Menjadi Istri Tua Di Usia Muda

Menjadi Istri Tua Di Usia Muda
bab 22: harga obat


__ADS_3

Keesokan harinya Rahma langsung antusias untuk mengambil hasil tes kesuburan Elpan, karena Rahma sangat penasaran dengan hasil nya apa lagi selama ini Rahma selalu gagal terus untuk hamil.


Rahma sekarang pergi ke kampus dia di antar oleh Elpan setelah Elpan pergi Rahma langsung menuju ke rumah sakit untuk mengambil hasilnya.


Rahma menunggu di luar rumah sakit karena kata dokter pribadi Rahma belum datang ke sana.


Rahma sengaja menunggu di parkiran supaya dia bisa cepat pulang dan pergi ke kampus.


Akhirnya sebuah mobil putih datang ke sana, turun lah dokter pribadi Rahma.


"Syukur kau datang juga" ucap Rahma.


"Ini hasil nya nona" ucap dokter itu sambil memberikan amplop pada Rahma.


"Baik lah aku permisi Dok" ucap Rahma.


"Nona kau yakin tak akan menanyakan hasil nya pada ku" tanya Dokter.


"Dok saya terlambat masuk kuliah" ucap Rahma.


"Oh baik lah kalau ada yang mau di pertanyakan silahkan hubungi saya" ucap Dokter.


"Baik dok saya permisi" ucap Rahma yang langsung naik taksi dan langsung menuju kampus.


Di perjalanan Rahma membuka hasil nya itu, namun begitu tercengang nya Rahma saat melihat hasil nya itu.


Bulir bening dari mata Rahma mengalir juga.


"Benar dugaan aku kalau yang tak subur itu bukan aku tapi kak El" ucap Rahma.


Rahma menyimpan hasil nya itu di dalam tasnya, dia menghapus air mata nya karena tak mau kalau sampai orang lain lihat kalau dia menangis.


Ada rasa kasihan di hati Rahma kalau saja Elpan tau hasil nya itu, dari kasihan itu Rahma bertekad untuk menyembunyikan hasil itu dan mengobati Elpan bagai mana pun caranya.


Sesampainya di kampus Rahma melihat ada Kevin di sana dia tengah menatap pada Rahma dengan tatapan menyelidik.


"Apa" tanya Rahma ketus.


"Bagai mana hasil nya" tanya Kevin.


"Kepo" ucap Rahma yang langsung meninggalkan Kevin sendiri dan masuk ke dalam kelas nya.


Sedangkan di perusahaan Elpan, sekarang Wanda tengah ada di sana.


"Kemarin kemana El perut aku sakit mungkin anak kita mau ketemu ayahnya" ucap Wanda.


"Ya maaf aku kemarin pingsan" ucap Elpan.


"Pingsan kamu gak kenapa kenapa kan" tanya Wanda.


"Tak hanya saja aku merasa sedikit pusing" ucap Elpan.


"Syukur lah kalau kau tak apa apa" ucap Wanda.


Elpan mendekat ke arah Wanda yang sekarang tengah duduk di sofa ruangan Elpan.


Wanda tak menolak bahkan dia senang kalau Elpan semakin dekat dengan nya.


Elpan mengelus perut Wanda.


"Selamat pagi anak Ayah, bagai mana kondisi kamu sekarang, jangan na kal ya kasihan mamah kamu dia kesakitan" ucap Elpan bicara pada bayi yang ada di dalam kandungan Wanda.


Tiba tiba saja Zahra adik nya Elpan datang ke sana dengan membawa berkas.


Zahra hanya menatap sinis pada Elpan dan Wanda.


"Zahra ada apa" tanya Elpan.


"Berkas yang harus kamu tanda tangani" ucap Zahra menyerah kan berkas itu pada Elpan.


Elpan langsung menandatangani berkas itu, tanpa menunggu lama Zahra langsung keluar dari sana.


Namun Zahra mendengar ucapan karyawan Elpan.


"Wanita itu sering datang ke sini" ucap salah satu karyawan Elpan.


"Gak tau malu banget yah padahal Tuan Elpan sudah punya istri" ucap yang lain.


"Pelakor" ucap nya.


"Lagi pula tuan El juga tak berpikir padahal kan dia sudah punya istri tapi dia malah selingkuh dengan wanita lain" ucap yang lain.


"Mungkin pernikahan mereka hanya sebatas ikatan bisnis" ucap yang lain.


