh kau yang memakaikan nya, bisa-bisa kau langsung pingsan. Batin Adrian sambil menerima benda itu dari Zyona


Mata Adrian betah melihat wajah merah Zyona. Dia terus memperhatikan wajah merah dan malu-malu istrinya.

__ADS_1


Aish..... kenapa dia sangat menggemaskan siii....


"Emmhh! " Adrian berdehem "Mulai hari ini, menyiapkan pakaianku adalah tugas mu, mengerti! " Ucapnya kemudian


Zyona belum menjawab. Dia menggigit bibir bawahnya merasa panik dengan tugas baru dari Adrian.


"Kenapa diam?! Apa kau tuli! "


Bentakan Adrian membuat Zyona tersentak kaget "Iya " Jawabnya dengan takut


"Aku gak dengar! " Ujar Adrian sambil menyeringai


Dia ini banyak maunya banget siiii! Geram Zyona mulai emosi


"Iya Adrian" Jawab Zyona cepat dengan suara sedikit kuat.


Adrian menyeringai puas "Keluar! " Titahnya. Zyona belum beranjak, dia masih menatap kesal pada Adrian


"Kau ingin melihat aku ganti baju? " Ucap Adrian dengan seringai dan satu alis yang terangkat


"Gakkkk, gak mau! " Zyona langsung keluar dari kamar pria itu. Nyawanya seakan terkuras habis.


Dia kenapa sangat aneh siii! Adrian menyebalkan! Zyona


Sial, kenapa wajahnya sangat imut ketika salting ya. Kenapa kau sangat menggemaskan Zy. Adrian


Sepertinya, mulai sekarang. Menjahili Zyona adalah hobi baru untuk Adrian.


TBC....


...----------------...


Halo kk kk semua


Untuk kk yang suka baca cerita ini, atau cerita saya yang lainnya. Saya sarankan supaya kk masuk ke grup chat ya. Disitu saya akan mengumumkan pengumuman seputar karyanya Adik author.


Kata sandi untuk masuk grup cukup buat emot hantu smile ya, seperti ini 👻

__ADS_1


Yok kita gibah disana 🤣😉


...----------------...


__ADS_2