
" Apa kamu yakin akan kembali lagi malam ini juga Sawn?." Tanya Nyonya Wang saat Sawn berpamitan pulang untuk kembali ke Mansion. Rencananya selama beberapa hari ke depan Sawn dan Rachel akan menghabiskan waktu mereka berdua saja. Sekalian penyembuhan bagi Rachel, setidaknya Rachel membutuhkan tempat yang tenang.
" Iya bu, maaf Rachel yang memintanya. Bukannya kami tidak mau bersama menghabiskannya bersenang-senang di sini, tapi keadaan Rachel masih cukup down." Sesal Sawn.
" Kami mengerti tolong jagalah Rachel untuk kami di sini." Tuan De Jong begitu khawatir melihat kondisi putri kesayangannya. Keadaan Tuan De Jong sendiri tidak begitu baik, dirinya sering sakit-sakitan sekarang.
" Ayah tenang saja, aku akan menjaganya lebih baik lagi. Keanu, Yuna.. Maafkan kami harus pergi sekarang."
Keanu dan Yuna mengangguk pelan. Mengerti tentang kondisi adiknya sekarang ini. Sedangkan Rachel sendiri sudah berada di dalam mobil, tidak ingin berpamitan terlebih dahulu dengan keluarganya.
" Nyonya Park.. Aku akan merepotkanmu lagi." Nyonya Wang menggenggam erat tangan besannya itu.
" Tidak masalah, aku akan menjaganya juga. Kalian tenanglah di sini jangan terlalu khawatir." Sahut Nyonya Park dengan menyunggingkan senyuman di bibirnya.
" Baiklah.. Kami permisi dulu." Sawn undur diri dari hadapan keluarga besar mertuanya. Rasa bersalahnya semakin besar karena keluarga istrinya juga tampak sangat kecewa sekali walaupun tidak diungkapkan tapi terlihat dari tatapan mata mereka yang tidak bisa disembunyikan.
Selama dalam perjalanan tidak ada yang bersuara selain deru mesin mobil yang terdengar halus. Rachel hanya fokus melihat ke arah luar jendela dengan tatapan kosongnya.
Tidak tahu kenapa Sawn merasa kalau sekarang rasanya lebih berat dari pada saat pendekatan dulu. Entah apa yang harus ia katakan pada istrinya sekarang, kata-kata apa yang pas untuk suasana hatinya. Sawn mengeluarkan ponselnya, mengirim chat pada assisten Liu.
Sawn : " Katakan apa yang harus aku katakan pada Rachel agar suasana hatinya membaik? Aku sungguh bingung."
Liu :" Apa kalian bertengkar?."
Sawn : " Tidak! Aku hanya ingin membuatnya lupa akan kesedihannya.
Tak berselang lama, assisten Liu membalasnya.
Beberapa cara untuk mengembalikan suasana hati pasangan agar ceria kembali :
*Jangan mengungkit semua hal yang berhubungan dengan rasa sakit hati itu
__ADS_1
Mulai move on bisa dilakukan dengan berlibur
Menghabiskan waktu berdua
Membisikan kata-kata romantis dan memperlakukan pasangan dengan penuh kasih sayang
Bercinta paling efektif membuat pasangan bahagia dan hubungan menjadi semakin erat*.
Sawn membaca dan memahami setiap poin yang dikirimkan Liu padanya. Ia berpikir untuk poin nomor 6 belum bisa dilakukan entah sampai kapan.
Sawn : " Apa-apaan ini apa ini serius?."
__ADS_1
Liu : " Aku serius! Bukankah barusan kau bertanya padaku?."
" Ckck.." Sawn berdecak kesal
" Kenapa?." Rachel menengok ke arah suaminya.
" Tidak.. Tidak kenapa-napa sayang." Sawn berbohong. Sebenarnya ia kesal pada Liu karena sarannya tidak terlalu tepat untuk saat ini.
Sawn mencoba memulainya dengan menggenggam tangan Rachel, Rachel menengok ke arahnya. Tatapan mereka beradu.
" Kamu aneh.." Ucap Rachel.
" Apa aku aneh jika memegang tanganmu seperti ini?." Sawn membulatkan matanya mendengar ucapan Rachel.
" Ya.. Sedikit aneh." Ulangnya lagi.
" Sayang, bagaimana jika satu minggu ini aku menghabiskan waktu denganmu. Kita berdua saja tidak ada yang mengganggu."
" Kerjaanmu?."
" Tenanglah.. ada Liu yang mengurusinya. Aku akan tetap memantaunya."
" Benarkah?." Rachel terlihat cukup senang.
" Tentu saja." Jelas Sawn.
" Dengan senang hati, sejujurnya untuk saat ini aku tidak ingin sendiri. Aku ingin kamu menemaniku sepanjang waktu." Ucap Rachel menyenderkan kepalanya di bahu Sawn.
" Setidaknya dia bisa tersenyum untuk saat ini." Gumam Sawn dalam hati.
-----
Haii guys.. Sore-sore sambil ngemil dan baca novel cerita aku ini duh rasanya uenak tenan.. 😍.
Readers jangan lupa komen, like dan votenya ya..
__ADS_1