
Noa dan Cruz duduk di depan Van camping mereka dengan tenang. Sambil menikmati kopi sore yang mereka buat bersama.
"Sejak kapan kamu menyukai berkemah?", tanya Cruz.
" Sejak SMP. Aku pergi berkemah untuk menenangkan diri", jawab Noa.
Cruz mengangguk. "Selain camping kamu suka apa lagi?", tanya Cruz.
"Aku suka berenang, menonton TV dan hmm... Aku suka makan", jawab Noa santai membuat Cruz tertawa keras.
" Kamu sukanya apa?", tanya Noa.
" Kamu", jawab Cruz tanpa berpikir.
Noa terdiam lalu tersenyum canggung. Kamera terus menyoroti mereka berdua berbincang-bincang. " Aku serius Cruz", kata Noa menatap Cruz.
Cruz menatap Noa penuh arti lalu menjawab. " aku menyukai alam karena ketika aku berada di tengah-tengahnya aku merasa sehat dan tidak mempunyai beban di kepalaku", jawab Cruz. " Angin yang bertiup membawa semua beban pikiranku, kicaun burung seperti bernyanyi menghiburku dan saat hujan turun aku merasa tenang dan nyaman", lanjut Cruz lagi.
Noa mendengar Cruz dalam dia. " Sesuka itu kamu pada alam?", kata Noa.
" Yaa.. Tentu saja", Cruz tersenyum memandang cruz lagi.
Sedikit salah tingkah Noa langsung berkata " Bagaimana jika kita masak makan malam?", kata Noa.
" Ayo. Aku juga sudah mulai lapar", jawab Cruz.
Cruz dan Noa mulai sibuk-sibuk mempersiapkan panggangan dan makanan yang akan mereka masak.
***
Christian duduk di kursi ruang rapat kantornya dan menatap sesuatu di tangannya. Seperti sedang menimbang-nimbang sebuah keputusan.
" Apakah Bran Ambasadornya harus artis ini?", Christian meletakan map itu di meja.
Tampak foto Cruz di sana beserta profilnya. Tampilan layar slide di depannya juga tampak memunculkan profil superstar itu.
" Ya pak, Cruz adalah salah satu idol yang sedang di gemari saat ini. Dan sangat cocok dengan produk kita sekarang. Untuk menarik minat kalangan muda", jawab si pemberi presentasi.
Christian terdiam beberapa saat. Lalu mengangguk setuju. "Baiklah, kapan kerjasama ini akan di ajukan?", Christian bertanya lagi.
"Segera, secepat mungkin pak. Karena Cruz sedang syuting veriety show Couple Star maka rencana meeting bersama manajemennya akan di lakukan awal minggu depan", jawab salah satu peserta rapat.
" Baiklah", jawab Christian. " Couple Star apa?",Christian bertanya lagi.
"Itu acara yang sedang di minati kalangan muda saat ini pak. Ratingnya sangat baik. Acara pasangan mereka menikah di variety show ini lalu hidup bersama selama 6 bulan", Jelas sekretaris Christian.
" Ada yang benar menikah setelah acara itu", sambung yang lain.
__ADS_1
Christian mengangguk paham. Setelah rapat itu selesai Christian membuka acara yanh di maksud di dalam rapat.
Awalnya biasa saja. Saat Christian melihat Noa di layar, wajahnya langsung berubah.
"Jadi ini penyebab mereka sangat akrab", Christian berbicara sendiri.
Christian mengambil ponselnya dan menelpon Noa. Deringan ke tiga Noa mengangkat telponnya.
" Ya Halo", Noa menjawab.
" Hai Noa, ini aku Tian", Tian bebricara.
"Oh, Hai Tian. Apa kabar?", Noa berbicara.
" Baik . Kita baru bertemu 2 hari lalu dan kau menanyakan kabarku?", Tian tertawa kecil.
Noa tertawa di ujung telpon. " Ya, maafkan aku. Aku hanya kaget kau tiba-tiba menelpon", Noa berkata jujur.
Senyum merekah di wajah Tian. " Kau sedang apa sekarang ?", Tian bertanya.
" Aku sedang bekerja mencari uang", Noa menjawab sambil tertawa kecil.
" Baiklah nona pekerja keras. Apakah malam ini kamu ada waktu? Aku ingin mengajakmu makan malam bersama", kata Tian.
" Dalam rangka apa?", tanya Noa lagi.
