
" Aku akan berangkat duluan.." Rachel beranjak berniat untuk pergi ke kantor terlebih dahulu.
Sawn dan Agnes hanya terdiam tidak sedikitpun menanggapi kepergian Rachel.
"Menahanku pun tidak.. Dasar laki-laki egois."
"Kenapa kamu membiarkannya berangkat sendiri?."
"Dia bukan anak kecil lagi.."
Sepanjang jalan Rachel tak henti-hentinya menggerutu, sampai-sampai sopir taxy meliriknya di kaca spion depan.
▪ Perusahaan Moon
Rachel segera mempersiapkan beberapa hal untuk rapat dewan direksi hari ini. Beberapa staff perempuan melihat Rachel bolak-balik dari ruangannya menuju ruang rapat. Dengan wajah masam tanpa senyum sedikitpun. Otomatis hal itu menjadi bahan pembicaraan untuk staff wanita bergosip.
Terlalu fokus dengan pekerjaannya tak sadar bahunya bersinggungan dengan bahu Sawn.. Sawn meliriknya tajam..
"Maaf...." Rachel tak sadar kalau orang itu adalah Sawn.
"Kamu kenapa?."
Rachel menatap Sawn seperti kebingungan dan berlalu begitu saja.
__ADS_1
"Ada apa dengannya? Wajahnya dari tadi terlihat masam.." Assisten Liu bertanya pada Sawn yang tengah sibuk dengan beberapa dokumennya.
" Hanya masalah biasa... Tidak perlu khawatir."
" Jangan buat masalah lagi. Bukankah kamu sudah berjanji ketika Rachel kecelakaan kemarin. "
Sawn mengingatnya.. Tapi apa yang dilakukannya hanya untuk membuatnya sedikit cemburu.
Rapat dewan direksi berlangsung selama satu jam lebih.. Setelah itu Rachel menyibukkan dirinya dengan membantu pekerjaan assisten Liu.
"Malam ini kamu akan pergi ke acara pesta dansa kan?."
"Pesta dansa?." Rachel mengernyitkan keningnya dengan pertanyaan assisten Liu.
"Sawn tidak memberitahumu?."
Ketika sore hari Rachel tiba-tiba mendapatkan pesan dari Presdir G.. Untuk mengajaknya ke acara pesta dansa yang diadakan oleh grup Jang.
"Nona Rachel, kalau tidak keberatan maukah pergi denganku ke pesta dansa nanti malam? Kebetulan sekali Tuan Sawn akan pergi dengan nona Agnes."
Rachel menjadikan ini sebagai ajang untuk membalaskan rasa kecewanya pada Sawn. Rachel merasa dirinya tidak pantas untuk pergi ke acara pesta dansa itu.
Sebelumnya Rachel memberitahukan rencananya pada Nyonya Park.
__ADS_1
"Bu.. Aku akan pergi ke pesta dansa dengan presdir G. Tolong ibu jangan beritahukan hal ini pada Sawn. Aku hanya ingin memberinya sedikit pelajaran."
" Ibu tidak keberatan Lakukanlah yang kamu mau.. Beri dia pelajaran yang sepantasnya. Anak itu terlalu egois."
"Baiklah bu.. Aku tutup teleponnya. "
-----------------------------------
Sebelum jam 7 malam Sawn dan Agnes sudah bersiap-siap untuk berangkat ke pesta dansa. Sawn ingin memperlihatkan bahwa bukan Rachel yang digandengnya untuk menghadiri pesta dansa itu. Walaupun Rachel menelan pil pahit, tapi sebentar lagi dia akan meminum penawarnya.. Dengan berangkat dengan presdir G.
Sawn dan presdir G memang punya ikatan kuat dalam hubungan kerjasama bisnis mereka. Tapi presdir G dikenal sebagai orang yang berambisius dengan kekuasaan, tidak mau dikalahkan dan terkalahkan.
Presdir G yang melihat ada celah antara Sawn dan Rachel memanfaatkan moment itu untuk masuk ke dalam hubungan mereka.
Pertemuan pertama Rachel dan Presdir G tentunya ketika Sawn melakukan pertemuan untuk bisnisnya, dan secara tidak sengaja pertemuan mereka sepulang Rachel dari salon kecantikan. Dengan iming-iming rekan bisnis Sawn, Rachel tak canggung untuk ikut makan malam bersama.
▪ Pesta Dansa Grup Jang
Dihadiri oleh para pemimpin perusahaan dan juga tamu-tamu penting lainnya. Banyak yang bertanya-tanya tentang kedatangan Sawn bersama Agnes, tak sedikit juga yang menyangsikan hubungan Sawn dan Rachel.
Para tamu sangat dikejutkan dengan kedatangan presdir G dan Rachel secara bersamaan. Tak terkecuali Sawn. Seperti kehilangan muka Sawn tak bisa menahan dirinya.
__ADS_1
*Bersambung*.....