My Presdir I Love You

My Presdir I Love You
Malam Pertama


__ADS_3

Keringat dingin mulai membasahi, Rachel bingung dengan apa yang harus ia lakukan. Sementara lelaki yang menjadi suaminya kini tengah berada di kamar mandi. Setelah menjalani serangkaian acara pernikahan kini saatnya mereka memasuki tahap yang menegangkan bagi sebagian orang.. Termasuk Rachel.


Suara gemercik air dari dalam kamar mandi jelas terdengar, bayangan Sawn pun terlihat samar dari balik kaca kamar mandi yang buram..


Rachel merasa sangat bingung apa yang harus ia lakukan dan katakan saat Sawn selesai, Sawn begitu sangat antusias bahkan sebelum pesta pernikahan di gelar. Bagi lelaki itu malam pertama adalah salah satu hal yang paling dinantikannya.


Rachel melihat ke sekeliling kamar, ia sekarang berada di kamar utama villa kediamanan Sawn. Kamar itu di sulapnya menjadi kamar yang indah, romantis, bunga mawar bertaburan di atas tempat tidur. Lilin-lilin kecil juga ikut menghiasi tempat itu, nyala api yang kecil menambah suasana menjadi sangat romantis..


Sawn memang menyulap semua ini,, apa yang tak mungkin buatnya..


Rachel bertambah sangat cemas melihat suaminya tengah selesai mandi, kini ia tengah berdiri di depan pintu kamar mandi dengan senyuman yang menggoda, wajah tampannya sangat terlihat jelas sekali. Sawn berdiri dengan hanya mengenakan handuk putih yang melilit menutupi bagian bawahnya. Sementara handuk putih kecil lainnya dipakainya untuk mengeringkan rambutnya yang basah..

__ADS_1


" Apa yang kamu pikirkan.. Apakah memang setegang itu?." Sawn membuyarkan lamunan Rachel seketika.


"Oh itu.. Tidak .. Aku tidak begitu tegang..."


" Lalu.." Sawn perlahan mendekat, langkah kakinya semakin jelas terdengar. Kini Sawn berada tepat duduk di sebelah Rachel, di tepian ranjang. Sawn memandang wanita yang menjadi istrinya itu, mengusap lembut wajah Rachel perlahan, mendaratkan ciuman di pipinya yang lembut,, seketika langsung terlihat wajah merah merona menghiasi wajah Rachel. Ciumannya itu berpindah dari wajah menuju leher jenjang sang istri, Sawn begitu lihai mempermainkan lidahnya di sana.


Mata Rachel terpejam terbawa suasana. Ciuman demi ciuman tak dapat di tepisnya lagi.


" Sungguh pemandangan yang indah.."


Kini Sawn menaikan wajahnya kembali mendekati wajah Rachel, memiringkan wajahnya untuk mencium bibir sensual milik wanitanya, ciuman lembut Rachel rasakan di bibirnya, lidah Sawn merasuk menuju sela-sela rongga mulut Rachel.

__ADS_1


Sawn membaringkan tubuh Rachel di tempat tidur perlahan, ia tak ingin memperlakukan istrinya dengan perlakuan yang tak nyaman. Sebisa mungkin melakukan malam pertama mereka dengan momen yang takkan terlupakan seumur hidup.


" Kamu sangat cantik sayang.."Terlihat hasrat yang menggelora pada wajah tampan suaminya, ya.. Sawn memang selalu terlihat tampan di setiap saat hampir tak ada cela pada dirinya.


Tidak dengan Rachel wajahnya kini memucat, degup jantunganya serasa terdengar di kamar itu.. Tidak terpikir bagaimana rasanya ketika suamimya berhasil menerobos masuk ke dalam intinya.. Ia meringis membayangkan semua itu.


" Tenang saja... Kamu tidak perlu khawatir aku akan sangat pelan melakukannya." Sawn seakan tahu apa yang sangat Rachel takutkan kala itu. Sawn mencium lembut kedua bagian dada sintal istrinya, tak ada penolakan yang terjadi hanya erangan kecil nan sexy. Kini tubuh keduanya menyatu tanpa sehelai apapun. Memulai ritual malam itu..


Rachel meringis, gigitan bahkan cengkaraman kuku di punggunggung Sawn begitu kuat dan jeritan mewarnai adegan mereka malam itu.. Tetes air mata di ujung pelupuk Rachel membasahi pipinya.. Terasa sangat sakit ketika Sawn berhasil merenggut kesucian istrinya.. Kesucian yang berhasil di dapatkan Sawn kini. Peluh mulai membasahi.. Ada noda bekas darah di seprai.. Sawn tersenyum puas, ia mengecup bibir istrinya mesra..


" Aku mencintaimu..." Lelaki itu menelungkupkan wajahnya di dada sang istri.

__ADS_1


__ADS_2