
Selamat membaca teman-teman jangan lupa mampir di karyaku ya, kalau banyak kesalahan kata dan ceritanya kurang memuaskan kan aku tunggu kritik dan saran di kolom komentar oke..
semoga hari-hari kalian menyenangkan uhuyy😘
🌴
🌴
🌴
🌴
🌴
🌴
🌴
Sudah 2 bulan Nayla bekerja sebagai pelayan Tuan Galang dan selama itu juga dalam melakukan pekerjaannya Sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.Dari hal kecil seperti membangunkan Tuan Galang tiap pagi hari untuk pergi bekerja, menyiapkan sarapan atau makan malam, menyiapkan baju kerja Tuan Galang setiap hari, kadang-kadang membantu bayi besar itu untuk memasang dasi nya,dan tentunya Nayla kadang ikut ke kantor menemani Tuan Galang untuk menyiapkan makan siang dan menyuapi nya. Tentunya Nayla dengan senang hati melakukan semua pekerjaan itu karena gajinya sesuai dengan yang dikerjakannya, malah gajinya lebih dari yang diperkirakan nya Hingga dia bisa mengirim uang banyak untuk Ibunya dan adik-adiknya.
Dan tanpa sepengetahuan Nayla Tuan Galang selalu mengirim uang lebih kepada keluarga Nayla secara diam-diam, tentunya ada alasan mengapa ia melakukan hal itu karna ia suda tau tentang Nayla dari ayahnya yang sudah meninggal di umurnya yang masih belia, dan ibunya yang sekarang sudah sakit-sakitan, kedua adiknya masih sekolah hingga terpaksa membuat Nayla menjadi pekerja keras.
💦💦💦💦💦
Pesta yang diadakan di sebuah perusahaan properti itu pun berlangsung dengan meriah.Banyak pengusaha besar dan orang-orang penting yang hadir, dan sinilah tuan Galang bersama Rangga dan Nayla. Galang mengajak Nayla agar dia punya pasangan dan tentunya itu salah satu pekerjaan Nayla, jadi dia memanfaatkan hal itu.
Saat ini Nayla tinggal sendiri di tempatnya sambil menunggu kembalinya Tuan galang karna Tuan Galang dengan Rangga sedang pergi entah kemana.
Karna sudah lama menunggu kakinya sudah terasa pegal karena sudah sangat lama berdiri, apalagi siapa tuh yang sedang dia pakai mempunyai sedikit heels.Belum lagi dengan perutnya sudah lapar jadi tubuhnya pun sudah terasa sangat lelah.
Nayla akhirnya memutuskan untuk membasuh mukanya di tolet agar sedikit lebih segar. Tapi Alangkah terkejutnya saat mendapati seorang lelaki di dalam toilet wanita, sampai-sampai ia kembali membaca tulisan di pintu masuk toilet untuk memastikan Jika ia tidak salah masuk ke dalam toilet pria.
" Apa yang anda lakukan di sini, tuan? ini terlihat khusus buat perempuan,Apa anda tidak membaca tanda di depan?." Tanya Nayla pada pria yang sedang membelakanginya.
Lelaki yang tengah berdiri di depan cermin dengan kedua tangan bertumpu pada wastafel itu sontak menoleh kearah Nayla.
__ADS_1
Nayla semakin terkejut kala melihat Wajah pria itu.
" Tu-tuan galang " lirihnya tanpa sadar
Galang menatap Jengah ke arah Nayla, penampilannya sangat berantakan, rambutnya yang sudah kusut acak-acakan dan dasinya telahh dilonggarkan dengan kemeja yang telah terbuka beberapa kancing di bagian atasnya.Keringat juga bercucuran di dahi pria itu, mulutnya pun sedikit menggeram dan tatapannya terlihat sedikit sayu.
" Keluar " Ucap galang dengan geram
Nayla mengerutkan kening, menatap lelaki itu terlihat sedang tidak baik-baik saja.
" Apa anda sedang baik-baik saja, tuan? Haruskah saya panggilkan bantuan? " Tanya Nayla dengan sedikit khawatir.
Galang tampak memejamkan matanya seperti sedang menahan sesuatu.
" Aku bilang keluar! " kali ini ia sedikit berteriak.Tapi bukannya pergi, Nayla justru melangkah mendekatinya.
" Anda nampak sedang tidak sehat, tuan. Mari saya bantu untuk menemui dokter" Mata Galang membulat saat tangan Nayla dengan lancangnya menyentuh meraba dahi galang untuk memeriksa suhu tubuhnya.Hal ini secara reflek Nayla lakukan tanpa berpikir apa-apa lagi.
