
Dokter Firman dan dokter Aisyah telah sampai di London. Mereka langsung menuju hotel tempat mereka menginap. Perjalan yang panjang dan usia yang tidak muda lagi membuat pasangan dokter ini merasa lelah namun rasa rindu untuk bertemu putra sulungnya ternyata lebih kuat, hampir 6 tahun dia hidup sendiri di negeri orang.
Reino Abhipraya, selalu mendapatkan beasiswa sejak kecil bisa di bilang dia memiliki kepintaran diatas rata-rata. Kedua orang tuanya memasukan ke international school di kota J, dan setelah lulus sekolah menengah dia langsung berangkat ke London dan belum pernah pulang. Kesibukan antara kuliah dan bekerja di sebuah rumah sakit di kota London, sebagai dokter muda dan sedang fokus menyelesaikan specialisasi bedah jantung.
Setelah beristirahat sebentar untuk membersihkan diri, pasangan dokter ini bersiap untuk menemui putra sulungnya yang tinggal di asrama kampus.
Kota London telah memasuki musim dingin, sehingga mereka menggunakan mantel agar tidak kedinginan diluar, memang ini bukan pertama kali bagi mereka datang ke kota ini.
Dokter Firman adalah lulusan salah satu universitas ternama di London. Setelah pulang ke kota J dan menjadi dokter specialis bedah di kota J dan menikah dengan dokter Aisyah . Mereka berbulan madu ke kota ini sampai akhirnya mereka dikaruniani putra sulung yang manis dan pintar yang sedang menempuh pendidikan di kota London mengikuti jejak ayahnya.
Meski harus meninggalkan putra putrinya di rumah, karena tidak bisa mengajak mereka ikut serta. Dokter Aisyah menelfon putra sulungnya untuk datang ke sebuah restauran untuk mengajaknya makan malam bersama. Tentu saja Rei merasa tidak percaya kedua orang tuanya datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam akhirnya dokter Firman dan dokter Aisyah sampai di restoran yang dituju. Mereka memasuki restoran dan duduk di meja yang sudah mereka pesan sebelumnya, belum terlihat putra sulungnya datang, karena memang tadi saat menelfon dia sedang sibuk.
Sambil melihat-lihat buku menu yang di sodorkan oleh pelayan restauran, mereka menunggu putranya datang, dan tak lama kemudian seorang pria berkulit kuning langsat dan berkaca mata masuk ke dalam restoran, dia terlihat mengamati ruangan mencari sosok yang ia rindukan.
Pasangan dokter itu berdiri saat melihat putra sulungnya dan melambaikan tangan.
Dengan langkah cepat Rei langsung menuju ke arah kedua orang tuanya duduk, terlihat dokter Aisyah sudah berkaca-kaca, dokter Firman menepuk pundak istrinya pelan
Rei langsung memeluk sang bunda erat. "Bunda, ayah ini bener kalian", Rei sampai menitikan air matanya karena rindu dan haru bertemu kembali, kemudian ganti memeluk ayahnya.
"Duduklah!!, bagaimana kabarmu??, sambil membelai kepala putranya, tanya bunda
Rei duduk lebih dekat dengan bundanya, "aku baik-baik saja bunda jangan kuatir".
"Benarkah??, tapi kamu terlihat kurus kak", ucap bunda
"Tidak bunda aku merasa biasa saja".
Dokter Firman segera memanggil pelayan untuk memesan makanan
"Kenapa ayah dan bunda tidak memberi kabar kalau mau datang??, tanya Rei
"Kejutan dong", ucap bunda sambil tersenyum
"Kenapa kau tidak pernah pulang??, kamu bisa pulang saat libur kuliah", kata dokter Firman
"Benar kak, kita semua merindukanmu, adik-adikmu juga", sahut bunda.
__ADS_1
"Kemarin Ara mau ikut tapi Kai tidak mengizinkannya, mereka juga masih kuliah, masih mau ujian semester dua", imbuhnya.
"Maaf.....,,aku juga merindukan kalian dan mereka berdua. sebenarnya aku memilih sambil bekerja jadi tidak bisa libur, terlebih saat liburan dan aku sudah berjanji pada Ara akan pulang setelah menyelesaikanstudiku".
"Apa uang yang ayah kirimkan kurang, sampai kamu harus bekerja".
"Tidak ayah, aku bahkan tidak menggunakannya, aku memang ingin, karena kalau hanya belajar saja bisa bosan".
