Menjadi Istri CEO Tampan

Menjadi Istri CEO Tampan
Bab 25


__ADS_3

..."Jangan takut menghadapi masa depan, hadapi dan perjuangkanlah."...


..."Jika kamu bisa memimpikannya, kamu bisa melakukannya."...


..."Ingat, ini hanya hari yang buruk, bukan kehidupan yang buruk."...


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Mata galang berbinar, Tiba-tiba ada debaran aneh saat ia mendengar detak jantung calon bayinya itu. Seperti seseorang yang sedang jatuh cinta, Ya! sepertinya galang telah jatuh cinta pada calon anaknya pada pandangan pertama.


..."Aku mencintaimu sejak awal. Kamu mencuri napas dan memeluk hati saya. Kehidupan kita bersama baru saja dimulai. Kamu adalah bagian dari diriku, anakku " ( Galang Christian Alexander)...


Kemudian mata Galang beralih menatap Nayla yang ternyata juga Tengah melihat ke arahnya. Pandangan Mereka pun bertemu cukup lama, suara dokter yang mempersilahkan Nayla kembali duduk akhirnya memutuskan kontak mata antara keduanya.


Setelah itu dokter meresepkan vitamin untuk Nayla dan sambil menjelaskan dengan secara detail tentang pentingnya Vitamin.


Vitamin dan nutrisi lain saat hamil penting untuk tercukupi. Hal ini karena janin membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh dan berkembang menjadi bayi yang sehat. Untuk memenuhinya, suplemen vitamin Ibu hamil ini dapat menjadi pelengkap dalam diet Anda.


Untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral saat hamil, Anda perlu untuk mengonsumsi makanan sehat yang beragam. Namun, itu saja tidak cukup. Anda juga perlu mengonsumsi vitamin ibu hamil untuk membantu memenuhi kekurangan nutrisi yang mungkin tidak didapat dari makanan yang dikonsumsi.


Setelah dokter selesai menjelaskan dan memberi kertas kecil yang tercatat tentang resep obat apa aja yang perlu, akhirnya mereka meninggalkan ruangan itu.


" Tunggu di sini sebentar , aku akan menebus resep " Pinta galang


Nayla mengangguk mengiyakan, Ia kemudian duduk disalah satu bangku yang terdapat di koridor rumah sakit. Tak lama kemudian, Galang kembali terlihat dari kejauhan Tengah berjalan kembali ke arah Nayla.

__ADS_1


Nayla tersenyum. Ia begitu merasa senang melihat Galang yang begitu antusias dengan calon anak mereka. walaupun ia tidak tahu Bagaimana nasibnya setelah ini, setidaknya Galang menerima anak yang dikandungnya. Dan itu sudah cukup bagi Nayla.


" Ayo " ucap galang


Nayla bangkit dari duduknya, lalu berjalan mengekor di belakang Galang.


Lorong Rumah Sakit nampak sepi, tidak ada orang yang berpapasan dengan mereka selama mereka berjalan.


Tiba-tiba Galang menghentikan langkahnya, membuat rangka Nayla ikut berhenti juga.


" Apa rencanamu setelah melahirkan? " tanya galon sambil menatap wajah Nayla dengan dekat


Nayla sedikit tertegun, terlihat tidak siap dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh Galang.


" Saya....belum memikirkannya Tuan. yang jelas saya ingin mencari kerja lagi untuk untuk memenuhi semua keperluan kami apalagi kedua adikku masih sekolah " jawab Nayla akhirnya


" Anak? Tentu saja aku akan merawatnya. aku akan mencari pekerjaan yang bisa menerimaku sambil merawat bayi " jawab Nayla dengan cepat


" Pekerjaan apa tepatnya itu? " tanya Galang semakin tajam.


Nayla bingung, tak tahu mesti harus menjawab apa.


" Aku masih belum mencari tahu, memangnya kenapa Tuan bertanya?" Nayla balik bertanya


" Bagaimana kalau aku mengatakan jika aku menginginkan anak ini juga " Jawab galang

__ADS_1


" Apa.. maksudnya? " tanya Nayla yang semakin bingung


" Dia anakku juga, Nayla. Aku juga ingin merawatnya, aku ingin melihatnya tumbuh dan aku ingin dia mendapatkan yang terbaik apalagi merasakan kasih sayangku, aku menginginkan anakku, Nayla. " Seru galang tegas


Nayla kaget bukan main, matanya sudah mulai berembun jika matanya di kedip saja air matanya akan jatuh membasahi pipi mulusnya.


" Apa Anda ingin mengambil anakku dariku Tuan?" tanyanya dengan suara bergetar


Galang tak menjawab, dia hanya bisa menghela nafas panjang, seolah ia sedang mengendalikan sesuatu yang bergejolak di dalam dirinya,. Kemudian ia menatap Nayla dalam dengan tatapan yang sulit di artikan.


" Nayla... " panggilnya kemudian


" Mari kita menikah " sambungnya dengan tegas


๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด


Bersambung........


..." Sungguh menyedihkan mengetahui bahwa aku sangat mencintaimu, tetapi aku tidak akan memberitahumu. Begitu kamu tahu, kamu tidak akan mengizinkan aku untuk mencintaimu."...


...** Dukungan Dan Votenya author tunggu lho...


...Mumpung hari jumat nih, bagi yang ikhlas aja yaaaa๐Ÿ˜…...


...Jangan lupa LIKE dan KOMEN di bawah...

__ADS_1


...Please....pleasee๐Ÿ™๐Ÿ™...


...Dukungan dari semua Readers adalah semangat author untuk terus UP๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐ...


__ADS_2