
Pagi pun tiba
Zyona mengucek matanya sambil menggeliat kecil.
Sepanjang malam, Adrian tidur sambil memeluk tubuhnya seperti bantal guling.
Zyona merasa badannya yang terasa pegal, karena tidak leluasa bergerak saat tidur.
" Hey bangun, udah pagi loh.. " Zyona mendongak, menatap wajah Adrian yang tertidur pulas.
Lelaki itu malah menenggelamkan wajah Zyona ke dadanya, sambil mempererat pelukannya.
" Lima menit lagi Zy, aku masih ngantuk " Ucap Adrian pelan dengan suara serak.
" Rian... sesak, lepasin, aku mau ke kamar mandi nih.. " Zyona meronta, tapi pelukan laki-laki itu sangat posesif.
Memeluknya erat, tidak ingin melepasnya sedikit pun.
" Bentar aja, begini lima menit saja ya " Ucap Adrian, dan Zyona pun mulai tenang.
Dia diam, dan merasakan elusan lembut yang diberikan suaminya itu dikepalanya.
Tidak lama, tangan Adrian yang mengelus kepala Zyona mulai berhenti, dan terdengar dengkuran halus dari Adrian.
" Adrian! kamu tidur lagi! " Sedikit membentak.
Adrian mengerjap dan membuka matanya.
Merasa silau dengan cahaya lampu, Adrian mengucek matanya setelah itu menyisir rambutnya ke belakang dengan jari.
Duduk dan bersandar ke sandaran tempat tidur
" Kamu Kenapa? kok pagi-pagi udah marah-marah? "
Zyona menatapnya kesal " Kamu lupa dengan janji mu, katanya hari ini kita jalan-jalan, mana buktinya, kamu aja masih malas-malasan gini! "
Adrian menguap, dia sangat lelah karena semalam dia harus menyelesaikan pekerjaan yang begitu banyak.
Adrian kembali merebahkan tubuhnya, tidur sambil memeluk bantal guling.
" Hey Adrian! Kok tidur lagi sih.. katanya hari ini kita kencan, ayo siap-siap....Adrian bangun "
Zyona menggoyang-goyangkan lengan Adrian.
" Lima menit aja Zyona, aku masih ngantuk, " Gumam Adrian dengan mata yang masih tertutup.
" Jadi kencan kita batal nih?.... " Tanya Zyona dengan kecewa.
Gagal sudah rencana yang sudah di susunnya semalam.
" Jadi kok, aku akan bangun setelah lima menit " Kata Adrian lagi dengan mata yang masih terpejam.
" Yaudah, jangan ingkar janji ya, aku mandi dulu " Ucap Zyona, mengambil handuk dan langsung beranjak ke kamar mandi.
Mendengar kata mandi, Adrian langsung membuka matanya. Seketika ngantuk dimatanya hilang tiba-tiba.
Zyona mandi? ikut ah..
Otak mesumnya kembali aktif. Dengan tersenyum nakal Adrian menyusul Zyona ikut masuk ke dalam kamar mandi.
...
__ADS_1
Zyona menyetel wajah cemberut nya.
Adrian memaksa mandi bersama.
Dan selama mandi tadi lelaki itu mengambil banyak keuntungan dari istrinya ini.
Mulai dari memaksa membuka baju Zyona.
Menggosok punggung Zyona dan mencuci rambut Zyona.
Belum selesai! Tidak hanya itu!
Belum lagi ketika Adrian menciumi dan menghisap setiap centi bagian tubuh Zyona.
Meraba dan meninggalkan banyak bekas merah dimana-mana.
Adrian juga meledek istrinya yang pemalu itu ketika kelepasan mendesah saat Adrian mengusik area sensitif nya.
Wajah Zyona sangat merah saat ini. Antara malu dan kesal.
Walau Adrian tidak beraksi lebih dalam lagi, karena mengingat Zyona yang sedang datang bulan.
Sebenarnya tidak deras lagi darah yang keluar. Hanya sisa-sisa itu pun sesekali. Bisa dipastikan kalau besok menstruasi Zyona sudah berakhir.
Tapi Adrian tetap menahan dirinya, karena Zyona belum mengizinkan nya berbuat lebih jauh
Gak tau kalau besok, ingat Adrian laki-laki normal dan punya nafsu yang harus disalurkan.
Kalau buka dengan Zyona, dengan siapa lagi?
ya kan? Haha, siap-siap lah Zy..