" Oh ya. Waah selamat ulang tahun. Baiklah aku akan datang", kata Noa ceria.
Tian menghembuskan nafas lega. " Kalau begitu aku akan kirim alamatnya nanti", kata Tian.
" Oke", jawab Noa lalu memutuskan sambungan telepon.
Tian meletakan ponselnya di atas meja. Kali ini dia harus mendapatkan Noa. Mungkin ini kesempatan lain yang di berikan padanya untuk menggapai gadisnya itu.
Selama sekolah Tian hanya bisa memandangnya dari jauh tanpa berani mengungkapkan apapun. Sekarang Kepercayaan dirinya lebih tinggi dan keinginannya untuk memiliki Noa sangat besar.
"Aku harus mendapatkannya kali ini. Harus", Tian bertekad.
***
" Malam ini aku ada janji", kata Noa pada Cruz yang menelponnya meminta Noa datang ke studio.
"Janji apa? Sama siapa? Di mana?", Cruz mulai protektif.
" Christian temanku saat SMA. Kamu nanya-nanya mulu ih. Pokoknya aku tidak bisa datang ke studio kamu malam ini. Aku sudah terlanjur janji dengan temanku", jawab Noa.
" Tapi ini pekerjaan Noa. Utangmu harus di luansi kan?", Cruz mengingatkan Noa.
__ADS_1
"Nanti lain kali saja kan bisa Cruz. Lagian aku ke sana palingan cuma tiduran trus pesan makan. Ngemil-ngemil, nungguin kamu. Lama-lama aku gendut gegara kamu", Noa mengomel.
" Kalau gitu bagaimana kalau kita bawa Milli ke salon", Cruz mulai mencari cara.
" Gak, Milli udah ke salon minggu lalu", Jawab Noa cepat.
" Kalau gitu kita makan ice cream? atau bagaimana kalau jalan-jalan ke pantai", Cruz mulai ngaco.
" Gak, ini udah sore. Nagapain ke pantai. Pokoknya hari ini aku gak bisa, aku sudah janji sama temanku. Sudah ya. Bye", Noa menutup telpon secara sepihak.
Noa masih bisa mendengar Cruz memanggil namanya saat akan menutup telpon.
" Isss... Anak ini berisik banget. Lagian apaan sih tiba-tiba rewel macam bocah", Noa misuh-misuh.
Pesan masuk dari Christian, dia memberitahukan alamat restoran yang akan mereka tuju malam ini.
Tian: Restoran Y, jam 8 malam. Aku jemput ya?
Noa tersenyum membaca pesan itu.
Noa: Tidak perlu. Aku akan pergi ke sana sendiri. Aku harus ke kantor dulu.
Noa lalu berjalan ke arah lemarinya dan mulai memilih baju yang bisa di gunakan untuk ke kantor dan sekaligus ke restoran.
Ponsel Noa berdering lagi, nama Cleo tertera di sana.
"Halo", Noa mengangkat telpon.
" Halo bestie. Shooping yuk", Cleo langsung ke intinya.
" Aku gak bisa Cle. Aku ada janji malam ini", jawab Noa sambil terus meilih baju.
" Oh wow, Janji sama siapa? Cruz? ", tanya Cleo.
" Bukan. Sama Christian. Dia mengajakku makan malam", Noa menjelaskan lalu memutuskan memakai slaah satu blushnya.
"Whaaaat? Eh gila gila... Kok kamu gak cerita sih sama aku? Jadi kalian lagi pedekate? Cleo menebak asal.
"Gak, kami tu cuma temenan biasa. Gak ada apa-apa kok", Noa menegaskan.
" Noa, ini adalah kesempatanmu mendapatkan jodoh. Christian itu kurang apa coba? CEO, kaya raya, humoris dan lagi dia cakep dan tinggi", jelas Cleo seolah-olah Christian itu adalah saudaranya.
Noa tersenyum. " Iya Cle, tapi belum tentu dia suka aku. Aku gak mau yang seperti dulu terulang lagi. Malu-maluin ah", Noa mengingatkan Cleo soal tragedi cendol itu.
"Iya sih haha... Ya sudah sukses makan malamnya ya. Semoga setelah makan malam kalian langsung menikah", Cleo lalu menutup telpon.
Noa menatap ponselnya dengan sewot " Hah, dasar Cleo", maki Noa pelan.
__ADS_1
***