Menikahi Tuan Muda Lumpuh

Menikahi Tuan Muda Lumpuh
Bab 166 : Krisan (17)


__ADS_3

"Hah? Kamu juga menganggapku tidak masuk akal?" Pak Tua Zen mencibir, "Hey, Krisan. Kamu dapat duduk di sini hanya karena kamu sepupu CEO Yon. Jika bukan karena CEO Yon menerimamu di sisinya, bagaimana mungkin kamu, Ares Krisan belaka, bisa berada di tempatmu saat ini, bahkan menggantikannya! Siapa sekarang yang tidak masuk akal? Kalian sudah dibantu olehnya, tetapi ketika dia bernasib buruk, kalian ingin menusuknya!?"


"Daniel Yon mengalami kecelakan dan menjadi lumpuh. Jadi, sekarang Yon Grub harus berhenti beroperasi dan menunggunya pulih? Korporasi tidak perlu berkembang lagi? Seperti ini masuk akal bagimu? Puluhan ribu karyawan di bawah nama perusahaan tidak perlu mencari nafkah lagi?" Ares Krisan berkata dengan marah, "Apakah Anda memberi tahu Saya bahwa tanpa Daniel Yon di sini, seluruh Yon Grub harus dikubur bersamanya?! Sudah berapa lama sejak kecelakaan mobilnya? Selain menemani istrinya itu sesekali tampil di depan umum, kapan dia pernah keluar rumah?"


Tatapan Ares Krisan menyapu yang lain. "Kita semua yang duduk di sini, datang ke tempat ini, bergabung ke Yon Grub, untuk mendapatkan uang, bukan untuk menjadi budak! Daniel Yon sudah tidak memiliki kemampuan untuk mengelola perusahaan, David Yon ingin menjadi tentara, Darel Yon tidak tertarik dengan Yon Grub dan memilih untuk membangun miliknya sendiri. Siapa lagi? Adik termuda mereka? Dia belum cukup umur dan lebih buruk, dia anak haram! Keluarga Yon sudah tidak bisa diharapkan lagi, mereka harus mundur demi kebaikan bersama!"


"Ares Krisan, kamu pikir aku bodoh!?" Pak Tua Zen bahkan lebih marah. Gembok yang susah payah menahan pintu hatinya akhirnya hancur, dan dia tanpa memikirkan konsekuensinya, mulai mengeluarkan semuanya. "Apa kalian pikir aku tidak tahu bahwa kalian semua telah berkonspirasi di belakangku untuk menjatuhkan keluarga Yon?"


Tatapan dingin yang mencekik datang dari segala arah ketika Pak Tua Zen menyelesaikan kata-katanya. Namun, pria tua ini tidak punya niat untuk berhenti, dia merasa tidak akan tidur dengan damai jika tidak mengatakan semua hal yang mengganjal di hatinya sekarang juga.

__ADS_1


"Apa kalian pikir aku tidak tahu bahwa alasan kehancuran keluarga Yon adalah kalian? Dulu, saat Ketua masih hidup, kalian menjerumuskannya ke dunia malam, sibuk berganti-ganti perempuan hingga Yon Grub mengalami kemunduran, kalian seharusnya bersyukur bahwa Daniel Yon berhasil mengembalikan Yon Grub ke puncak."


"Tuan Zen Liam, tolong jaga ucapanmu! Jangan mengatakan sesuatu yang tidak benar!" James Arthur berteriak dan diikuti oleh keluhan lain dari yang lain. Pak Tua Zen tidak peduli, dia akan membeberkannya tanpa mempedulikan pendapat mereka.


"Sesuatu yang tidak benar? Hah! Kalian tidak cuma melakukannya kepada kepala keluarga Yon sebelumnya, tetapi juga kepada para putranya! Kalian takut dengan Daniel Yon. Jadi, kalian hanya bisa menundukkan kepala kepadanya! Namun, tidak begitu dengan adik-adiknya! Kalian membayar teman-temannya David Yon untuk menjerumuskannya ke dalam pergaulan bebas, kalian menyebarkan tentang pembunuhan yang dilakukan Darel Yon, padahal kalian tahu sendiri bahwa anak itu adalah pewaris Tuan Tua Yon! Orang yang akan mengurus sisi hitam dari Yon Grub!"


