My Annoying Superstar

My Annoying Superstar
Akibat Portal Berita


__ADS_3

Noa sedang menatap hasil penjualan bukunya di layar. Penjualannya melonjak sejak Cruz memposting bukunya di media sosial milik Cruz. 


Noa melihat komentar yang diberikan terkait buku itu di postingan Cruz. Kebanyakan memperdebatkan genre awal yang Noa geluti sekarang. Beberapa lagi ada yang mengatakan cukup menyukai buku ini.


Tetapi beberapa dari mereka mengomentari soal Noa, penampilan Noa dan skandal Noa yang terbaru.


“ Ini penulis yang memiliki acara bersama dengan Cruz itu kan?”, tulis akun XXX


“ Wah sejak awal dia memang terlihat genit. Aku tidak suka padanya”, tulis akun yang lain.


“ Tapi dia cantik kok”, Akun yang lain membela Noa


“Aku ingin tahu, bagaimana rasanya berada di antara superstar dan pengusaha. Apa dia putri kerajaan?”, tulis akun yang lain. 


Noa menghela nafas kesal. “ Mereka yang mendekatiku tau. Isss”, Noa mengomel sendiri melupakan keberadaan Dini teman kantornya.


Dini menatapnya dengan penasaran. “ Tapi benar kau dekat dengan mereka berdua?”, tanya Dini.


“ Pengusaha itu adalah teman SMAku, tentu saja aku cukup mengenalnya”, jawab Noa.


“ Wah, fotomu yang tersebar di internet itu luar biasa, kau tahu. Mereka benar-benar mengomentari tentang hidupmu. Seolah-olah kau adalah tetangga mereka”, kata Dini.


“ Aku tidak tahu, siapa yang menyebarkan foto itu dan kenapa mereka melakukan hal itu”, Noa menggeleng.


“ Kau tahu, aku kenal dengan penulis artikel itu”, kata Dini.


Noa menatap Dini tidak percaya dan Dini mengangkat bahunya “ kalau kau tidak percaya, ya sudah”, Dini hendak berlalu meninggalkan Noa.


“ Eitss… oke. Jadi siapa dia?”, tanya Noa.


“ Dia teman perkumpulanku, kami cukup dekat. Aku bisa mengorek informasi darinya tapi ada syarat yang aku minta”, kata Dini sambil menjentikan kukunya.


“ Syarat apa?”, tanya Noa penasaran.


“ Tanda tangan Cruz, eksklusif  dan foto Cruz saat muka bantal “, kata Dini penuh harap.


Noa menggelengkan kepala tidak menyanggupi. “ Aku tidak mau, aku bisa dituntut manajemennya”, tolak Noa.


“ Kenapa di tuntut? itu akan menjadi koleksi untukku bukan untuk portal berita kan”, kata Dini.


Noa terus menggelengkan kepalanya menolak permintaan Dini. 


“ Ya sudah, tapi jika kau baca semua komentar itu. Kau pasti akan berubah pikiran. Cari aku jika sudah memutuskan, jangan lupa fotonya”, kata Dini lalu pergi meninggalkan Noa yang duduk keras kepala di kursinya.


***


Cruz menatap penuh konsentrasi ke arah Moon yang sedang menyelesaikan rekaman video klipnya. Konsep yang dipikirkan Cruz dan Loco tampak sangat apik dan menarik.


Moon datang mendekati Cruz. “ Kak bagaimana penampilanku? “, Moon bertanya penuh harap pada Cruz.


“ Bagus, hanya saja kamu harus lebih konsentrasi”, kata Cruz.


“ Baiklah”, Moon tersenyum senang karena pujian itu. 

__ADS_1


Cruz lalu mengobrol dengan Loco, sedangkan Moon duduk di dekat mereka. Moon menatap Cruz dengan penuh kekaguman. Menurutnya Cruz adalah penyelamat hidupnya dan merupakan tipe pacarnya. 


Manajer Moon datang dan membuyarkan lamunan gadis itu. “ Kau menatap bos lagi?”, tanya manajernya.


Moon kaget lalu berkata kaku “ aku hanya kagum padanya”, jawab Moon.


“ Ingat, jangan jatuh cinta padanya karena dia tidak suka hal seperti itu. Jangan sampai kau berpindah manajemen”, kata manajer Moon.


