
Hai guys selamat membaca ya dan maaf ya Jika banyak kekurangan karena ini novel pertamaku hehehe....
semoga kalian suka ya umachππ€
.
.
.
.
.
.
.
Disaat Nayla berumur 17 tahun ayahnya telah meninggal dunia karena penyakit kanker dan ibunya yang saat ini sedang sakit-sakitan, hingga Dia terpaksa bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Nayla yang saat ini sudah mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di restoran ternama dan dia mempunyai sahabat bernama sarah sriputri dan mereka bekerja di restoran yang sama.
"Nayla Apa kamu tidak ada niat untuk melanjutkan kuliah lagi" ucap Sarah pada Nayla saat mereka sedang duduk di jam istirahat.
__ADS_1
" Aku ingin tapi keadaan sedang tidak berpihak padaku Sarah " ucap Nayla dengan tatapan sendu.
" Maaf sekarang aku tidak bermaksud menyinggung perasaan mu" ucap Sarah dengan tidak enak hati.
" tidak apa-apa apa Sarah lagipula saat ini aku sedang fokus mencari uang untuk memenuhi kebutuhan kami apalagi ibu saat ini sedang sakit dan uang sekolah adek-adek ku" ucap Nayla sambil tersenyum menatap sarah meski matanya saat ini tidak bisa berbohong.
" aku yakin kamu bisa melewati semua ini dan kamu wanita kuat yang pernah aku temui Nayla" ucap Sarah sambil memeluk Nayla yang mulai terisak di pelukannya.
" Terima kasih sudah selalu ada untuk aku Sarah" Ucap Nayla yang saat ini memandang sarah dengan tulus sambil tersenyum.
" sama-sama Nayla Aku senang punya sahabat baik sepertimu" ucap Sarah dengan tatapan haru dan mereka kembali berpelukan.
dan tak terasa jam istirahat sudah habis Nayla dan Sarah mulai bekerja kembali, dan di saat Nayla membawa pesanan pelanggan tanpa sengaja dia sudah menabrak seorang pria yang saat ini ini sedang buru-buru menemui klien yang sedang menunggunya. badan nayla sudah mulai bergetar di saat dia melihat kopi yang dia bawa telah tumpah dijas mahal pria yang berada di depannya saat ini.
" Apa Anda tidak punya mata" ucap pria yang ditabrak Nayla, dia menatap Nayla dengan tatapan dingin tapi wajahnya sekarang sudah memerah menahan emosi, Bagaimana tidak emosi Dia sedang buru-buru tapi baju mahal nya sudah di kotor kan oleh seorang pelayan dengan kopi.
" Maaf tuan saya tidak sengaja" ucap Nayla dengan suara pelan tapi badannya sudah bergetar dan dingin.
" jika orang lagi berbicara jangan menunduk dan lihat orang yang mengajakmu berbicara" ucap Gilang, ya laki-laki tampan yang sudah ditabrak Nayla itu Gilang tapi dengan tidak sengaja
secara perlahan Nayla mengangkat kepalanya dan menatap laki-laki yang di depannya saat ini
deg....
__ADS_1
jantung Gilang bergerak tidak teratur Bagaimana jantung gilang tidak deg-degan, wanita yang di depannya begitu cantik bibir tipis merah muda alami tanpa polesan lipstik ,wajah yang bulat dan putih alami tanpa bedak, mata bulat seperti mata barbie dan rambut yang diikat tinggi seperti ekor kuda dan nampak jelas leher jenjang Nayla begitu putih.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....
Yuk gaes jangan lupa mampir baca ya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui komentar dan jika ada kekurangan kata atau ceritanya tidak sesuai ekspektasi kalian,aku tunggu saran dan kritik kalian dikomentarπ€ hehe aku tunggu ya loppyuuu fulfull buat kalian πππ₯°π₯°
Dan jangan lupa like, komen dan vote ya
Happy Reading β€πππ
jangan lupa ikuti kisahnya sampe habiiissss oke...πππ
__ADS_1