Sontak Galang mencekal lengan Nayla dan memandang gadis itu dengan tatapan yang sulit untuk dijelaskan.
" Aku menyuruhmu menjauhiku, tapi kau malah menyentuhku dan sekarang Jangan salahkan aku,Nona Nayla! " Galang mendesis dengan senyum membuat Nayla takut.
" Lepaskan aku ,Tuan.Aku hanya berniat membantu, jika anda tidak berkenan maafkan aku " Ucap Nayla yang sudah ketakutan.
Galang tidak menghiraukan perkataan Nayla tapi dia malah semakin menyeret mengikuti langkahnya dan semakin kuat memegang lengan Nayla.
" Tuan, Kenapa anda membawa aku ke sini, aku mohon Tuan lepaskan aku." Nayla semakin ketakutan, air mata nya jatuh tanpa aba-aba
Galang tetap tidak peduli, diseret nya nayla masuk ke dalam kamar itu. Setelah ia mengunci kembali pintu kamar, ditarik nya nayla dan di hempaskan nya di atas tempat tidur.
Nayla terpekik kaget. Sontak ia langsung mendudukkan diri dan beringsut mundur. Galang menatapnya tajam seperti hewan buas yang siap menerkam mangsanya.
Nayla semakin ketakutan dibuatnya, nafasnya pendek-pendek menahan detak jantungnya yang berpacu cepat. ia tak habis pikir, Bagaimana lelaki yang selalu membuatnya kesal menjadi sangat mengerikan saat ini.
" Apa yang akan Anda lakukan,Tuan? " Tanya Nayla dengan suara lirih.
__ADS_1
Galang tidak menjawab, ia malah melepaskan sepatunya dan dengan cepat melepas paksa sepatu yang dikenakan Nayla, lalu melemparnya ke sembarang arah.
Dan tiba-tiba Nayla kembali kaget saat Galang merobek pakaiannya tanpa ampun.
" Hentikan Tuan, aku mohon Jangan lakukan ini kepada saya, Biarkan saya pergi." ucap Nayla dengan berteriak ketakutan.
Tapi bukan berhenti, Galang yang semakin membuka pakaian Nayla dengan paksa hingga terkoyak dan melepas paksa apa saja yang dikenakan Nayla.
Setelah selesai melucuti pakaian Nayla, jalangkung melucuti pakaian dirinya sendiri di depan Nayla, lalu dengan buasnya ia menerkam Nayla hingga Gadis itu menjerit jerit dengan ketakutan.
Nayla berontak sekuat tenaga, tapi ia kalah dari Galang yang tenaganya berkali-kali lipat lebih kuat bandingkan dengannya.
" Tuan... hummmmptt " Nayla kembali berucap tapi Galang sudah membungkam mulut Nayla dengan mulutnya, ******* dengan kasar bibir Gadis itu hingga membuatnya kehabisan nafas.
Airmata mengalir deras di pipi Nayla, tapi tidak membuat Galang berhenti. Malah semakin ganas untuk memporak-porandakan mulut gadis itu hingga membuat Nayla berhenti.
Nayla akhirnya pasrah karena telah kehabisan tenaga, hanya tangisan saja yang semakin kencang. Dan saat galang berhasil menembus bagian bawah dirinya yang sudah ia jaga untuk Suaminya kelak. tak ada yang bisa ia lakukan lagi selain menjerit pilu sedangkan galang semakin mempercepat dan memperdalam miliknya kedalam milik Nayla dengan kasar ,kepalanya menatap ke atas hingga akhirnya ia mencapai puncak kenikmatan. Dan kembali melu*** dan mengh**** bibir Nayla yang sudah bengkak , bibirnya turun ke leher lalu ia jilat dengan lidahnya dan meninggalkan jejak, mulutnya semakin turun hingga sampai di kedua gunung kembar Nayla lalu menghisap ****** yang berwarna pink muda itu sedangkan miliknya dibawah masih bergerak untuk memporak-porandakan milik Nayla lalu "Aaaahhh" untuk kedua kalinya ia mencapai puncak kenikmatan dan meletakkan wajahnya di belahan dada Nayla.
💦
💦
💦
💦
💦
💦
💦
Author jadi Hareudang-hareudang ngetik iniðŸ¤Mana masih muda dan jomblo lagiðŸ˜jadi tahan napas dalam-dalam 💦
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote ya teman-teman
Dan di tunggu Bab selanjutnya👌..