Menjadi Istri Tua Di Usia Muda

Menjadi Istri Tua Di Usia Muda
bab 79 Rahma di culik


__ADS_3

Siang ini Rahma dan Raya pergi ke pusat perbelanjaan yang ada di kota, mereka belanja bersama sambil jalan jalan.


Raya Sedang memilih pakaian yang akan di sana.


"Rahma lihat ini bagus kan" tanya Raya pada Rahma sambil memperlihatkan baju bayi untuk laki laki.


"Bagus" ucap Rahma.


"Ambil saja yang ini" ucap Raya.


"Baiklah" ucap Rahma.


Raya mencari cari lagi pakaian untuk bayi Rahma tak melepaskan troli Lian dia takut Lian tak diam dan troli nya jalan sendiri.


Rahma melihat lihat pakaian untuk Lian karena dia juga belum membeli kan pakaian untuk Lian.


Dari belakang Rahma sudah ada yang mengintai tapi Rahma tak menyadari nya.


Hingga saat Rahma lengah orang itu datang dan membekap mulut Rahma sehingga membuat Rahma pingsan.


Dengan cepat orang itu membawa Rahma kedalam mobil nya dan yang satu nya lagi mendorong Troli Lian untuk menuju ke mobil.


Mereka membawa Lian dan Rahma ke suatu tempat yang cukup jauh dari kota.


Sedang kan Raya yang sekarang baru sadar kalau temannya tak ada dia langsung mencari Rahma yang tadi ada di sana


"Rahma" sahut Raya.


Raya panik karena Rahma tak ada dia langsung mencari cari ke arah luar namun tak ada juga Rahma di sana hingga saat dia melihat ke parkiran ada troli lian di sana.


Raya langsung berlari ke sana sambil mendorong troli anaknya.


Raya melihat ternyata troli itu kosong tapi benar troli itu punya Lian karena masih ada jaket Lian di sana.


"Astaga kamu kemana Rahma" gumam Raya.


Raya mencoba menghubungi Rahma namun tak ada jawaban Karena ponsel Rahma masih dia Matikan.


Raya mencoba menghubungi suaminya untuk membantu nya mencari Rahma.


📞📞


"Mas datanglah ke pusat perbelanjaan Rahma tak ada aku sudah mencari nya mas cepat datang lah" ucap Raya panik.


"Kenapa bisa? Baiklah aku akan datang" ucap Rayhan.


📞📞


"Rahma kamu kemana, dasar tak becus sekali aku menjaga Rahma" ucap Raya yang langsung masuk untuk melihat cctv yang ada di pusat perbelanjaan itu.


Raya di perbolehkan pihak mall untuk melihat cctv namun sesuai peraturan Raya tak di ijin kan untuk merekam.


Raya melihat dengan teliti Rahma yang saat itu masih bersama nya di dekat deretan pakaian anak anak.


Hingga tak berselang lama Rahma di bius dan di bawa pergi.


"Tuh kan Rahma di culik" ucap raya.


"Pak tolong bisa perlihatkan mobil yang membawa teman saya" ucap Raya.


Pihak mall pun memperbesar rekaman yang sedang berlangsung itu.


Raya hendak memotret layar itu tapi pihak mall langsung menghentikan nya dan melarang Raya.


"Baiklah tolong sebutkan plat mobil itu" ucap Raya.


Raya mencatatnya dan mengirimkan pada Suaminya.


"Baiklah aku permisi" ucap Raya yang langsung pergi dari sana sambil mendorong troli Rayna.

__ADS_1


Sedangkan di perusahaan Elpan saat ini sedang makan siang karena sedang istirahat juga.


Dia makan di ruangannya dengan pesan makanan di aplikasi belanja online.


Elpan memakan nya dengan lahap tapi dia melihat ponsel nya yang berbunyi, dengan cepat Elpan melihat penelpon itu.


"Rayhan ada apa dia menelpon apa ada hal yang penting" gumam Elpan.


📞📞


"Ya ada apa" tanya Elpan sambil menyendok kan makanan ke mulut nya.


"El, Rahma di culik" ucap Rayhan.


Ohokk


Ohokk


Elpan tersedak karena makanan yang ada di mulut nya itu.


"Yang benar Ray" tanya Elpan yang sudah minum.


"Beneran aku juga gak tau tapi kata Raya mereka di pusat perbelanjaan dan Rahma di culik" ucap Rayhan.


"lalu Lian" tanya Elpan.


"Ya dengan Lian" ucap Rayhan.


"Aku datang" ucap Elpan yang langsung bergegas menuju ke tempat perbelanjaan.


📞📞


Elpan langsung menuju ke pusat perbelanjaan itu, dia panik sekarang apalagi Rahma bersama dengan Lian juga.


"Kamu kemana Rahma" gumam Elpan.


"Ray" sahut Elpan.


"Kak El maaf aku gak bisa menjaga Rahma" ucap Raya.


"Tak apa aku sudah duga ini kalau ada orang yang benci pada ku" ucap Elpan.


"Aku akan bantu mencari Rahma" ucap Rayhan.


Bughh


Satu bogem mentah melayang ke wajah Elpan membuat Elpan kelimpungan dan hampir saja terjatuh.


"Astaga" ucap Elpan.


