
Hai guys selamat membaca ya.....
semoga ceritanya sesuai ekspektasi kalian hehe, maaf ya kalau banyak kesalahan karna ini novel pertama ku π jadi, aku baru belajar menulis sebuah cerita π₯°semoga hari hari kalian menyenangkan ya umacchh πππ
aku tunggu saran dan kritik dari kalian..
π
π
π
π
π
π
π
" Ini adalah kamarmu, kau tidak akan boleh pergi ke mana-mana, selain tanpa seizin dariku. Hanya aku yang berhak atas dirimu, kau mengerti?" ucap Galang sambil menekankan setiap kalimat yang diucapkannya, ia memberikan selembar kertas putih pada Nayla yang berisi banyak peraturan.
Nayla menerima kertas itu, lalu membacanya dengan begitu teliti agar jangan sampai ia salah membaca, Galang dengan ekspresi wajah datarnya menatap Nayla yang amat serius membaca surat peraturan yang dibuat oleh asisten pribadinya " Rangga ".
" Apa tuan tidak salah membuat peraturan seperti ini? " Tanya Nayla yang sedikit heran, Benarkah ia menyuapi untuk pria dewasa ini di hadapannya? pekerjaan konyol macam apa ini? pikir Nayla.
" Jika Kau keberatan keluar dari rumah ini dan membayar ganti rugi atas kerusakan jas mahal ku sebesar 250 juta dalam waktu 2 hari " ucap Galang dengan wajah dingin, tatapannya datar menatap ke arah Nayla yang berada di ambang pintu kamar.
Nayla menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia sedikit canggung dengan sikap dingin tuan galang ini, akankah ia menjadi seorang baby sister yang merawat bayi besar ini? yang benar saja, batin Nayla.
" S..sayaa tidak keberatan Tuan, akan saya lakukan semuanya sesuai peraturannya tuan " Jawab Nayla dengan serius. Raut wajahnya yang cantik itu tidak dapat dibohongi bahwa ia sedang amat serius dengan ucapannya.
" Baik jika kau mengerti, lakukan tugasmu mulai sekarang! " Galang segera meninggalkan Nayla sendirian dikamar yang telah diberikan olehnya, membiarkan Nayla melakukan semua pekerjaannya sesuai kesepakatan dan Nayla tidak boleh pergi ke manapun tanpa seizin darinya, karena sekarang Nayla sudah terikat perjanjian darinya.
Sebenarnya, Galang hanya ingin mengerjai Nayla, Namun karena sikap Nayla yang begitu polos.Galang jelas mengambil kesempatan di dalam kesempitan, apalagi saat ini ia merasa bahwa nayla yang polos bisa menghiburnya.
Dan sampai sekarang hatinya masih terluka begitu perih kalau mengingat masa lalunya. Hal itu membuat galang menjadi sosok yang dahulu ramah, murah senyum dan kini menjadi pria sombong, dingin, tegas dan arogan apalagi membuat dia tidak menyukai wanita.ia selalu menggunakan kekayaannya untuk menjatuhkan harga diri wanita. Galang pikir, dengan uang ia bisa membeli harga wanita dengan uang dan sekarang dia merasa Jika sudah punya mainan baru, yang menjadi pengasuhnya.
Pria itu pergi ke ruang atas, di mana menjadi tempat penyimpanan minuman beralkohol, ia ingin sekali menenangkan pikirannya malam ini, rasanya otaknya ingin pecah melihat dokumen-dokumen di atas meja kerjanya tiap hari.
__ADS_1
Nayla segera menutup kamar dan mengganti pakaianya dengan pakaian pelayan atas perintah asisten Rangga, ia harus bekerja dengan baik agar tuan galang memberinya gaji sesuai dengan yang ia kerjakan.
Nayla tahu apa yang harus ia lakukan, bersikap baik, melakukan pekerjaannya sesuai kesepakatan.
Malam hari....
" Nona Nayla ,Sekarang sudah waktunya anda untuk mengurus dan melayani tuan galang. Sekarang pergilah ke dapur ambilkan makanan dan antarkan ke kamar tuan galang " Perintah Rangga pada Nayla agar tidak lupa akan tugas yang ia lakukan.
" Baik aku akan melaksanakan tugas ku dengan baik " Nayla melengkungkan senyumannya dengan canggung, wanita itu segera meninggalkan kamar dan menutupnya.
