
" Sayang, aku akan bertemu dengan dokter Fey pagi ini." Senyumannya berbeda dengan hari-hari kemarin.
" Aku akan menemanimu sayang, ini sebagai caraku untuk melindungimu." Ujar Sawn lembut pada istrinya.
" Tenang saja, kali ini Red bersamaku dan kamu tidak perlu khawatir. Aku akan baik-baik saja." Tolak Rachel pada suaminya.
Sawn tahu Rachel tidak mau dibantah ketika sudah punya keinginan, Ia memilih untuk berangkat ke kantor dan bekerja seperti biasanya.
Rachel sangat berantusias bertemu dengan dokter Fey, mengingat pembicaraan sebelumnya lewat telepon kalau Rachel bisa segera hami lagi setelah melakukan kuret. Terlihat antusiasme tingginya saat bercerita pada Red bagaimana dirinya nanti benar-benar bisa hamil lagi.
" Red, aku janji ketika aku hamil lagi aku akan benar-benar menuruti perkataan suamiku. Aku tinggal di Mansion saja tidak akan pulang pergi ke sana kemari. Aku takut Red kehilangan bayiku lagi." Ucap Rachel dengan memasang wajah penyesalannya.
" Semoga saja nona apa yang diharapkan akan tercapai asal nona yakin saja."
" Red, apa kamu tidak ingin berumah tangga?."
__ADS_1
Red tersenyum kecil menanggapi pertanyaan Rachel yang dianggapnya lucu itu.
" Nona setiap orang pasti ingin berumah tangga tapi saya masih sangat tidak terpikirkan ke arah sana. Pekerjaan saya menjadi prioritas dan menuntut saya untuk tidak memikirkannya." Jelas Red.
" Sampai kapan?."
" Entahlah nona, mungkin sampai nona dan tuan benar-benar tidak membutuhkan saya lagi." Kekeh Red sambil tetap fokus memegang kemudinya.
" Ayolah Red kamu jangan becanda. Aku akan meminta Sawn untuk mencarikanmu suami di sini agar kita selalu berdekatan." Imbuh Rachel menahan tawanya karena melihat ekspresi berbeda pada wajah Red.
" Ada apa dengan nona Rachel? Sejak kapan dia senang menjodohkan orang lain." Gumam Red.
" Baiklah nona, aku akan menemani nona sampai ke dalam." Seketika Red memarkirkan mobilnya di pelataran parkiran Rumah Sakit tempat Rachel membuat temu janji.
Setelah menunggu hampir 10 menit akhirnya Rachel bisa bertemu dengan dokter Fey.
__ADS_1
" Dokter saya ingin mendengar kabar baij darimu." Seru Rachel setelah dirinya selesai ditindak dengan USG.
Dokter Fey tersenyum kecil menanggapi ucapan Rachel. Baginya Rachel mempunyai semangat tinggi dan tidak patah arang setelah kehilangan calon bayinya.
" Nyonya Rachel, rahim anda baik-baik saja tidak ada masalah. Kalau anda ingin kembali hamil tidak akan ada resiko apapun dengan catatan setelah mengalami tiga kali mestruasi. Artinya apabila anda menstruasinya lancar setiap bulannya anda hanya tinggal memunggu tiga bulan lagi kalau memang ingin kembali hamil." Jelas dokter Fey.
" Jadi ada kemungkinan saya bisa hamil lagi dok?."
" Bisa, sangat bisa. Kalau untuk sekarang kan rahimnya dalam proses pemulihan tapi kita lihat saja ya kalaupun dalam waktu dekat anda kembali hamil, saya akan bantu dengan memberikan vitamin-vitamin agar rahim dan janinnya bagus." Imbuh dokter Fey lagi membuat wajah Rachel terlihat bahagia.
" Saya sangat senang mendengarnya dok dan semoga setelah ini saya akan datang lagi kemari dalam keadaan hamil."
" Semoga nyonya saya ikut senang mendengarnya."
" Baiklah dok, saya pamit terimakasih sudah melakukan yang terbaik." Usai berjabat tangan Rachel dan Red segera pamit dari ruangan dokter Fey. Mereka berdua berencana akan pergi ke sebuah peralatan elektronik membeli beberapa barang yang dibutuhkan untuk nonton bersama di Mansion.
__ADS_1
" Nona, bukankah Mansion sudah ada home theatrenya kenapa nona membeli semua alat ini?." Tanya Red heran melihat banyak barang layaknya akan nonton sebuah layar tancap di lapangan terbuka.
" Sengaja aku beli agar semua assisten rumah tangga menemaniku nonton bersama ketika suamiku pergi bekerja." Kekeh Rachel membuat Red menggelengkan kepalanya.