"Jadi musuh mu yang melakukan ini" geram Argam pada Elpan.


"Ampun pah bukan aku yang melakukan nya" ucap Elpan.


"Pokoknya kamu harus cari Rahma sampai dapat kalau tidak aku akan masukan kau ke penjara" ucap Argam.


Elpan mengusap wajah nya yang terasa sangat sakit itu.


"Ya pah aku akan cari sampai dapat aku akan usahakan untuk mencari Rahma aku juga tak mau Rahma kenapa kenapa aku tulus pada Rahma dan Rahma juga mau kembali lagi pada ku aku harap papah mau memberikan restu pada aku dan Rahma" ucap Elpan.


"Dengan semua yang kau lakukan aku tak Sudi memberikan Rahma padamu" ucap Argam.


"Rahma pergi dari rumah karena anda tak mengijinkan dia menjalin hubungan lagi dengan ku" ucap Elpan.


"Hentikan lelucon ini" ucap Argam.


"Pah apa salahnya jika aku dan Rahma kembali lagi" tanya Elpan.


"Aku tak setuju" ucap argam.

__ADS_1


"Aku janji akan menjaga Rahma" ucap Elpan.


"Cari Rahma sampai dapat" ucap Argam ketus dan langsung pergi dari sana.


"Ayo kita cari" ucap Rayhan pada Elpan.


"Baiklah ayo" ucap Elpan.


"Ray kamu pulang dan jaga Ayna Ya" ucap Rayhan.


"Ya mas" ucap Raya.


Sedangkan di sebuah Rumah yang sangat kotor bahkan bisa di sebut juga sebagai gudang.


Rahma di sekap di sana bahkan kaki dan tangan nya di ikat dengan mulut yang di lakban.


Mata Rahma perlahan terbuka dia melihat sekeliling ruangan itu gelap dan sangat bau, Rahma bersandar pada tembok yang ada di sana dia langsung terbangun saat mendapati dirinya di ikat sangat erat.


"Astaga aku ada di mana kenapa ruangan ini sangat aneh dan dimana Lian" batin Rahma karna tak bisa bicara.


Dia mencoba untuk berdiri namun kakinya seperti kram tak bisa dia gunakan, Rahma hanya duduk dan diam saja, hingga datang dua laki laki yang membawa seorang wanita paruh baya datang ke sana.


Rahma pura pura memejamkan mata nya karena tak mau orang orang itu tau kalau Rahma sudah sadar.


Kedua orang itu mendorong wanita itu sampai terjatuh ke bawah.


"Diam lah kalian di sini" ucapnya geram.


"Bos buka saja gordeng jendela nya biar dia lihat bersama dengan siapa mereka" ucap anak buahnya.


"Baiklah" ucapnya yang langsung membuka gorden ruangan itu hingga membuat ruangan itu sedikit terang karena ada cahaya yang masuk.


Kedua orang itu langsung pergi dan menutup pintu nya dengan sangat keras.


Rahma membuka matanya dia melihat mantan mertua nya yang ada di sana.


"Emmttt" Rahma ingin bicara tapi mulut nya di di lakban.


Mira melihat pada Rahma ada rasa senang karena ada Rahma juga di sana tapi gengsi nya terlalu tinggi dia malah membuang wajah nya dari Rahma.


Rahma hendak mendekat pada mantan mertuanya itu tapi sayang dia tak bisa bergerak kalau pun ngesot baju Rahma akan kotor.


Rahma melihat respon Mira yang tak suka ada dia di sana tapi Rahma hanya diam saja dia tak bisa berbuat apa apa, sedangkan dia juga sekarang sedang kesusahan.


Sudah malam hari tapi tak ada yang mencari cari Rahma bahkan Rahma cemas karena Lian juga tak ada bahkan Mira juga tak mau melihat pada Rahma.


Rahma berusaha untuk bangun walaupun sangat susah, dia mulai menapakkan kaki nya ke tanah dia bangun dengan badan yang bertumpu pada dinding yang sudah mulai mengelupas.


Rahma berusaha bangun untuk pertama kali Rahma gagal dia terjatuh dan mengakibatkan kakinya terluka.


Rahma tak Putus semangat dia mencoba bangkit lagi dan berhasil.


Tapi Rahma tak tau harus berbuat apa lagi karena kakinya juga tak bisa berjalan.


Rahma bertekad dia melompat dan berhasil satu lompatan.


Rahma hendak menuju ke arah jendela itu walaupun jendela nya sempit tapi Rahma masih cukup muat kalau untuk melewati jendela itu.


Rahma mendekati Jendela itu tapi sayang nya jendelanya terkunci dan cukup jauh untuk Rahma jangkau apa lagi tangan Rahma di ikat.


"Bagaimana ini aku gak bisa membuka nya" batin Rahma.


Mira melihat Rahma yang hendak membuka jendela itu, Mira hendak membantu tapi tak bisa karena dia juga tak bisa berdiri karena kakinya di ikat.


"Kenapa orang itu menculik aku" batin Mira geram.


rahma semakin kesusahan karena tak bisa membuka nya dia tak bisa menyeimbangkan badan nya hingga dia tak bisa menahan badannya.


brughh

__ADS_1


__ADS_2