"Tak mungkin mereka itu saling cinta" ucapnya.


"Saling cinta? Ngaco kamu kalau pun ya mana mungkin Tuan El selingkuh" ucap yang lain.


Zahra hanya melewati orang orang itu dengan acuh karena dia tak terlalu suka mengurusi kehidupan mamah tirinya itu.


"Ibu nya kejam, anak nya selingkuh, dan menantu nya paling tersakiti, hah lengkap sekali Drama rumah tangga ini" gumam Zahra tersenyum mengingat keluarga nya yang aneh aneh.


Siang hari nya Rahma pulang dia memutuskan untuk pergi ke Perusahaan Elpan.


Rahma membeli makanan untuk Elpan karena Rahma tau kalau Elpan belum istirahat.


Rahma ke perusahaan Elpan dengan naik ojeg karena kalau naik taksi Rahma takut akan macet apa lagi siang hari.


Sesampainya di sana, Rahma langsung masuk ke sana seperti biasa anak buah Elpan akan mengabari dahulu kalau Rahma datang ke sana karena mereka tau di dalam ada pacar nya Elpan.

__ADS_1


Drtt drtt


📞📞


"Tuan ada Nona Rahma" ucap anak buahnya.


"Di mana" tanya Elpan.


"Di loby" ucap nya.


"Baik lah suruh dia masuk" ucap Elpan.


📞📞


"Gawat Rahma datang" ucap Elpan.


"Kenapa datang" tanya Wanda yang langsung merapihkan pakaian nya.


Elpan mengancing kan kembali kemejanya yang tadi terbuka.


"Kamu sembunyi di ruang pribadi ku" ucap Elpan.


"Ya baik lah" ucap Wanda.


Dengan terburu buru Wanda langsung masuk ke dalam ruangan pribadi Elpan,


"Kak" sahut Rahma yang sudah berdiri di ambang pintu.


Elpan langsung berbalik dan mengambil sebuah buku di lemari itu.


"Rahma kau datang" tanya Elpan.


"Ya aku bawa makanan, aku tau kalau kau belum makan jadi aku datang" ucap Rahma.


"Hah Terima kasih" ucap Elpan.


"Ayo makan lah dulu" ucap Rahma.


"Kau juga makan ya" ucap Elpan yang di balas anggukan kepala oleh Rahma.


Sedangkan di dalam ruangan pribadi Wanda Tengah mengadu pada Mira mamahnya Elpan.


📞📞


"Tante parah gak sih, Rahma datang ke perusahaan" ucap Wanda.


"Mau apa orang itu datang ke sana" tanya Mira marah.


"Entah tapi Rahma sangat menganggu" ucap Wanda.


"Mamah akan buat perhitungan pada Rahma nanti" ucap Mira.


"Ya Tante padahal perut aku tuh akhir akhir ini sangat sakit mungkin anak nya mau ketemu ayah nya" ucap Wanda.


"Ya sudah Tante aku sedang sembunyi sekarang" ucap Wanda.


"Aku akan telpon Rahma untuk segera pulang" ucap Mira.


📞📞


Rahma tersenyum melihat Elpan yang sekarang tengah makan.


"Kak aku janji akan segera mengobati mu, kita akan segera punya anak" batin Rahma.


Elpan menyuapi Rahma makanan sampai makanan itu habis, Rahma membereskan bekas makanan.


"Kak masih banyak kerjaan nya" tanya Rahma.


"Lumayan" ucap Elpan.


"Mau aku bantu" tanya Rahma.


"Gak usah Rahma" ucap Elpan.


"Oh baik lah" ucap Rahma.


"Rahma kamu pulang saja aku pasti lama" ucap Elpan.


"Tapi kan aku mau menunggu mu sampai pulang" ucap Rahma.


"Jangan takut nya kamu bosan kalau lama di sini" ucap Elpan.


"Kau ngusir aku" tanya Rahma.


"Rahma ya ampun kenapa ngusir, aku hanya bilang kalau kamu akan bosan kalau lama di sini" ucap Elpan.


"Baik lah aku akan pergi" ucap Rahma.


"Itu lebih bagus" gumam Elpan.


"Kau bicara sesuatu" tanya Rahma.


"Tak aku hanya banyak pekerjaan saja" ucap Elpan.


"Baik lah kak aku akan pulang" ucap Rahma yang langsung menyalami tangan Elpan.


"Hati hati di jalan ya" ucap Elpan.


"Ya kak" ucap Rahma.

