
..."Kebahagiaan selalu terasa kecil saat Anda mendapatkannya. Namun, coba biarkan dia berlalu begitu saja, Anda akan merasakan seberapa besar dan berharganya kebahagiaan itu."...
π±π±π±π±π±π±
" Mari kita menikah " sambungnya dengan tegas
Nayla terperangah dengan mata yang membulat dengan sempurna. ia berusaha mencerna kalimat Galang barusan, mencoba meyakinkan dirinya sendiri jika saat ini ia tidak sedang berhalusinasi atau salah mendengarkan.
" Mari kita menikah, Nayla " ulang Galang lagi. kali ini dengan suara yang rendah
Nayla tak menjawab masih setia untuk terdiam, nuraninya masih menolak mempercayai apa yang baru saja ia dengar.
" Jangan bercanda, tuan " ucapnya dengan lirih, ia sungguh tak ingin mempercayai jika kini Galang mengajaknya untuk menikah.
Galang menghela nafas mendengar menyampaikan ucapan Nayla.
" Aku tidak bercanda Nayla, Aku serius dengan ucapanku barusan! " desahnya, kemudian ia kembali menatap Nayla. kali ini dengan Tatapan yang lebih lembut.
" Anak ini, aku tak ingin dia terlahir tanpa seorang ayah. aku tidak ingin kan aku dihina oleh orang-orang dan menyebutnya anak haram. semua kesulitan yang ada di dunia ini, Aku tidak ingin dia mengalaminya, Nayla. Dia darah dagingku, semua yang ada pada diriku sekarang , Aku ingin dia memilikinya juga " jelasnya
" Dan Hal pertama yang ingin aku berikan padanya adalah status yang sah sebagai anakku. maka dari itu aku ingin katakan padamu, mari kita menikah Nayla " sambungnya
Nayla masih terpana, hatinya terasa amat bahagia. Ia sungguh tak menyangka jika Galang akan sangat peduli dengan anak yang sedang dalam kandungannya.
Nayla tahu bagaimana rasanya diejek karena dianggap anak haram. sakit dan menyedihkan, Ia juga tahu jika kedua adiknya sering juga diperlakukan sepertinya karna ayah mereka sudah meninggal dan orang-orang tidak percaya bahwa mereka punya ayah namun sudah meninggal. Tentu saja ia juga tak ingin anaknya kelak mengalami hal yang sama, hanya saja tidak pernah terbayangkan dalam pikirannya jika Galang akan menikahinya. ia hanya wanita yang banyak kekurangan, hidup yang tidak bercukupan, mencari biaya kebutuhan sehari-hari saja amat sulit dan tidak ada yang bisa di banggakan dengannya sedangkan galang layaknya bintang di langit yang berada jauh di atasnya.
Lalu sekarang, galang sendiri yang mengatakan ingin menikah dengannya dan memberi status yang sah pada anaknya.
Bolehkah Nayla merasa senang?
__ADS_1
" Apa tuan serius? " tanya Nayla sambil memberanikan diri menatap mata galang
" Tentu saja, aku tidak sedang bercanda " jawabnya. kemudian dialihkan nya lagi matanya kearah lain.
" Tapi.. Nayla aku tidak bisa menjanjikan apa-apa padamu atas pernikahan ini " sambungnya
Deg..
Jantung Nayla berdegup kencang mendengar ucapan galang barusan, ia baru saja bahagia jika galang mengajaknya menikah. Lalu ini apa? apakah salah jika ia mencintai suami sendiri ?
" Aku tidak menjamin pernikahan ini akan bertahan selamanya. Bisa saja, suatu hari nanti aku bertemu dengan wanita yang bisa membuatku jatuh cinta lalu meninggalkan mu, atau sebaliknya, aku jatuh cinta padamu dan kita bisa bersama bersamanya untuk membesarkan anak kita. Dan mungkin juga kamu akan jatuh cinta dengan pria lain dan meninggalkan aku. Jadi, aku tidak bisa menjanjikan sesuatu yang mungkin tidak bisa aku tepati"
' Apa kamu mau melakukannya? " tanya galang dengan penuh penekanan, kembali ditatapnya mata Nayla. Dan kali ini tatapan mata yang sangat dalam.
Nayla tidak langsung menjawab, dia masih berusaha mencerna semua yang barusan galang ucapkan.
yang lebih sulit dari itupun akan pasti Nayla lakukan, bukan?
" Baiklah " Akhirnya Nayla menjawab dan mengiyakan keinginan galang. ia pun menundukkan wajahnya untuk menghindari tetapan galang.
" Kau bersedia? " tanya Galang meyakinkan.
" Iya" Nayla menjawab sambil menganggukkan pelan, kemudian ia mengangkat wajahnya dan memberanikan diri kembali menatap Galang. Dan ternyata galang juga masih setia menatap ke arahnya.
Kemudian sama-sama kembali terdiam, sambil terus menatap satu sama lain. Berusaha saling menyelami apa yang ada ada di dalam benak masing-masing, kemudian Galang mengulurkan tangannya mengisyaratkan nayla menyambutnya.
Nayla menatap uluran tangan galang, kemudian mendongak dan menatap kearah galang lagi, seolah meminta penjelasan Apa yang dilakukan oleh Galang saat ini.
Galang menganggukkan kepalanya menjawab keraguan Nayla. Akhirnya, dengan sedikit gemetar Nayla mengeluarkan tangannya menyambut uluran tangan galang. Segera setelahnya galang mengenggam jemari Nayla, dan menyalurkan kehangatan yang tak pernah nayla rasakan sebelumnya.
__ADS_1
Galang pun kembali melangkah lalu di iringi oleh nayla yang ada di genggamannya.
Mereka menyusuri koridor rumah sakit itu dengan tangan yang saling bertautan. seolah saling ingin membagi kekuatan untuk menghadapi apapun yang akan terjadi nantinya.
Seumur hidup nayla, inilah hal yang pertama kali baginya bersama seorang laki-laki yang berjalan beriringan dengannya sambil menggenggam tangannya dengan erat.
Hatinya benar-benar menghangat, ada perasaan asing yang tiba-tiba menyusup kedalam hatinya. Bercampur dengan rasa haru yang semakin membuncah ke relung hatinya, tapi dengan cepat ia menggeleng agar tidak mengharapkan apa-apa dalam pernikahan ini.
Tanpa ia sadari air matanya jatuh tanpa bisa di cegah lagi, ia meratapi hidupnya begitu menyakitkan. Dia benar-benar hancur dan merasa tidak pantas untuk bahagia.
Namun, rasa sakit hati itu perlu dilepaskan agar kekecewaan tak berlarut-larut. Pasalnya, hidup dalam rasa kecewa dan sakit hati tidak enak.
Itulah mengapa, perlu cara khusus agar rasa sakit hati yang membekas bisa hilang selamanya. Merenung dan introspeksi diri bisa menjadi satu di antara alternatif untuk menghilangkan sakit hati.
..."Jika engkau berniat mengajakku terbang tinggi, seharusnya dirimu tak membiarkan diriku terjatuh dan meninggalkanku sebelum sampai di tempat yang dituju." ( Nayla Purnama ) ...
π΄π΄π΄π΄π΄π΄
Bersambung.....
...** Dukungan Dan Votenya author tunggu lho...
... bagi yang ikhlas aja yaaaaπ ...
...Jangan lupa LIKE dan KOMEN di bawah...
...Please....pleaseeππ...
...Dukungan dari semua Readers adalah semangat author untuk terus UPππ₯°...
__ADS_1