
Sawn berhasil membuat Rachel terkejut, ia disuguhkan pemandangan manis hampir membuatnya menangis, Rachel dibawa Sawn ke kamar disebelah kamar tidur mereka yang telah diubah menjadi kamar untuk anak mereka kelak. Kamar dengan bercat dinding warna putih dan juga beberapa aksen khas anak-anak menghiasi setiap sudut kamar. Sawn sengaja memilih warna netral karena masih belum diketahui jenis kelamin calon anak mereka. Warna-warna pastel dipilih sebagai warna paling mendominasi dan juga terdapat ranjang bayi kecil berwarna putih, lemari pakaian berwarna biru campur putih dan bantal-bantal mungil berwana pink, putih dan biru.
Rachel tidak bisa berkata-kata, ia segera menghambur memeluk suaminya penuh haru. Rachel malah belum memikirkan ke arah sana. Masalahnya akhir-akhir ini membuat pikirannya terkuras habis. Rachel berpikir bagaimana bisa Sawn menyiapkan keperluan untuk anak, Sawn bisa melakukan itu semua tentunya dengan bantuan assisten Liu dan juga Bibi An.
Selesai melihat-lihat seluruh ruangan kamar anaknya, Rachel segera dituntun suaminya untuk masuk ke dalam kamar pribadi mereka.
Rachel begitu terperangah melihat kesekeliling kamar yang telah disulap suaminya menjadi kamar bernuansa romantis. Taburan bunga mawar merah bertaburan menutupi tempat tidur, disekelilingnya terdapat lilin-lilin kecil menyala mengitari lantai membentuk hati ditaburi mawar merah yang sama.
" Ini kejutan kedua untukmu sayang.." Sawn mendudukan Rachel ditepian ranjang, ia tidak mau istrinya sampai kelelahan dan berakibat fatal untuk anak mereka.
" Terimakasih Sawn.. Kamu sudah memberikan kejutan indah untukku.. "
" Aku akan selalu memberikan kejutan setiap hari kalau itu membuatmu senang.."
Rachel tersipu malu, ia tahu sebenarnya Sawn adalah seorang pribadi yang hangat dan penuh cinta. Sawn akan melakukan apa saja demi orang yang dia cintai bahagia, walaupun terkadang sikapnya membuat sebagian orang sakit hati. Perilaku keras dan tegasnya akan muncul saat ada orang lain berani mengusik ketenangan hidupnya, tanpa ampun dan pikir panjang Sawn akan dengan mudah menyingkirkan dengan tangannya sendiri.
" Sekarang aku minta padamu istirahatlah dengan baik dan terapkan pola hidup yang sehat, makan makanan bergizi dan jangan terlalu banyak pikiran."
__ADS_1
Rachel mengangguk pelan, suasana hatinya sudah mulai membaik saat melihat semua kejutan yang diberikan suaminya.
" Kamu ingin susu?."
" Susu apa?." Rachel mengerutkan dahinya.
" Tentu saja susu hamil, kamu kira aku akan memberikan susu apa?." Sawn tertawa geli melihat kepolosan yang ditampilkan wajah istrinya.
" Bisa saja kamu memberikanku susu beracun dan segera mencari penggantiku!."
" Itu ide bagus... Aku akan menyuruh Bibi An menyiapkannya kalau kamu mau!."
" Sudahlah nyonya Sawn Arthur.. Kamu segeralah beristirahat! Karena malam nanti aku akan membawamu kesebuah tempat yang tidak kamu kira sebelumnya."
" Kemana?."
" Rahasia.. Istirahatlah kalau tidak aku akan batalkan rencananya!."
__ADS_1
" Baiklah.. Aku akan istirahat sekarang dan kamu harus janji padaku untuk membawaku ketempat itu."
" Baiklah nyonya Sawn!." Lalu Sawn mengecup lembut bibir istrinya penuh cinta.
-----
Sawn membawa Rachel menuju sebuah tempat yang berjarak dua jam dari kediamannya.
" Sawn... apa kamu tidak salah?."
" Tidak ini khusus aku persembahkan untukmu sejak lama. Dan baru selesai minggu kemarin.. Maaf aku baru bisa mengajakmu sekarang."
Rachel menutup mulutnya yang hampir saja berteriak melihat ketakjuban bangunan mewah yang berdiri kokoh dihadapannya.
" Ini Manson mewah Sawn..." Ujar Rachel penuh ketakjuban.
-----
__ADS_1
Haii berikan cinta kalian dengan cara memberikan dukungannya melalui komen, like dan votenya.