__ADS_1


Rahma pergi dari sana karena akan ke rumah sakit menemui dokter pribadi nya karena ingin menanyakan hal itu.


"Semoga saja ada obat yang bisa menyembuhkan Kak El" ucap Rahma.


Sedangkan Elpan setelah kepergian Rahma dia langsung masuk ke dalam ruangan pribadi nya, dia melihat kalau sekarang Wanda tengah tertidur pulas di atas kasur.


"Kasihan Wanda karena nunggu Rahma pergi dia jadi ketiduran" gumam Elpan.


Ada rasa sakit di Hati Elpan saat melihat Rahma tetap setia pada nya padahal sering kali Elpan membohongi Rahma.


Namun jerat Wanda sangat lah hebat bahkan Elpan tak bisa berpaling pada wanita lain saat bersama dengan Wanda.


Elpan langsung merebahkan tubuh nya di samping Wanda yang sekarang tengah tertidur, Elpan juga ikut tertidur di ranjang itu dengan memeluk Wanda.


Sedangkan Rahma dia menunggu Taksi namun dia melihat Kevin yang berhenti di hadapan nya.


"Selamat siang" ucap Kevin.


"Mau apa" tanya Rahma.


"Mau ke mana aku antar ayo, ayo lah jangan ragu aku gak akan berbuat yang macam macam" ucap Kevin.


"Baik lah antar aku ke rumah sakit" ucap Rahma.


"Baik lah ayo naik" ucap Kevin.


Rahma dan Kevin sampai ke rumah sakit.


"Rahma mau apa kau terus terusan ke rumah sakit" tanya Kevin.


"Jangan kepo Kevin" ucap Rahma.


"Ya ya aku akan pulang atau mau aku tunggu di sini" tanya Kevin.


"Gak usah Kevin aku terlalu banyak merepotkan mu, aku berhutang Budi pada mu" ucap Rahma.


"Jangan begitu aku tak minta apa pun dari mu tapi aku hanya minta satu cinta saja dari mu, seperempat saja aku tak masalah" ucap Kevin.


"Terserah" ucap Rahma.


Rahma langsung masuk ke dalam dia masuk tanpa buat janji terlebih dahulu, ternyata dokter itu sedang memeriksa pasien.


Rahma menunggu di sana namun ponsel nya sejak tadi tak henti hentinya berdering.


"Siapa yang menelpon" gumam Rahma.


📞📞


"Ya mah apa ada" tanya Rahma.


"Kamu di mana hah" tanya Mira marah pada Rahma.


"Aku sedang di jalan" ucap Rahma.


"Cepat lah pulang" geram Mira.


"Ya mah" ucap Rahma.


"Keluyuran saja pekerjaan mu" ucap Mira.


"Ya mah aku pulang" ucap Rahma.


📞📞


Rahma masuk ke dalam ruangan dokter karena akan konsultasi.


"Dok bagai mana ini" tanya Rahma.


"Nona kau benar kalau tuan Elpan lah yang mandul" ucap Dokter.


"Apa ada obat untuk menyembuhkan nya" tanya Rahma.


"Untuk obat itu kami belum punya, tapi kalau pesen dari luar negeri banyak nona" ucap dokter itu.


"Luar negeri dok" tanya Rahma.


"Ya, nona kau berangkat saja ke luar negeri orang kaya seperti kalian itu kan pasti selalu jalan jalan ke luar negeri sekalian berobat kan" ucap Dokter.


"Dok kebetulan suami saya kerja sibuk, jadi kami tak bisa ke mana mana, apa dokter bisa pesan kan untuk saya" ucap Rahma.


"Ya kalau pesan ke teman saya juga ada cuman harganya akan lebih mahal" ucap Dokter.


"Betapa kira kira" tanya Rahma.


"Bisa 1 m lebih" ucap dokter.


"Waw lumayan juga ya" ucap Rahma.


"Ya bagaimana mana mau pesan atau nona pergi ke sana" tanya dokter.


"Tapi ini akan manjur kan dok" tanya Rahma.


"Orang orang yang pakai banyak yang langsung punya anak" ucap Dokter.


"Kira kira berapa bulan" tanya Rahma.


"Satu bulan lah" ucap Dokter.


"Baik lah aku akan siapkan uang nya, dokter tolong pesan kan pada teman dokter" ucap Rahma.

__ADS_1


"Ya baik lah" ucap dokter.


bersambung


__ADS_2