
Yuk gaes jangan lupa mampir baca ya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui komentar dan jika ada kekurangan kata atau ceritanya tidak sesuai ekspektasi kalian,aku tunggu saran dan kritik kalian dikomentarπ€ hehe aku tunggu ya loppyuuu fulfull buat kalian πππ₯°π₯°
dan jangan lupa ikuti kisahnya sampe habiiissssπππ
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
Pada saat Nayla, Ibunya dan kedua adik-adiknya sedang berada di ruang tamu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu...
tok tok tok..
mereka menoleh ke arah pintu dan Nayla yakin pasti yang datang itu asisten Rangga, Nayla berdiri dan membuka pintu
ceklekk...
" Selamat siang nona Nayla " Sapa asisten Rangga pada Nayla yang sudah membuka pintu
" Selamat siang juga tuan " jawab Nayla sambil tersenyum terhadap asisten Rangga
" Silakan masuk tuan " lanjut Nayla sambil mempersilakan asisten Rangga masuk ke dalam rumah.
asisten Rangga masuk ke dalam rumah dan melihat keluarga Nayla sedang berkumpul di ruang tamu dan ibu Nayla langsung mempersilakan asisten Rangga duduk, tanpa menunggu asisten Rangga langsung duduk.
__ADS_1
" Tuan minum apa " tanya Nayla
" tidak perlu nona kita langsung berangkat ke Jakarta " ujar asisten Rangga pada Nayla
" baik Tuan " jawab Nayla sambil menganggukkan kepala
Nayla masuk ke kamarnya dan mengambil koper yang sudah disiapkan nya, tak lama Nayla sudah kembali membawa satu tas pakaian.
" sudah siap nona " tanya asisten Rangga pada Nayla
" sudah tuan " jawab Nayla dengan suara pelan
lalu Nayla menatap ibunya dan kedua adiknya dengan langkah pelan Nayla menghampiri ibunya dan langsung memeluk ibunya yang sudah menangis.
" ibu nayla pergi dulu ya jaga kesehatannya " ucap nayla pada ibu
" Iya nak kamu harus jaga diri baik-baik di sana ya " ujar ibu nayla sambil menatap nayla dengan tatapan yang dipenuhi air mata
" Baik Ibu Nayla pasti bisa menjaga diri baik-baik selama tinggal di sana " sahut Nayla kepada ibu dan kembali memeluk ibu untuk meyakinkan bawa dia akan baik-baik aja selama ada di Jakarta.
Nayla hanya menganggukkan kepala dan mereka berpelukan bersama, asisten Rangga hanya diam menyaksikan perpisahan Nayla pada keluarganya dan langsung keluar rumah sambil menunggu nayla di depan. Setelah selesai peluk perpisahan mereka semua keluar dengan membawa tas pakaian, di depan asisten Rangga sudah menunggu.
" Nayla berangkat ya Bu, kalau sudah sampai Nayla Telpon Ibu " Ucap Nayla sambil memeluk ibu yang sudah menangis lagi. Sedih rasanya meninggalkan ibu yang sedang sakit tapi demi masa depan dan kebahagiaan keluarga Nayla berusaha kuat dan bertahan.
kuperhatikan ada bulir air mata yang masih keluar dari mata ibu, Wajah ibu sudah dipenuhi garis-garis halus yang tidak mengurangi kecantikannya.
Nayla menatap Meli dan Farhan secara bergantian di mana kedua adiknya sudah menangis,Dengan mata bengkak Meli dan Farhan memeluk Nayla dengan erat.
" Sudah siap Nona Sekarang kita pergi " Tanya asisten Rangga pada Nayla yang ternyata masih setia berdiri dan memandang mereka.
" Sudah tuan " Jawab Nayla
" Ya sudah kita berangkat sekarang, nanti kita kemalaman di jalan " Kata asisten rangka pada Nayla.
__ADS_1
Setelah itu asisten Rangga membuka pintu mobil dan mempersilakan Nayla masuk, asisten Rangga menjalankan mobil dan Nayla langsung Melambaikan tangannya kepada ibu dan adik-adiknya. Dan akhirnya mobil pergi meninggalkan ibu dan adik-adik Nayla.
.
.
.
Nayla Purnama (uhuyuy Gemesin banget deh ππ€ )
Galang Christian Alexander ( eh ini Ayangku ya ya jangan diganggu dan jangan dilirik cukup author aja hehe tapi boong ππ€£π€ )
πΏ
πΏ
πΏ
πΏ
πΏ
πΏ
πΏ
Bersambungggg..........
Dan jangan lupa like, komen dan vote ya
__ADS_1
Happy Reading β€πππ
Tunggu Bab selanjutnya ya π€π€