
Hai guys selamat membaca ya.....
semoga ceritanya sesuai ekspektasi kalian hehehe, maaf ya kalau banyak kesalahan karna ini novel pertama ku 💛 jadi, aku baru belajar menulis sebuah cerita 🥰semoga hari hari kalian menyenangkan ya umacchh 😘😘😘
.
.
.
.
.
.
.
Nayla menatap Galang dengan tatapan polos dan takut- takut.
si cantik nya author hihi🤭😂
karena sejak tadi Galang menatap Nayla tanpa berkedip tapi jangan lupa wajah dingin nya masih tetap hehe mas galang ikhh🤭bikin Nayla baper aja😂 senyum dong biar tambah ganteng 😌....
"ekhemm tuan" asisten rangga berdehem berusaha menyadarkan sang tuan nya yang sedari tadi menatap Nayla tanpa berkedip
saat galang mendengar panggilan dari asisten rangga, secepat mungkin galang berusaha menyadarkan diri dari lamunannya yang sedari tadi menatap Nayla dengan tatapan kagum.
"ais memalukan" gumam galang setelah dia sadar dari lamunannya.
lalu..
" Nama kamu siapa" tanya Galang sambil menatap lekat wajah cantik Nayla yang berada di depannya saat ini
meski jantungnya yang dari tadi tidak berhenti bergetar 😂
" Ini jantung dari tadi gerak gerak terus " gumam kesal galang tapi dia berusaha tenang
__ADS_1
" Nama saya Nayla tuan, maaf tuan saya tidak sengaja menumpahkan kopi di jas tuan. saya mohon tuan kepada bos saya" ucap Nayla dengan tangan memohon sambil menatap Galang dengan matanya sudah siap ingin menangis
Nayla menatap jas Galang yang terkena kopi, jas hitam berkotak kotak merah dan kemeja putih hingga Galang terlihat sempurna
" Ya Tuhan dia tampan banget " kagum nayla dalam hati
" Rangga panggilkan manajernya" ucap Galang kepada sang asisten Rangga yang diam sejak tadi berdiri di belakangnya.
sebelum asisten tangan menggenggam Melangkah dengan cepat-cepat Nayla menghalanginya.
" Tuan Aku mohon jangan Laporkan saya, saya takut di pecat tuan" mohon Nayla sambil menangis menatap Galang
Jika dia di pecat Bagaimana caranya mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan mereka apalagi biaya obat ibunya yang sedang sakit sekarang
" aku mohon Tuhan saya janji akan membersihkan baju tuan seperti semula" lagi lagi Nayla memohon badannya sudah bergetar karena menangis, pipi mulusnya yang awalnya bersinar kini sudah memerah dan dipenuhi air mata yang sejak tadi mengalir di pipi mulusnya.
" Rangga panggilkan manajernya sekarang juga" suruh Galang kepada asisten Rangga,
Galang seakan menulikan telinga mendengar permohonan Nayla
ikhhhh mas galang tega banget sama nayla 🥺
awas ya ntar jatuh cinta kapok lo😏
tanpa menunggu asisten memanggil Manager Nayla dan tidak lama asisten Rangga dan manajer sudah datang menghampiri mereka
" mohon maaf tuan apa ada hal yang membuat Anda tidak nyaman " ucap sang manajer Nayla sambil menatap Galang dan Nayla secara bergantian dan dia yakin jika Nayla sudah melakukan kesalahan kepada sang CEO terkaya di seluruh Asia ini.
" mulai hari ini pelayan yang ada di depanku di pecat saat ini juga " ucap dalam sambil memandang yang hilang yang masih menunduk dan terisak-isak.
" Ya Tuhan kenapa jadi begini " ingin sekali nayla berteriak menangis sekencang mungkin tapi dia hanya bisa melakukan nya dalam hati
" maksud tuan " Tanya manajer dengan hati-hati
" Saya tidak suka mengulang apa yang sudah saya katakan " ucap Galang sambil menatap sang manajer dengan tatapan tajam dan dingin
" Ba..baiik Tuan " dengan badan gemetar sang manajer menjawab dengan terbata-bata
__ADS_1
Manager kembali menatap Nayla dan berkata
" Hari kamu di pecat " ucap manajer kepada Nayla meski dia tidak tega memecat Nayla tanpa mengetahui kesalahan fatal apa yang telah di perbuatnya
" Ta..tapii Tuan " Nayla kembali berucap dengan terbata-bata kepada manajer dengan tatapan memohon
tanpa menjawab pertanyaan Nayla Manager kembali berucap kepada Galang
" Sudah tuan " ucap Manager kepada Galang
" Pergi " usir Galang kepada manajer dan dengan cepat Manager meninggalkan mereka di mana Galang yang sedang menatapnya dengan tatapan begitu tajam.
" Ya Tuhan bagaimana ini " lagi-lagi Nayla bertanya dalam hati
" sebagai ganti ruginya kamu harus jadi pelayan di rumahku tapi khusus jadi di pelayan untuk mengurus semua keperluan ku saja " ucap Galang dengan suara dingin dan tidak terbantahkan.
" Tapi tuan " ucap Nayla dengan suara pelan, Nayla yang sedang menunduk sedari tadi mencoba memberanikan diri mengangkat kepalanya dan menatap Galang yang menatapnya dengan tatapan dingin ( hehe maklum mas galang masih belum bucin 🤭)
" tidak ada tapi-tapian " Galang kembali berucap dan menatap Nayla dengan tatapan tajamnya
awal lo nanti bucin baru tau rasa...
.
.
.
.
.
.
Yuk gaes jangan lupa mampir baca ya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui komentar dan jika ada kekurangan kata atau ceritanya tidak sesuai ekspektasi kalian,aku tunggu saran dan kritik kalian dikomentar🤭 hehe aku tunggu ya loppyuuu fulfull buat kalian 😘😘🥰🥰
eh Dan jangan lupa like, komen dan vote ya
Happy Reading ❤💚💜💙, peluk jauh buat kalian umacchh🤗
__ADS_1
dan jangan lupa ikuti alur kisahnya sampe habiiissss😁😁😁