My Presdir I Love You

My Presdir I Love You
Buah Cinta


__ADS_3

Haii Readers selamat membaca 😘😘😘


-----


" Red, hari ini aku akan pergi ke Rumah Sakit. Mual-mualku tambah parah, bahkan aku tidak bisa makan dengan baik."


" Saya akan mengantar nona, apa tuan Sawn tahu?."


" Jangan! Sawn jangan sampai tahu kalau kita akan pergi."


Tidak ingin terlalu lama menunda Rachel dan Red segera pergi ke Rumah sakit setelah membuat temu janji dengan Teddy.


Seperti rencana Jenny di awal, ia segera menjalankan setiap aksinya demi untuk membuat Sawn menjadi miliknya.


Langkah pertama Jenny mendatangi kantor Sawn dengan membawa serta Sally bersamanya.


" Jenn.. Ada apa?." Sawn merasa keheranan pertama kali Sally datang ke kantornya tidak seperti biasa.


" Sawn.. Aku bingung bagaimana caranya bilang sama kamu. Tapi aku tidak punya pilihan lain."Roma wajah licik yang dibuat-buat Jenny untuk menarik simpati Sawn padanya.


" Ada apa katakan saja!."


" Ada kerabatku yang meninggal, aku dan ibu berencana akan pergi kesana. Tapi aku tidak bisa membawa Sally, aku mau titipkan Sally padamu sebentar. Paling lambat aku pulang malam."


" Padaku? Bukankah dirumah ada Bibi An dan juga Rachel."Sejak kapan Sawn jadi tempat penitipan anak.


" Itu aku juga bingung, Sally tidak dekat dengan orang-orang dirumah dan Rachel maaf Sawn aku harus mengatakannya, Rachel jarang berada dirumah. Setiap hari dia selalu keluar rumah setelah kamu berangkat ke kantor. "


Sawn mengerutkan alisnya, ia sangsi sejak kapan istrinya keluar rumah tanpa memberitahukan padanya.


" Baiklah.. Tinggalkan saja Sally denganku disini. Pekerjaanku juga sedang tidak banyak."

__ADS_1


" Sawn... Makasih ya. Aku janji tidak akan pulang telat, aku akan segera berangkat karena ibu menungguku di bawah."


Sawn mengangguk, kemudian Jenny melirik pada Sally..


" Sally, kamu tinggal bersama paman Sawn dulu ya. Ibu akan pulang malam.. "


" Iya bu.. "


Sementara dilain tempat Rachel bersama Red menemui Teddy dan menceritakan keluhan yang terjadi pada tubuhnya.


" Rachel, ini dokter Fey. Dokter Fey adalah dokter spesialis obgyn pengganti dokter Hellen yang menanganimu dulu dan akan memeriksamu secara keseluruhan."


" Oh begitu ya.. Baiklah Tedd, makasih sudah membantuku."


" Tidak apa Rachel, nanti dokter Fey akan mengabariku tentang perkembanganmu."


" Silahkan bu Rachel.. Mari ikut saya untuk pemeriksaan."


" Bu Rachel setelah pemeriksaan dilihat dari USG nya, anda sedang mengandung sudah 2 minggu.. Selamat ya.." Senyum menyungging dari bibir dokter Fey.


Rachel tidak kalah senangnya, setelah menunggu 2 tahun untuk hamil akhirnya keinginannya telah terwujud.


" Dokter terimakasih.. Untuk kedepannya saya akan memeriksakan kandungan saya. Saya tidak ingin terjadi apa-apa dengan janin saya.


" Baiklah bu.. Saya meresepkan vitamin dan penguat untuk janin ibu. Nanti 2 minggu lagi ibu datang kesini ya buat cek up."


" Pasti dok..."


-----


" Nona.. Selamat akhirnya semua harapannya tercapai."

__ADS_1


" Terimakasih Red, aku tidak menyangka aku akhirnya bisa hamil. Tolong kamu rahasiakan dulu semua ini dari Sawn dan semua orang."


" Baik nona... Kita akan kemana sekarang. Pulang apa nona ada tujuan lain."


" Pulang saja.. Rasanya aku hanya ingin tidur seharian Red."


" Ini buah cintaku dengan Sawn, walaupun aku sangat ingin memberitahumu tapi aku memilih untuk menahannya dulu."


Sesuai perintah Red memutar setirnya kembali menuju kediaman Sawn.


Sore berganti malam, Sawn belum juga menampakan dirinya. Begitu juga Jenny dan Bibi Marry. Sudah beberapa kali Rachel mencoba menghubungi suaminya tapi tidak ada jawaban. Pikirnya mungkin Sawn sedang sibuk dengan kliennya.


Kekhawatirannya sirna setelah terdengar suara mobil suaminya terdengar dihalaman. Benar saja Sawn pulang tapi menuntun Sally bersamanya.


" Sally denganmu? Kemana ibunya?."


" Jenny dan bibi Marry pergi ada kerabatnya yang meninggal, tadi dia menitipkannya padaku. " Sawn berlalu begitu saja dari hadapan Rachel, tidak seperti biasa yang ia lalukan. Biasanya Sawn pulang dengan wajah penuh kehangatan. Kali ini berbeda.


" Kamu ingin makan biar aku siapkan sekarang?."


Langkah Sawn terhenti..


" Tidak aku sudah makan diluar dengan Sally, aku akan menidurkan Sally dulu, dia sudah sangat mengantuk."


" Ada apa dengannya? Tanpa menoleh sedikitpun padaku. Bahkan kenapa Sally dititipkan pada Sawn."


Sudah jam 9 tapi Sawn belum juga kembali ke kamarnya. Ia masih sibuk mengurusi Sally, padahal sudah dari tadi Jenny kembali kenapa Sawn belum juga pergi dari kamarnya.


-----


Terimakasih Ganks.. Yang sudah setia membaca. Maaf baru up lagi, lagi sibuk lebaran nih.. Jadi gak sempet sibuk banget lagian imajinasinya belum keluar hehe..

__ADS_1


__ADS_2