
" Sawn, sepertinya ada fansmu yang mengikuti kita sekarang." Ujar assiaten Liu terkekeh melihat ke arah belakang melalui kaca spion mobil selepas pulang dari perusahaan G. Sawn melirik sedikit dan ikut tersenyum melihat ada sebuah mobil hitam mengintainya dari belakang, beberapa musuhnya mungkin sedang memgintainya saat ini.
" Aku rasa presdir G tidak terlalu peka dengan apa yang kukatakan tadi padanya. Aku serahkan mereka padamu Liu." Assisten Liu mengangguk tanda setuju untuk mengenyahkan intaian mobil asing di belakangnya.
Assisten Liu menjalankan mobilnya dengan kecepatan melampaui batas untuk menghindari kejaran mobil di belakangnya saat ini. Jalan yang mereka lewati saat ini adalah jalan tol, sengaja assisten Liu membelokannya ke arah jalan tol, selain menghindari padatnya kendaraan yang berlalu lalang apabila melewati jalan biasa sedangkan di jalan tol mobil bisa dipacukan sekencang mungkin tanpa hambatan.
" Pelankan Liu, kau akan mengundang polisi mengikuti kita juga." Sawn mengamati pergerakan mobil di belakangnya.
" Aku sengaja ingin mengundang polisi juga agar ikut berpesta dengan kita." Ujar Liu santai.
" Yah aku mengerti.. " Sawn tahu apa yang dimaksud assisten Liu. Dengan menggunakan batas kecepatan maksimum melebihi 100 km/jam akan mendeteksi speed gun tol berbunyi sehingga dapat memgukur berapa kecepatan mobil yang dikemudikannya. Sehingga akan membuat polisi mengejar mereka. Hal itu dapat menyelamatkan mereka dari kejaran mobil pengintai di belakang.
" Aku akui Liu, tapi apa kau takut pada mereka?." Sawn kembali terkekeh, karena baginya tidak masalah juga kalaupun harus menghadapi musuh mereka saat ini.
__ADS_1
" Sudahlah Sawn, jangan terlalu sombong. Kita tidak persiapan apapun saat ini. Tidak ada senjata, mobilpun hanya memakain mobil biasa. Ini akan merepotkan kita, karena satu jam lagi kau harus menerima jamuan pimpinan Group Wu nanti."
" Baiklah... Aku akui kewaspadaanmu Liu."
Benar saja dugaan mereka saat ini, mobil polisi mulai mengikuti dan memberi peringatan agar mobil yang dikendarai Liu dengan plat nomor xxxxxx segera menepi. Dengan senang hati Liu menuruti perintah polisi lalu lintas yang berjaga saat ini.
Polisi itu mengamati sejenak identitas pengendara atas nama Sawn Arthur, mengingat nama Sawn Arthur sebagai nama besar terkenal di negaranya membuat siapa saja yang mengenalnya membungkuk hormat.
" Maaf tuan Sawn, saya harus tetap menjalankan kewajiban saya, saya harus tetap menilang mobil tuan."
Polisi itu tersenyum tenang, awalnya raut wajahnya sedikit tegang ada rasa bimbang menyelimutinya saat ini. Sawn bukanlah sosok arogan yang bisa seenaknya menggunakan kekuasaannya untuk membeli hukum.
Mobil hitam yang mengintai mereka di belakang kini sudah tidak terlihat lagi, rencana Liu saat ini berhasil tanpa harus berlari-lari dari kejaran musuh selesai sudah.
__ADS_1
-----
" Apa keuntungan kita menerima jamuan dari Group Wu?." Sawn tidak menahu tentang perusahaan Group Wu yang akan menjadi partnernya saat ini.. Group Wu hanyalah perusahaan kecil yang sebentar lagi akan bangkrut dan membutuhkan dana besar agar bisa beroperasi seperti sedia kala.
" Perusahaan Kita bisa menerima persenan yang besar setiap bulannya Sawn dan apabila mereka tidak bisa mengembalikan pinjaman setelah waktu yang telah disepakati makan perusahaan milik Group Wu akan jatuh padamu." Jelas Assiten Liu membuat Sawn menaikan alisnya, ia tertarik dengan penjelasan Liu barusan.
" Tapi bukankah itu hanya perusahaan kecil?."
" Memang tapi dari sejarahnya, setiap tahun labanya sangat tinggi. Entah kenapa tahun ini merugi banyak."
Sawn menyunggingkan senyumnya, berharap apa yang dikatakan Liu bisa mengepakan sayapnya lebih tinggi lagi.
-----
__ADS_1
Haii.. Jangan lupa menambahkan komen, like dan votenya ya.. Makasih 😘