My Presdir I Love You

My Presdir I Love You
Musuh Lama


__ADS_3

Tidak ada yang mencurigakan di area lokasi proyek, semuanya aman perizinan juga jelas dan tidak ada masalah.


" Tuan Sawn.. Maafkan kami meminta anda pagi-pagi sekali datang.." Komandan tim khusus sedang berada di belakang area lokasi bersama timnya dan juga membawa anjing pelacak.


"Katakan apa kalian menemukan sesuatu?."


" Iya tuan.. Tadinya kami tidak berniat pagi sekali kesini tapi karena ada kasus di dekat sini kami membawa anjing pelacak, tapi anjing ini berlari cukup jauh sampai ke tempat ini dan kami menemukan tanah bekas galian cukup rapi. Ketika di gali ada satu penemuan mayat lagi.." Jelasnya, membuat Sawn terperangah kaget.


" Siapa mayat itu?."


" Salah satu pekerja juga.."


Sawn segera menghubungi Liu untuk datangvke lokasi proyek serta menunda semua agenda hari ini.


" Kami sudah bertanya kepada dua diantara pekerja yang sudah datang. Katanya Ahyan korban pertama yang ditemukan dan mayat ini berteman cukup baik."

__ADS_1


" Ada yang tidak beres.. Aku rasa ini bukan kecelakaan biasa tapi sudah jelas pembunuhan.." Sawn sudah merasa banyak kejanggalan yang ia temui dari kemarin.


Assisten Liu datang membawa beberapa bukti lainnya bahwa memang benar ada campur tangan pihak lain yang menyebabkan kecelakaan proyek.


" Apa yang kamu bawa?."


" Sawn.. Seperti yang kita duga ada kaitannya dengan kompetitor kita... Dugaanmu tepat saat kamu menyuruhku memeriksa siapa saja kompetitor dalam proyek ini ada satu nama yang membuat kita tercengang.. Musuh lamamu kembali.."


" Musuh lama? Siapa?."


" Orang licik seperti dia tidak akan mundur.. Apa ada bukti lainnya?."


" Ada.. Keempat orang itu dua diantaranya adalah kaki tangan presdir G.."


" Apaa?!!." Sawn melemparkan cangkir teh yang dipegangnya sampai terpecah. Ia murka baru kali ini ada diantara orangnya berani menghianati kepercayaannya.

__ADS_1


" Serahkan pada tim khusus saja.. Kamu urus presdir G agar tidak punya koneksi lagi dengan kita!." Sawn beranjak dari tempat duduknya dan berdiri mengamati pembanguan dari balik jendela.


Proyek Grand Royal bukan proyek besar pertama baginya, ia sudah menangani ratusan bahkan ribuan proyek seperti itu mencakup di kawasan internasional. Sebagai seorang presdir, ia hanya duduk menopang kaki. Banyak kaki tangannya dengan mudah menyelesaikan semua pekerjaannya, tapi karena jiwanya berdedikasi tinggi pada pekerjaan Sawn ingin melakukan yang terbaik tidak masalah harus mengecek sendiri ke lokasi dan meninjau langsung, sehingga pangsa pasar selalu mempercayakan urusan properti pada perusahaan Moon.


" Aku tidak pernah mengganggu kehidupan siapapun kecuali orang-orang yang ingin mengusikku.. Tapi kenapa selalu saja ada orang ingin mengusik ketenangan hidupku.." Sawn menyesap cappuccino panas dari cangkir yang baru. Bukannya ia tidak sadar sebagai perusahaan besar yang sudah mendunia dan juga menjadi sorotan publik pasti banyak yang ingin bersaing dengannya, terkadang ketika semua cara sudah dilakukan hal terakhir adalah bersaing secara kotor.


" Resiko bagi kita Sawn... Aku sudah ikut denganmu cukup lama. Yah.. Memang baru kali ini sampai jatuh korban. Aku rasa sudah saatnya bagimu menunjukan taringmu yang sebenarnya.. Sebagai keturunan Suman Arthur.." Liu menatap lekat Sawn yang sedang duduk di hadapannya.


" Apa kamu ingin aku meneruskan usaha ayahku?." Wajahnya mulai memperlihatkan rasa ketidaksukaan ketika nama ayahnya disebut.


" Dengarkan aku.. Aku tidak menyuruhmu untuk meneruskan usaha tuan Suman. Tapi kamu harus tahu dan publik juga tahu dengan nama besar ayahmu terkadang masalah akan selesai."


Sawn mendengus kesal kenapa harus nama ayahnya lagi yang membayangi kehidupannya.


-----

__ADS_1


Haii... Berikan dukungan kalian ya.. Dengan menambahkan komen, like dan votenya.. Makasih


__ADS_2