Tak lama pesanan mereka datang
"Ayo makan dulu!!!, ajak bunda.
Mereka menikmati makanan dengan santai dan sambil berbincang.
"Apa Ara betah tinggal dirumah kita??, tanya Rei
"Sepertinya begitu, hampir satu tahun ini rumah jadi lebih ramai, mereka berdua seperti Tom and Jerry", ucap bunda
"Ayahmu itu yang terlalu memanjakannya", ucap bunda lagi
"Dia dari dulu lengket sama ayah kan, bahkan saat kecil dia sering tidur di perut ayah".
"Dia juga punya beberapa temen dekat dari sekolahnya dan kebetulan kuliah disana semua, jadi kalau malam minggu mereka berdua pasti keluar ketemu teman-temanya, sampai Kai pun menjadi akrab", cerita bunda
"Ada yang sering main ke rumah, siapa namanya sambung ayah joy".
"Joyo utomo", kata Rei
"Iya benar itu, kok kamu tahu kak??.
"Aku tahu dia, ada lagi teman akrabnya dia dulu sering main ke rumah eang bersama namanya Bisma satu cewek lagi namanya kalo gak salah Bulan Tsabit".
"Benar kak, itu mereka", sahut bunda
"Ara pernah cerita mereka berempat sangat akrab sejak SD, terus ada perjanjian gitu setelah besar, karena mereka teman dari kecil mereka berjanji untuk menjadi sahabat, dan tidak boleh saling jatuh cinta".
"Oh ya, Ara tu dekat banget sama kakak ya, mau cerita gitu, kalau sama bunda sama ayah jarang mau cerita".
"Dari dulu aku sering telefon dia meski sebentar aku sempatin hampir tiap hari", jawab Rei.
__ADS_1
"Ada-ada saja mereka gak boleh saling jatuh cinta, sahut ayah. Ayah bisa lihat kalau Joyo Utomo itu suka banget sama Ara".
"Ada lagi kan bunda siapa yang wajahnya kaya bule??, tanya ayah
"Oohhh Kenzo..". jawab bunda.
"Hhhhhh, banyak banget cowok yang suka".
"Tapi karena tiap hari pulang dan pergi sama Kaijun, jadi banyak yang kecewa juga".
"Mereka berdua sama-sama suka usil. Pernah waktu pagi Kaijun heboh, karena wajahnya di lukis pas tidur".
"Awal kuliah Kai juga sempat mogok tidak ingin kuliah dulu, karena ternyata mereka di terima difakultas yang berbeda, sampai diceburkan ke kolam".
"Oh ya...hhhh seru banget mereka"
"Katanya mereka sudah janji kan mau satu fakultas. Karena ayah tidak mengizinkan Ara kuliah ke luar negeri, jadi Kaijun juga tidak mau".
"Kenapa?, alasannya apa?, tanya Rei
"Apa kau tidak tahu princess ayah itu cantik", jawab ayah
"Lalu kenapa??.
"Kalau dia kuliah jauh siapa yang bisa jagain, yang pasti akan banyak laki-laki yang mau jagain dia".
"Pria-pria itu mendekati Ara karena ingin mendapatkannya. Kalau dia kuliah ke luar negeri terus kenalnya sama bule-bule itu dia bisa nikah sama bule dan gak bisa pulang kumpul kita", jelas ayah.
"Alasan yang tidak masuk akal, kan bisa naik pesawat pulang", jawab bunda
"Haaaaahhhh", desah ayah. "Ayah sudah janji sama almarhum mamanya dari dia lahir dan kakek neneknya akan menjaga dan melindunginya", jelas ayah panjang.
"Kalau mengingat bagaimana dia di lahirkan, ayah benar-benar sedih, menjadi yatim piatu saat dia melihat dunia. Kenapa ayah sangat menyayanginya, itu karena ayah harus menyelamatkan salah satu dari mereka. Kenapa ayah selalu bilang kalian kau Rei dan Kai sebagai saudara laki-lakinya harus menjaga dan melindunginya".
"Aku pasti menjaganya".
"Ayah bersyukur dan berterimakasih sama bunda mau menerimanya waktu itu, padahal bunda sendiri harus merawat adikmu. Kita tidak mengenal siapa mereka dari awal".
"Ayah sama bunda the best. Jangan kuatir setelah aku menyelesaikan studiku dan pekerjaanku disini, aku akan segera pulang dan menjaganya".
__ADS_1
"Harus itu semangat ....",mereka terus mengobrol demi melepas rindu.