Pak Tua Zen mengungkap semuanya. Sudah sedari lama dia merasa janggal dengan perpecahan dan kekacauan di dalam keluarga Yon. Cukup aneh sehingga dia mau tidak mau melakukan penyelidikan mandiri secara sembunyi-sembunyi. Hasilnya benar-benar membuat darahnya mendidih, dan dia semakin murka ketika tahu bahwa alasan orang-orang ini melakukannya agar anggota utana keluarga Yon tidak bisa mengambil posisi-posisi penting di dalam perusahaan.


"Lumpuh? Omong kosong! CEO Yon hanya patah kakinya, dia tidak kehilangan kemampuannya untuk bekerja, dia masih jauh lebih baik daripada gabungan dari kalian semua! Dia tiba-tiba menerima kejutan besar dan tubuhnya tidak sehat. Apa salahnya istirahat di rumah sebentar?! Apalagi saat CEO Yon menjabat, dia tidak pernah mengambil cuti untuk beristirahat. Istirahatnya sekarang sama dengan dia mengambil cuti tahunan. Lalu, kalian sekelompok orang yang tidak berterima kasih ingin memecat CEO Yon dari posisinya saat dia sedang cuti tahunan. Kalian tidak waras!"

__ADS_1


Robert Pattinson mendengus dingin, "Mengambil cuti tahunan? Pak Tua Zen, kata-katamu bahkan lebih baik dari pidatomu. Semua orang di sini tahu persis bagaimana kesehatan CEO Yon. Seperti yang dikatakan Tuan Krisan, kami di sini untuk bekerja dan menghasilkan uang. Berapa banyak saham Yon Grub jatuh karena cedera CEO Yon? Jika Tuan Krisan tidak menebusnya tepat waktu, semua orang di sini akan kehilangan pekerjaan mereka!"


"Fluktuasi saham adalah sesuatu yang normal. Anda ingin menyalahkan CEO Yon untuk ini? Tidakkah kalian pernah berpikir bahwa alasan kemuduran itu sendiri karena Daniel Yon sedang tidak memimpin Yon Grub!?" Pak Tua Zen sangat marah hingga dadanya naik dan turun.


"Kalian sedari tadi hanya membahas tentang uang dan keuntungan ketika rencana restrukturisasi disetujui. Lalu, mengapa kalian tidak berbicara tentang bagaimana kalian semua menghasilkan banyak uang dengan CEO Yon ketika dia masih menjabat? Sebelum CEO Yon mengalami kecelakaan, kalian semua membungkuk dan menyanjungnya. Sekarang sesuatu telah terjadi pada CEO Yon, dan kalian semua lari lebih cepat dari kancil! Kalian semua adalah sekelompok orang tercela yang melupakan kesetiaan mereka demi keuntungan!" Kata-kata Pak Tua Zen membuat banyak orang menundukkan kepala karena malu.


"Bisnis adalah bisnis. Pak Tua Zen, kamu tidak perlu membawa emosimu di dalam hal ini." Kemarahan di mata Ares Krisan tumbuh, dan dia menatap Pak Tua Zen dengan tatapan membunuh. "Itu urusanmu jika kamu tidak setuju dengan rencana ini, tetapi kamu tidak boleh mengganggu pemungutan suara dari yang lain. Yon Grub tidak hanya ada Anda di dalamnya!"


Setelah mengatakan itu, dia menurunkan kelopak matanya, dan melihat para pemegang saham yang duduk di samping Pak Tua Zen. "Apakah kalian benar-benar akan mengikuti Pak Tua Zen dan menolakku menjadi CEO perusahaan ini?" Ares Krisan mengeluarkan ultimatumnya, menekankan kata-katanya untuk memberi peringatan bahwa orang yang menentangnya akan dihancurkan.

__ADS_1


"Ya! Kami semua menunggu CEO Yon kembali!" Pak Tua Zen bersikukuh dengan keyakinannya. "Semua orang yang memiliki mata dapat melihat kontribusi CEO Yon untuk Yon Grub selama bertahun-tahun. Aku, Zen Liam, tidak akan melakukan hal tercela seperti itu!"


"Daniel Yon, Daniel Yon, dan Daniel Yon. Apa kamu tidak menghargai perjuangan orang lain dan hanya Daniel Yon!?" Ares Krisan tidak bisa mencoba menahan amarahnya, tetapi tubuhnya tidak, dan dia menghancurkan cangkirnya.


__ADS_2