
" Jangan bilang kamu akan menyudahi kerjasana dengan presdir G?."
"Kurang lebih begitu.."
"Sawn.. Kau sedang tidak becandak kan? Kerjasama dengan grup G itu kan kerjasama yang sangat besar.."
" Itu tak jadi masalah denganku.. Siapa suruh berani menggandeng tangan wanitaku.. Sudahlah aku mau berangkat. Agnes akan menemanimu.."
Sawn mengecup kening Rachel dan membelai lembut rambutnya..
" Aku tak menyangka akhirnya akan begini.."
"Kau tahu.. Semalam Sawn seperti apa? Binatang buas.. Menakutkan.. Haha.."Agnes menertawakan ekspresi Sawn semalam.
"Ya.. Aku jelas melihatnya..."
"Rachel.. Ada yang ingin aku tanyakan padamu.."
" Apa itu?."Rachel berbicara seraya memakan sarapannya.
"Apa kau pernah melakukan hubungan itu...?."
"Hubungan apa?."
"Hubungan suami istri.."Agnes merasa tak enak menanyakan hal yang sangat privasi.
"Aku dan Sawn?Haha.. tidak.. kami belum pernah melakukannya.."
"Hah.. Benarkah? Biasanya kakaku takkan pernah bisa melewatkan hal seperti itu dengan wanita yang dia kencani..."
Rachel melongo..
__ADS_1
" Benarkah dia seperti itu...?."
" Sudahlah itu hanya masalalu.. Asalkan ketika denganmu dia takkan pernah mengulanginya.."
"Bagaimana kalau hari ini kita bersenang-senang.. Belanja, Apa gitu menghabiskan waktu seharian.."Agnes menawari Rachel untuk pergi berjalan-jalan.
" Okee... Kita akan bersenang-senang sepuasnya.."
-----------------------------------
▪ Perusahaan G
"Tuan.. Tuan Sawn ingin menemui anda.." Seorang ajudan dari presdir G memberitahukan kedatangan Sawn di perusahaannya.
"Sawn.. Biarkan dia menemuiku.."
"Urusan kali ini pasti mengenai tunangannya.. Tak kusangka kau rela mendatangiku hanya untuk urusan perempuan.."
" Hallo tuan Sawn... Apa yang membawamu kemari.. Silahkan .."Presdir G mempersilahkan Sawn untuk duduk.
" Tuan G.. Maaf aku kemari tidak membuat janji terlebih dahulu.. Ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan padamu.."
" Oh tuan Sawn, anda jangan sungkan padaku.. Katakan saja...!!."
" Baiklah aku tidak akan terlalu banyak berbasa-basi, kedatanganku kemari ingin membatalkan kontrak kerjasama kita.. "Sawn menyodorkan beberapa dokumen penting perjanjian kerjasama.
Presdir G tertegun mendengar perkataan Sawn barusan..
" Apa aku tidak salah mendengar ucapanmu?."
" Tidak.. Aku tidak sedang becanda tuan G.."
__ADS_1
" Apa ini karena kejadian tadi malam?."
" Lebih tepatnya begitu.."
Dengan sikap yang tenang presdir G menyulut rokok dengan korek apinya.. Terlihat asap mengepul di ruangan itu..
" Aku tidak menyangka kalau kejadian semalam sampai mempengaruhi kerjasama kita.."
"Maaf tuan G.. Sepertinya saya kurang profesional, saya akan mengganti rugi berapapun yang anda minta.."
" Sawn.. Aku tidak butuh ganti rugimu dengan uang.. Bagaimana kalau kau ganti rugi dengan wanitamu.. "Presdir G sengaja memancing amarah Sawn..
" Maaf tuan G,aku tidak akan terpancing dengan tawaranmu.. Keputusanku tidak salah.. Aku tahu kau lelaki seperti apa.."
" Permisi.." Sambung Sawn seraya bangkit dari tempat duduknya dan berlalu meninggalkan presdir G..
"Kurang ajar... Berani sekali dia..." Presdir G menatap punggung Sawn yang berlalu dari hadapannya.
" Bagaimana?." Assisten Liu menunggu Sawn di mobil nya.
" Sudah selesai.. Aku rasa Rachel harus dikawal kemanapun dia pergi.."
"Aku rasa juga begitu.. Tapi bukankah Rachel selalu dikawal? Apa tuan G akan menyulitkanmu?."
" Iya... Tapi Rachel harus dikawal dengan bodyguard profesional. Pastinya.. Dia orang yang cukup licik. Dia sekarang musuhku."
" Baiklah.. Aku akan menyiapkan bodyguard yang sesuai dengan kriteriamu.. " Assisten Liu menginjak pedal gasnya pergi dari kawasan perusahaan G..
*Bersambung*.....
__ADS_1