
Malam telah berganti pagi..
''Ahhhhhh, bagaimana aku bisa tidur di kasur??, ahh pasti kakak''. Clara beranjak dari tempat tidur, dia kemudian keluar dari kamarnya.
Dia melihat art sedang menyiapkan sarapan di dapur.
''Pagi non!! sapanya
''Pagi bi'', balas Clara. Apa kakak belum bangun??, Clara duduk menikmati sarapan.
''Belum non??.
''Tumben dia belum pergi, kemarin gak pulang??
''Aaaahhhhh'', Kevin tampak keluar dari kamarnya dan menuruni tangga, dia terlihat sudah rapi.
''Pagi kak!!, sapa Clara.
''Hemmm'', Kevin duduk di depan Clara
''Semalam kakak pulang jam berapa??, tanyanya.
''Sudah malam, kau ada kelas hari ini''.
''Tidak, aku kosong, kenapa???
''Gak keluar, gak tahu nanti''.
''Eeemmmmmm, Kak bolehkan aku tanya sesuatu??.
''Tentang apa? tambah uang saku??.
''Iiihhh bukan, ini tentang temanku, kemarin bos kakak menemuinya''.
''Huukk'', Kevin tersedak saat minum kopinya
''Maksudmu Ryu??
''Iya bosnya kak Kevin kemarin menemui Ara, mereka bicara berdua saja''.
''Apa kau tahu??, tanyanya
''Ya aku ada disana sedang bersama mereka, lalu datang bos kakak menghampiri kami, tapi kemudian mereka hanya bicara berdua saja''.
''Lalu, apa yang terjadi??
''Mereka sepertinya berdebat, sampai Ken menelfon Kai untuk datang, Kai juga emosi dan sempat memarahi bos kakak itu. Sebenarnya apa yang terjadi antara mereka??.
''Kakak belum tahu, semalam Ryu menelfon kakak, kakak sedang di resort, setelah sampai Ryu sudah mabuk berat. Dia bilang sakit hati karena gadis itu minta untuk menjauhinya, tapi dia mau memberikan sebagian sahamnya pada Ara dan Kai. Bahkan dia minta kakak untuk memastikan mereka hidup tenang dan aman''.
''Sebentar kak, kenapa begitu???
''Heeehhh namanya juga orang mabuk''.
''Bukan itu maksudku, kenapa bosmu mau memberikan sahamnya pada mereka berdua. bukanya sebelumnya dia menculik Ara''.
''Kamu tahu dari mana, kalau dia menculik temanmu itu??, tanya kevin.
''Kakak, aku bahkan jadi sasaran kemarahan Kai. Karena aku yang ajak dia buat datang ke seminar itu. Kakak kan yang kasih aku undangan. Hari itu aku bahkan di sandera oleh Kai dan teman-temanya suruh tunggu di hotel, tapi akhirnya malamnya Ara menelfon dia sudah di rumahnya di kampung. Aku juga ikut kesana malam itu''.
''Apa kenapa kamu gak bilang kakak''.
''Kakak gak pulang sama sekali
dan lagi hari itu juga Ara bisa lolos dari peristiwa itu, makanya kemarin Kai emosi lihat bos kakak menemui Ara, mungkin dia tidak terima''.
''Aahhh sudahlah, soal penculikan itu kakak memang minta tolong orang untuk mencari informasi, tapi gak tahu kalau Ryu sampai menculiknya,
kakak juga belum tahu alasannya apa, dan yang lebih heran dia mau kasih sahamnya masing-masing 10%''.
''What, 10% apa bos kakak berhutang pada mereka, hingga harus ngasih sahamnya ke mereka??
''Kakak gak tahu Clara, makanya kakak mau kesana sekarang, bener atau tidak yang di katakanya semalam, soalnya dia minta kakak hubungi pengacara Henry juga''.
''Ya sudah kakak pergi dulu, baik-baik di rumah, hati-hati kalau mau keluar rumah''.
''Ok hati-hati kak''.
Sementara itu Ara yang hari ini juga memilih di rumah saja, biasanya kalau lagi jadwalnya kosong dia akan tetap ikut ke kampus Kai ataupun minta diantarkan ke cafe milik Ken. Kai selalu tidak tega membiarkannya sendirian dirumah hanya di temani Art yang tentunya sibuk bekerja, dia gak mau sampai Ara bosen di rumah.....( terlalu bukan Kai)
Kai sendiri sudah berangkat dari pagi, ayah dan bundanya juga sudah berangkat ke rumah sakit. Ara tampak bermalas-malasan di depan tv dengan setoples makanan ringan yang di bawa dari cafe Ken dan segelas jus.
Dreetttt dreettt
Getar ponsel Ara di meja, terlihat nama Ken di layar ponselnya.
__ADS_1
''Hai baby, kau sedang apa??, tanya Ken
''Nonton tv'', jawabnya.
''Kau...??
''Menelfonmu'',
''Kamu gak sibuk??
''Sibuk''
''Sibuk apa??
''Sibuk mikirin kamu!!
''Ken....''
''Yes baby''
''Gombal tahu''.
''Serius''.
''Lebay, ehh kue buatan kamu enak loh'', (Ara selalu saja mengalihkan pembicaraan, tiap kali Ken megombalinya), ''ini aku lagi makan, kuenya tinggal separo''.
''Benarkah, ..kau suka???
''Eemmmm, serius enak''.
''Mau lagi gak??.
''Nggak lah nanti kamu bangkrut''.
''Hahaha... mana mungkin cuma setoples gak bikin bangkrut''.
''Kamu gak kesini??
''Aku lagi males keluar''.
''Mau aku jemput??
''Tidak aku mau di rumah saja''.
