My Presdir I Love You

My Presdir I Love You
Hormon Kehamilan


__ADS_3

" Sudahlah Rachel, lihat kamu membuat suamimu bersemu merah seperti itu." Lerai Keanu. Keanu senang adik tercintanya sangat dimanjakan oleh Sawn. Terlepas dari semua permasalah yang kemarin telah terjadi, Nyonya Park meminta untuk dirahasiakan agar tidak menambah beban pikiran keluarga De Jong.


" Ibu... Ayah!." Rachel memeluk kedua orang yang sangat dicintai dan dirindukannya selama ini. Kehadiran kedua orang tua kandungnya membuat ia semakin hanyut dalam perasaan. Banyak sekali yang menyayanginya, menantikan jabang bayinya lahir dengan selamat.


" Sayang.. kamu akan menjadi seorang ibu nak." Air bening terlihat dipelupuk mata Nyonya Wang, ibunya Rachel. Ikut berbahagia karena anaknya kali ini telah mendapatkan apa yang ia damba-dambakan.


" Ini semua karena doa ayah dan ibu.. Ayah harus sehat dan menggendong cucu ayah.." Rachel mencoba memberikan semangat pada tuan De Jong, akhir-akhir ini kesehatannya sedang menurun drastis.


" Tentu saja anakku.. ayah akan sembuh." Kerutan terlihat dari senyumnya yang mengembang.


" Oh iya.. Mumpung semuanya sedang berkumpul disini.. Ada sesuatu yang akan aku kabarkan pada kalian semua. Dalam waktu dekat aku sedang mempersiapkan acara pernikahanku." Jelas Keanu.


" Apa kak Keanu.. Akhirnya kamu akan menikah?." Sontak Rachel kegirangan. Keanu acap kali selalu kandas dalam percintaannya. Keanu lebih pemilih, dia tidak suka dengan wanita matre dan boros yang selama ini sering memanfaatkan kekayaannya.


" Ya Rachel... Dan pasti kamu akan terkejut dengan siapa aku akan menikah!."

__ADS_1


" Siapa? Apa aku mengenalnya?." Rachel penasaran.


" Ibu siapa calon kak Keanu?."


" Nanti kamu juga akan tahu sayang.. Sabarlah!."


" Ibu dan Keanu sama saja!." Rachel tiba-tiba menangis. Semenjak hamil emosinya gampang terpancing.


" Hei..Rachel kenapa menangis ini hanya masalah kecil saja." Sawn menenangkan istrinya yang mulai sering marah-marah.


" Apa kamu juga membelanya?."


" Rachel.. Ini salahku. Aku kira kamu tidak akan sampai menangis. Tadinya aku ingin memberikan kejutan padamu tapi melihatmu seperti itu aku jadi tidak tega."


" Baiklah aku akan memberitahumu, calon istriku adalah teman kecilku dulu yang sering bermain denganku karena rumahnya berada tepat dibelakang rumah kita." Keanu menambahkan.

__ADS_1


" Apa.. teman waktu kecil? Apakah dia adalah Yuna?."


" Kamu tepat sekali..."


"Oh.. Astaga Yuna dia adalah wanita yang baik dan penyayang. Dia selalu membelaku kalau ada teman yang mencoba menjahiliku. Aku setuju.. Dan aku akan ikut mempersiapkan pernikahan kalian."


" Kamu sedang hamil muda sayang.. Jangan terlalu cape!."


Sawn menangkap tatapan mata Rachel berubah seperti sebuah kebencian. Saat ini Rachel tidak ingin ada seorangpun melarangnya untuk berbuat sesuka hatinya.


Nyonya Wang memberikan kode pada Sawn melalui anggukan kepalanya agar Sawn menuruti apa yang Rachel mau.


" Hm... Baiklah aku akan mengizinkanmu membantu pernikahan Keanu."


Tatapan mata tajam berubah menjadi tatapan manis yang menggemaskan. Sebagai hukuman karena telah melanggar aturannya, Rachel harus membayarnya dengan melayani keinginan suami tercinta nanti saat malam tiba. Melayani hasrat yang tertunda selama ini, walaupun saat hamil muda tidak disarankan untuk sering berhubungan ditakutkan akan mengganggu janin yang ada didalam kandungan.

__ADS_1


" Aku sudah tahu apa yang kamu minta." Ucap Rachel berbisik ditelinga Sawn. Sawn tersenyum licik.


Banyak sekali makanan tersaji di meja makan panjang dan besar itu. Khusus untuk perjamuan atas kehamilan Rachel yang dimasak oleh beberapa chef handal dan terkenal.


__ADS_2