Moon hanya tersenyum, sedikit tidak senang dengan perkataan manajernya. Memang benar, CEO mereka yang satu ini sedikit berbeda. Dari awal bergabung ke agensi sudah ada peraturan yang menyatakan bahwa tidak boleh ada kencan di bawah satu agensi. 


Yang membuat peraturan itu adalah Cruz karena pernah ada seorang penyanyi yang menyukai Cruz. Selalu mengejar Cruz sampai akhirnya Cruz tidak memperpanjang kontraknya, membuat gadis itu berpindah ke agensi lain. Sekejam itu Cruz.


Jadi Moon harus berhati-hati dalam bersikap. Jika Moon memiliki perasaan pada Cruz, maka yang harus dilakukannya adalah memendam perasaan itu. Moon menengok sekali lagi ke arah Cruz. Pria itu adalah penyelamat hidupnya.


***


Noa berjalan di parkiran ke arah mobilnya, hari ini adalah harinya untuk bersenang-senang. Noa sudah mengajukan libur selama 1 minggu. Noa berencana untuk pergi ke makam orang tuanya dan setelah itu bersantai di rumah sambil menunggu Cruz selesai bekerja. Hidup ini indah hanya dengan berleha-leha. 


Noa dibuat tercengang saat sampai di mobilnya. Banyak tulisan dari pilox dan pecahan telur di kaca depan mobilnya. Noa menatap ke arah mobilnya tidak percaya.


Terdapat tulisan besar di depan mobilnya dengan pilox berwarna merah. ‘ Dasar perempuan *******, tidak tau malu’. Noa terdiam, tubuhnya merinding. Sekelebat ingatan tentang penguntit waktu itu kembali menghantamnya.


Tapi Noa kembali tersadar dan masuk ke dalam mobilnya menuju kantor polisi. Noa tidak akan diam saja karena diperlakukan seperti ini. Akhirnya Noa membuat laporan dan menyerahkan sisi TV kamera dasbornya kepada polisi.


Noa menelpon Cleo dan mengatakan dia di serang oleh orang yang tidak dikenal. Membuat Cleo dan Ran datang ke kantor polisi untuk menemani Noa. Hasil dari laporan Noa, polisi menangkap empat orang remaja SMA. 


Noa menatap empat remaja itu dengan rasa kesal yang hampir sampai ke ubun-ubun, karena mereka tidak meminta maaf sama sekali.


Mereka diam saja tidak menjawab pertanyaan Noa, seolah-olah tidak peduli. Noa menghela nafas mencoba sabar.


“ Apa kalian tuli atau bisu?”, tanya Noa. “ Kenapa kalian merusak mobilku?”, tanya Noa sekali lagi.


Salah satu dari mereka yang sepertinya adalah ketua geng, menatap Noa dengan wajah ketus.


“ Kami adalah penggemar Cruz, kami tidak suka idola kami bersamamu. Kau perempuan tidak benar, punya banyak pacar dan mempermainkan idol kami”,jawab anak itu ketus.


“ Apa kalian punya bukti?”, tanya Noa sambil menatap gadis itu dongkol.


“ Kami membaca semua berita tentangmu. Kami tidak suka, kalau kau masukkan kami ke penjara maka aku akan memanggil ibuku. Dia adalah seorang pejabat negara”, kata Gadis itu angkuh. 


Noa menghela nafas penuh emosi tidak bisa berkata-kata karena anak ini. 


“ Waah… anak jaman sekarang punya kesombongan yang luar biasa ya. Kau tidak diajari sopan santun?”, Cleo memarahi mereka. “ Apa ini caramu mendukung seorang idol? dengan menyakiti temannya? kau mau idolmu hidup sendiri dan tidak punya teman? kalian sudah gila”, kata Cleo. “ Masukan saja mereka ke penjara”, lanjut Cleo. 


“ Dasar perempuan bangsat, kau kira kau siapa?”, gadis itu marah.


“ Kau panggil aku apa? wah… kau belum pernah di pukul ya”, Cleo naik pitam. 


Ran menahan Cleo yang hendak menampar anak itu. Noa juga ikut menenangkan Cleo karena terlihat sahabatnya itu sangat emosi. Lalu muncul seorang wanita paruh baya bersama 2 orang pria yang sepertinya adalah pengacara.


