My Presdir I Love You

My Presdir I Love You
Menghasut


__ADS_3

Sawn baru kembali kekamarnya sekitar jam 5 pagi, kali ini perbuatannya membiarkan Rachel sendirian dikamar menjadi pembicaraan hangat dikeluarga Moon itu. Siapa lagi kalau bukan perbuatan Jenny untuk menyebarkan berita ke semua pelayan, ia menghasut bahkan membayar pelayan-pelayan itu agar mau bekerja sama dengannya. Hingga sampailah berita tidak mengenakan itu ke telinga Rachel sendiri.


" Panggilkan pelayan yang tadi berbicara didekatku!."


"Baik nona.." Tanpa menunggu lama lagi Red telah membawa pelayan baru itu kehadapan Rachel.


" Apa yang kamu bicarakan tadi itu benar?."


" Benar nona.. "


" Apa saja yang kamu tahu?."


Pelayan perempuan yang terlihat seusia dengannya terdiam sejenak.


" Saya hanya tahu sedikit, tapi maaf nona.. Saya tidak bermaksud membuat berita bohong."


" Katakan saja semuanya, aku ingin kamu bicara jujur!."


" Saya sudah beberapa kali melihat tuan Sawn keluar dari kamar nona Jenny tengah malam, bahkan tanpa menutupi tubuh bagian atasnya."


" Maksudmu tidak memakai baju?."


" Iya nona.. Maaf nona tolong jangan memberitahu hal ini pada tuan saya takut dipecat!."Pelayan itu memohon-mohon sambil berlutut dihadapan Rachel.


Rachel tidak bergeming, ada rasa tidak percaya dengan apa yang ia dengar barusan. Hatinya sungguh terluka, ia menolak kebenaran tentang Sawn.. Suaminya. Tapi ia juga tidak dapat memungkiri saat suaminya memang telah beberapa kali tidur dengan Sally dikamar Jenny. Siapa tahu memang yang dikatakan orang-orang dirumahnya itu benar.

__ADS_1


" Baiklah.. Kamu boleh pergi sekarang!."


" Terimakasih nona.. Saya mohon pamit kebelakang."


-----


Sawn menyuruh assisten Liu untuk mengutus seseorang membuntuti kemanapun Rachel pergi. Rasa tidak percaya mulai menggerogoti pikirannya, setelah apa yang Jenny bicarakan padanya otaknya mulai tercuci. Entah memang karena ketidakpercayaannya atau rasa takut kehilangannya.


" Sawn... Aku rasa Axcel tidak akan mengkhianatimu. Ia tidak mungkin berhubungan dengan Rachel."


" Kamu terus-terusan membelanya."


Assisten Liu sudah hampir kehilangan kata-katanya, harus dengan cara apa lagi meyakinkan Sawn tentang Axcel.


" Sawn.. Aku bukan membelanya, aku tahu karena kamu dan dia adalah sahabatku. "


" Lalu untuk apa Axcel kembali pulang kalau tidak menemui Rachel dan juga akhir-akhir ini Rachel sering pergi bersama Axcel tanpa memberitahuku."


" Aku pikir kau sudah salah paham Sawn.."


" Lalu apa bukti ini tidak cukup?.


Sawn melemparkan bukti foto-foto kebersamaan Rachel dengan Axcel ke atas meja.


" Apa lagi yang mau kamu bantah Liu?."

__ADS_1


Assisten Liu tertawa keras seakan menertawakan kebodohan Sawn.


" Ini hanya foto biasa bukan foto mesra atau sejenisnya. Disana Rachel hanya tertawa bersama Axcel dan kamu semarah ini."


Lagi-lagi Liu membela Axcel dihadapan Sawn.. Dan apa yang terjadi Liu disuruh untuk meninggalkannya sendiri diruangannya.


-----


Suasana makan malam dikediaman Sawn tidak seperti biasanya, sedikit lebih kaku. Sawn bahkan belum bertegur sapa sepulangnya dari kantor. Sawn hanya terlihat ramah dengan Sally yang duduk disampingnya.


Rachel telihat menahan mual, ia tidak tahan dengan aroma wewangian parfum yang dikenakan orang-orang dirumahnya, entah itu Jenny ataupun Sawn. Akhirnya Rachel sudah tidak kuasa lagi menahan rasa mualnya lebih lama, ia berlari ke toilet dan memuntahkan kembali makanan yang ia makan barusan. Wajahnya memerah..


Red membantu Rachel memijit tengkuknya dengan menambahkan minyak angin agar membuatnya lebih nyaman.


Sawn tidak beranjak sedikitpun dari tempat duduknya untuk melihat istrinya dibelakang. Ia hanya menoleh sekilas lalu melanjutkan makan malamnya kembali.


" Maaf.. Aku membuat makan malam kalian terganggu."


" Tidak apa-apa sayang, kenapa wajahmu pucat? Apa kamu tidak enak badan?."


"Oh.. Rachel apa jangan-jangan kamu hamil?." Bibi Marry menebak tidak lain hanya untuk membuat Rachel masuk kedalam jebakannya


Rachel membelalakan matanya, dari mana Bibi Marry bisa tahu bahwa ia sedang hamil. Begitupun Sawn, ia begitu terkejut begitu mendengar kata hamil yang diucapkan Bibi Marry.


-----

__ADS_1


Haii... Lovers minta dukungannya ya.. Berikan cinta kalian dengan memberikan komen, like dan votenya ya.. 💕💕💕


__ADS_2