Adrian sedang mengeringkan rambut Zyona dengan hair dryer .
Sesekali Adrian usil meniup belakang leher Zyona.
Membuat bulu kuduk Zyona meremang.
" Is Adrian! berhenti menggoda ku! " Kesal Zyona dengan debaran jantung yang menggila.
" Haha, jadi aku gak boleh cium kamu, gitu? " Tanya Adrian sambil terbahak.
Dan tetap dengan aktivitasnya mengeringkan rambut Zyona dengan hair dryer .
" Gak, gak boleh! Aku gak nyaman kamu gituin! "
Adrian mematikan alat pengering rambut itu, dan memeluk Zyona dari belakang.
" Emm, kalau kamu gak mau lagi aku cium, yaudah deh, gak papa, biar aku cari perempuan lain aja "
Pancing Adrian dengan nada suara kecewa.
Zyona langsung menengok pada nya. Menatapnya kesal " Ooo, jadi kamu mau cari istri baru?! "
" Iya dong, kamu kan gak mau aku cium dan gak mau bikin anak sama aku, ya aku harus cari wanita ku yang lain lah.. "
Ujar Adrian semakin memanas-manasi
Zyona mendorong kuat dada Adrian dan memukul nya " Yaudah sana! sana cari perempuan lain! sana kalian bikin anak yang banyak! " Marahnya dengan sudut mata yang memerah. Hampir-hampir menangis
Lelaki itu sekuat tenaga menahan tawa.
__ADS_1
Dia ini polos apa bodoh si.. kenapa pula dia menganggap perkataan ku serius.
Bodoh mu ini natural banget siiii...
" Oke, hari ini juga aku akan pilih wanitaku sendiri " Adrian mulai memilin ujung rambut Zyona.
" Emmm, yang mana ya, neng penjual jamu atau janda yang di depan kompleks ya.
Oh, kalau gak istrinya pak Rt aja gimana "
Sengaja menyenggol bahu Zyona.
Rahang gadis itu mulai mengeras.
Menatap Adrian dengan mata yang berkaca " Kamu beneran mau cari istri baru "
Bertanya dengan suara serak seperti ingin menangis.
" Iya lah, aku kan harus melanjutkan keturunan ku, sedangkan kamu gak mau aku hamilin "
" Jadi kalau kamu udah punya anak sama istri baru kamu, aku digimanain " Mata Zyona semakin berkaca
" Ya tetap disini, kamu yang nantinya jadi pengasuh anak ku " Ucap Adrian santai sambil tersenyum jahil
Perlahan buliran bening menetes dari sudut mata gadis itu.
" Hueee.... kamu jahat tau gak! Enak aja kamu mau cari istri baru lagi! pokoknya aku gak bakalan izinin....gak akan!!! "
Marah dan memukul-mukul dada Adrian dengan kuat
" Lah kok marah si, kan memang bener, kamu kok yang selalu nolak jika aku ajak berhubungan, dan giliran aku mau cari perempuan lain kamu malah marah "
" Aku mau kok, aku mau hamil anak kamu, aku mau sampai tua hidup sama kamu,,,, "
Ucap Zyona sambil menangis.
Menanggap semua perkataan Adrian tadi sungguhan, membuat hatinya sangat tidak rela jika suaminya menikah lagi
Jekpot!
Rencana berhasil, lelaki itu langsung tersenyum lebar, dan menenggelamkan Zyona ke dalam pelukannya
" Kalau gitu nanti malam aku minta jatah boleh ya " Adrian mengelus kepala Zyona dan mencium puncak kepala istrinya berulang-ulang
" Boleh.. tapi kamu jangan cari istri baru ya.. " Zyona semakin erat memeluk tubuh Adrian.
Yes... berhasil berhasil, nanti malam mulai jam lapan sampai jam empat pagi ahh..
Senyum kemenangan terbit di garis bibir laki-laki itu.
" Yaudah, kita ganti baju yuk, hari ini kita akan jalan-jalan sampai kamu puas "
Adrian membingkai wajah Zyona dan menghujani wajah gadis itu dengan ciuman.
" Iya " Turut Zyona dan mereka pun mengganti pakaian bersama.
Bersambung..
( Maaf lama we..aku nya selama seminggu kemarin lagi ujian Kelulusan, dan gak update cerita karna mau fokus ke ujian sekolah. )
Like rate dan komen, vote juga ya..
__ADS_1