“ Mampus kau”, kata anak itu pada Cleo dan Noa.


Noa hanya menatap anak itu dengan tenang. Dia tahu harus bagaimana setelah ini.

__ADS_1


“ Ibu, kakak ini mengancam akan memenjarakan kami”, rengek anak itu pada ibunya.


“ Kenapa? apa yang kalian lakukan?”, tanya ibunya.


“ Kami tidak sengaja merusak mobilnya dan dia marah- marah seperti kerasukan lalu mengancam kami”, kata anak itu.


Ibu anak itu menatap Noa dari atas sampai bawah lalu mengeluarkan sebuah cek dan di ulurkan kepada Noa. 


“ Ini adalah uang damai. Aku harap masalahnya sampai di sini”, kata wanita itu pada Noa.


Noa menatap cek itu dan tidak mengambilnya. “ Aku tidak butuh uang, aku hanya minta anak-anak ini minta maaf padaku dan temanku”, kata Noa.


Wanita itu tertawa sinis. “ Untuk apa anakku minta maaf, jangan memperumit keadaan”, kata wanita itu.


“ Anda yang memperumit keadaan. Kalau anak anda minta maaf, masalah sudah selesai sejak tadi. Tidak semua hal bisa diselesaikan dengan uang”, kata Noa.


“ Wanita sialan, masukan saja mereka ke penjara. Tuntut mereka dengan pasal yang pantas”, kata wanita itu.


“ Anda ingin menuntut saya?”, Noa tidak percaya.


“ Tentu saja. Kamu tidak tahu siapa aku? aku akan menuntut kalian semua”, kata wanita itu. 


“ Baiklah tuntut saja aku.Tapi sebelumnya saya ingin memastikan, apakah anda adalah ibu Yeni, pejabat yang paling memiliki citra baik di publik ?”, tanya Noa sambil menatap ibu itu dengan tatapan mata sok kagum.


“ Ya itu aku, tapi terlambat aku tidak akan menarik perkataanku untuk menuntutmu”, kata wanita itu sombong. 


“ Baiklah, tuntut saja aku. Kau tidak tau siapa aku?”, mulai muncul sifat gila Noa.


Wanita itu menatap Noa heran dan seolah tidak peduli.


“ Aku adalah seorang penulis dan seorang wartawan. Anda silahkan menuntutku. Maka aku akan membalasmu dengan menyebarkan video kelakuan putri anda tercinta ini”, kata Noa. 


Wanita itu menatap Noa dengan terbelalak kaget. “ Aku akan menuntutmu dengan UUD ITE”, katanya lagi.


“ Silahkan, tapi mari kita lihat gelombang komentar tentang citramu di publik jika video ini di rilis. Pejabat negara yang baik tidak bisa mengatur anaknya”, Noa menggelengkan kepalanya seolah-olah berpikir. “ Dan dari seragam kalian, sepertinya kalian bersekolah di sekolah X kan? bukannya disana ada peraturan yang tertulis ‘ Jika siswa di dapati membuat Onar, mencuri, menyontek dan apa lagi ya? maka mereka akan dikeluarkan dari sekolah’ , Benar begitu?”, tanya Noa menatap keempat anak remaja itu. 


Keempat gadis remaja itu terdiam kaku. Cleo dan Ran juga terdiam tidak mengerti perkataan Noa.


“ Apa maksudmu?”, tanya wanita itu.


Noa menatap wanita itu dengan wajah angkuh, “ Anak anda mencuri di supermarket. bukan hanya sekali tetapi 5 kali”, kata Noa.


Wanita itu menatap anaknya yang menundukan kepala “ Tidak mungkin ”, kata wanita itu tidak percaya.


Noa mengangkat ponselnya dan menunjukan rekaman CCTV kepada ibu itu.


“Mereka hanya tidak ingin menuntut anakmu saja. Jadi sekarang terserah, mau minta maaf atau ucapkan selamat tinggal pada citra malaikat anda”, kata Noa sarkatis.


“ Kau dapat dari mana video itu?”, tanya wanita itu kesal.


“ Anda lupa? Aku adalah wartawan”, Noa tersenyum manis.


***

__ADS_1


__ADS_2