Dengan langkah kaki berat, ia berjalan menuju dapur hendak mengambil makan malam untuk tuan Galang, hari ini adalah hari pertama ia bekerja bekerja dirumah mewah bagaikan istana kerajaan seperti di novel yang ia bacaπ€
Andai ia punya rumah mewah bagai istana tuan galang ini, pasti hidupnya akan amat bahagia, damai, bisa merasakan indahnya masa muda seperti orang tapi itu mungkin, pikir nayla.
" Bi, di mana makan malam untuk tuan galang " Tanya nayla dengan sopan kepada kepala pelayan.
" Ini makan malam untuk tuan galang, Nona nayla " kepala pelayan memberikan sebuah nampan yang berisi mangkok makanan kepada wanita yang sekarang menjabat sebagai pengasuh pribadi tuannya.
" Terima kasih bibi " Nayla menerima nampan itu dengan senang hati, Wanita itu tersenyum ramah kepada semua pelayan.
Dengan cepat, Nayla meninggalkan dapur, ia berjalan menaiki anak tangga menuju kamar pribadi tuan galang yang berada di lantai atas , ia tidak di perbolehkan menaiki lift hanya boleh menaiki anak tangga menuju kamar pribadi tuan galang atas perintah pria es batu itu sesuatu kesepakatan.
Tentu saja hal itu tidak di permasalahkan oleh nayla, mau sejauh apapun, setinggi apapun, dengan senang hati akan ia tempuh dengan kakinya dan selagi dia mampu ia tidak akan mengeluh . hehe maklum sebagai anak pekerja keras membuat nayla kuat.
Nayla mengetuk pintu kamar itu, ia mencari keberadaan bel, namun ia tak dapat menemukannya.
Nayla menghembuskan nafasnya secara perlahan-lahan, lalu kembali mengetuk pintu kamar dengan tangannya.
Lalu tak ada sahutan dari dalam, membuat nayla heran.
Ke mana perginya tuan dingin itu? Batinnya bertanya-tanya.
" Kau sedang mencari siapa? " Suara itu membuat nayla sangat terkejut.
"A-anuu tuan, anda dari mana saja? saya mengantarkan makanan malam untuk tuan " ujar Nayla sambil tersenyum lebar, dan menempatkan Barisan giginya yang putih dan dan tersusun rapi.
" Kau tekan xxxx " Galang berbicara dengan suara serak nya, ia kembali meneguk alkohol yang ada di tangannya.
" Kode apa itu, Tuan " Tanya Nayla dengan polos
__ADS_1
" itu " Galang menunjukkan jari telunjuknya ke arah pintu dengan pandangan yang sudah mulai kabur akibat alkohol yang di minumnya.
Nayla menanggapinya dengan cepat, setelah itu langsung membuka pintu kamar pribadi tuan Galang dengan lebar, lalu ia masuk lalu meletakkan nampan yang berisi mangkuk makanan itu ke atas nakas. kemudian Nayla menatap tuan Galang yang berjalan dengan sempoyong, lalu dengan cepat Nayla membantu dan memapah tubuh galang masuk ke kamar.
" Sepertinya anda sedang mabuk berat, Tuan. " ucap Nayla sambil menutup hidungnya karena tidak suka dengan aroma minuman beralkohol, membuat ia ingin sekali memuntahkan isi perutnya sekarang juga.
Dengan pelan Nayla merebahkan tubuh Galang di atas ranjang, kemudian mengambil alih botol minuman itu dan diletakkannya di atas nakas, Nayla melepaskan sepatu galang dan berniat membersihkan badan galang sepertinya sudah basah akibat keringat apalagi badannya yang sudah amat bau.
hehe bambang Galang yang sedang di tempat tidur, anggap aja dia sedang mabuk ya gaesππ€
Uhuyy sedang tidur aja udah cakep apalagi kalo sudah bangun si bambang tampan yang dingin ini alias bambang kulkas hihi
Nayla anggap aja dia sedang pakai baju ala babysitter π€
.
.
.
.
.
.
.
Bersambungggg........
Hai gaes jangan lupa like, komen dan vote ya
__ADS_1
Happy Reading β€πππ
Ditunggu Bab selanjutnya ya see youπ