''Kenapa??
''Aku mau masak buat makan siang, hari ini Kai kelasnya sampai siang''. terus pulang
''Aku juga mau di masakin kamu''.
''Hahaha aku gak pede masak untuk direktur Ken'z cafe & resto, kamu kan lebih jago, aku saja pingin belajar banyak dari kamu''.
''Yahhh tapi aku mau!!!
''Enggak ahhh, nanti gak enak rasanya''.
''Enak gak enak tetap aku makan, ayolah kapan-kapan aku mau di masakin, ok''
''Eeeee.... aku gak janji''.
''Please''...
''Haahhhhh...aku g yakin''.
''Gak masalah, pokoknya kapan-kapan kita masak bareng, tapi kamu yang masak ok''.
''Gak ok''
Haaahhhh desah Ken
''Ya sudah siapin dulu yang mau di masak, aku tutup dulu ok''.
''OK bye Ken'', begitulah Ken Sehari saja gak ketemu pujaan hati, Ken pasti akan menghubunginya, memastikan gadis pujaanya baik-baik saja.
Ara segera beranjak dari duduknya hari ini dia mau memasak untuk makan siang dia dan saudara sepersusuanya yang malah terlihat seperti pasangan kekasih, mereka berdua saling bergantung serta menyayangi dan membutuhkan satu sama lain.
Setelah hampir 1 jam lebih berkutat di dapur dan akhirnya masakan sudah siap.
Sambil menunggu Kaijun datang dia naik ke lantai atas masuk ke kamarnya dan mandi.
Sekitar 1 jam kemudian Ara baru keluar dari kamar mandi.
Saat membuka pintu, tiba-tiba saja
ceklek....
__ADS_1
''Aaaahhhwww.... Kaijun kau mengagetkanku'', sungutnya...
''Kebiasaan gak ketuk pintu''. ( Kai berdiri di depan pintu kamar mandi Ara dengan tangan terangkat terlihat mau mengetuk pintu).
''Aku tadi sudah ketuk pintu berkali-kali, kamunya gak dengar, lagian kenapa mandinya lama sekali. tidur apa mandi'', jelas Kai.
''Jangan bilang kalau kamu baru mandi dari Pak.
Heeemmm... Ara tertawa nyengir
''Tadi aku habis masak, jadi bau rambutku, makanya sambil nunggu kamu pulang aku mandi''.
Ara mengeringkan rambutnya yang di bungkus dengan handuk
Kai langsung ambil alih handuk di tangan Ara, ''sini aku bantu keringkan''.
''Masak apa??
''Sup daging dan bergedel''.
''Sepertinya enak, sudah selesai, ayo turun aku sudah lapar''.
Setelah mengeringkan dan menyisir rambutnya, mereka turun
Saat turun dari tangga, terlihat ayah dan bunda mereka datang.
''Ayah, bunda tumben pulang cepat??, tanya Kai
''Kau sudah di rumah??.
''Baru sampai''.
Mereka berdua mencium tangan kedua orang tuanya. ''Kalian sudah makan'', tanya bunda.
''Ini mau makan, Ara masak buat makan siang''.
''Benarkah princessnya ayah bisa masak???
Ara tersenyum
''Ayah pingin tahu masakan princess''
''Bunda juga'', ayo mereka menuju ke meja makan
Bunda mengambilkan makanan untuk suaminya dulu, baru kemudian anak-anaknya.
Mereka mulai menyantap makanan yang di masak Ara, hanya sup daging yang dicampur wortel, kentang dan kol serta bergedel dan tempe sebagai lauknya.
''Heemmmm enak, segar, kata ayah
''Iya enak, apa Ken yang mengajarimu??, tanya bunda
''Iya, sebenarnya aku pernah lihat Ken masak sup daging saat aku ikut ke cafenya, rasanya sangat enak jadi hari ini aku ingin mencoba memasak sendiri''.
''Maaf sayang, bunda bilang mau ngajarin kamu masak tapi belum sempat''.
''Gak apa-apa bunda'', mereka jarang sekali makan siang bersama di rumah karena kesibukanya masing-masing.
''Ngomong-ngomong ayah sama bunda tumben pulang cepat??, tanya Kai lagi
''Iya ayah sama bunda hari ini pulang awal mau siap-siap''.
''Mau kemana bunda sama ayah??, tanya Ara
Ara bediri menuang air putih untuk ayah, bunda dan Kaijun
''Ayah sama bunda mau ke London''.
''London..... !!!!!!Ara dan Kai saling menatap.
''Iya jadi ayah dapat undangan seminar disana, bunda ikut sekalian nengokin kakakmu, bunda kangen kakakmu''.
''Berapa lama disana??, tanya Kai
''Sekitar 10 hari, kalian baik-baik di rumah''.
''Ngomong-ngomong apa Kak Rei tahu kalau ayah sama bunda mau kesana??, tanya Kai
''Tidak, jangan kasih tahu kakakmu, ini kejutan sudah 6 tahun dia hidup sendirian di negeri orang''.
''Iya bunda Ara juga kangen, apa Ara boleh ikut, aku kangen kak Rei'', rajuk Ara manja.
''Tidak boleh, jawab Kai, aku gak mau sendirian dan lagi kamu masih ada kuliah, ini bukan waktunya liburan''.
''Iya sayang kalau kamu ikut, kuliahmu bagaimana, nanti Kaijun sama siapa, sudah jomblo sendiri lagi dirumah''.
__ADS_1
''Nanti saat liburan kalian bisa ganti berlibur, sebentar lagi kan liburan semester 2''.
''Ya sudah ayah sama bunda siap-siap dulu ya, nanti malam langsung berangkat''.