
Justin langsung melepas selang infus dengan cepat dan menggendong tubuh Jess menuju ruang detoksifikasi rumah sakit itu. Ia berteriak memanggil beberapa perawat untuk membantunya.
" Apa yang kalian tunggu??!Cepat panggilkan dokter Lisa, Dokter penyakit dalam, Dan Dokter senior dari departemen kardiologi!" teriak Justin yang terlihat sangat panik.
Tubuh Jess sangat dingin, detak jantungnya melemah, dan kadar oksigen dalam darahnya pun sangat rendah. Ini terjadi tiba- tiba. Karena sebelumnya tak ada tanda tanda keracunan obat ditubuh Jesslyn.
Tak berapa lama para dokter terbaik dibrumah sakit itupun berdatangan. Micahel yang mendengar Jess tak sadarkan diri juga segera datang ke ruang itu
"Apa yang telah terjadi Justin?"tanya Michael terlihat sangat khawatir.
"Jess sepertinya keracunan obat, yah..Nanti aku ceritakan biarkan aku menanganinya dulu." kata justin pada ayahnya.
" Baiklah Nak ayah percaya kamu bisa."
Justin pun langsung melepas jas putihnya lalu mengganti baju formalnya dengan baju jaga, agar lebih nyaman saat menangani Jess.
Justin melihat Jess dalam keadaan tak sadarkan diri. Tubuhnya sangat pucat dan terasa dingin. Tangan halus Jess terus bergetar. Justin yang melihatnya merasa sangat sakit. Dengan air mata yang terus mengalir Justin memberikan pertolongan pada Jess.
"Sadarlah Jess...buka matamu..Biarkan aku menjagamu Jess...Bukalah matamu...." kata Justin setengah berteriak.
"Dokter Justin...kendalikan dirimu.."kata salah satu doktet yang ikut menangani Jess.
" Apa yang kalian lakukan cepat pompa jantungnya!! detak jantung nya melemah!!Teriak Justin frustasi, karena fungsi organ vital Jess yang terus menurun.
"Dokter..keluarlah...biar kami yang menangani pasien.." kata dokter lisa.
"Kau menyuruhku keluar??kalian pikir kalian siapa?! Ha?kalau kalian tidak bisa menangani Gadisku, biar aku saja yang menanganinya sendiri !kalian keluarlah!!!" teriak Justin semakin frustasi.
Michael yang mendengar teriakan Justin, tidak tahan lagi,segera menghampiri puteranya, dan kemudian menampar pipi Justin.Justin pun langsung terdiam tak percaya.
__ADS_1
"Kamu bisa membunuh Puteriku dengan teriakanmu itu Justin! Biarkan para dokter itu memberi pertolongan pada Jess. Mereka tak akan bisa bertugas kalau Kau menghalanginya.Keluar!" Kata Michael yang tak kalah ketus. Justin pun hanya diam terpaku, tak pernah ayahnya semarah ini padanya.
"Apa yang kamu lakukan. Keluar kataku!!" teriak Michael lagi pada Justin. Justin pun berjalan keluar dengan lunglai.
"Dan kalian, cepatlah kerjakan tugas kalian! Tak usah pedulikan putraku!" kata Michael pada para dokter dan perawat yang bertugas.
Para dokter itu pun langsung bekerja menangani Jess yang sedang sekarat. Tak lama kemudian, terdengar suara Jess terbatuk keras dan kemudian keluarlah darah kental kehitaman yang keluar dari mulutnya. Mereka pun merasa lega , karena nyawa Jess bisa terselamatkan.
Mereka langsung memindahkan Jess keruang ICU karena Jess belum keluar dari masa kritisnya.
Dokter Hendra,selaku dokter senior di bidang penyakit dalam,segera menghampiri Michael yang menunggu diluar bersama Justin
"Bagaimana keadaan Jesslyn dokter Hendra?" tanya Michael khwatir.
"Maaf Dokter Ketua, Nona Jesslyn keracunan zat Arsenik yang terdapat di cairan infusnya. Sepertinya ada yang sengaja menyuntikkan racun itu ke dalam cairan infus yang terakhir digunakan oleh Nona Jesslyn karena efek zat arsenik yang dilarutkan pada cairan infus lebih cepat menyebar ke seluruh tubuh." kata dokter Hendra.
"Kami akan memindahkan Nona Jesslyn ke ruang ICU karena saat ini kondisinya masih sangat kritis, memang racunnya sudah bisa keluar,tapi efek dari racun itu sudah merusak sekitar 10 persen syaraf vitalnya.kita hanya memiliki harapan sekitar 25 persen Nona Jesslyn untuk membuka matanya. Tapi apapun bisa terjadi.Kami akan terus berusaha, agar nona Jesslyn membuka matanya lagi.
Justin langsung terduduk lemas mendengar hal yang disampaikan dokter hendra.
"Sabarlah nak..kita akan terus berusaha..Tuhan pasti bisa menyembuhkan Jesslyn." kata Michael menenangkan puteranya.
"Ayah aku akan mencari tahu siapa yang berani bermain main dengan nyawa Gadisku." Kata Justin dengan mata memerah.
" Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan Nak..tapi juga berhati hatilah." kata Michael.
"Iya Ayah..."kata Justin.
Justin segera menuju keruangannya. ia menyurih revan untuk segera ke ruangannya.
__ADS_1
"Revan..ada yang ingin melenyapkan Gadisku. Tolong selidiki perawat perawat yang bertugas di VVIP room tempat Jess dirawat. Besok pagi harus sudah ada petunjuk"!kata Justin dengan tatapan mata tajamnya.
"Baik tuan.. akan segera saya laksanakan." Jawab Revan sambil menundukan badannya.
"kau boleh keluar". kata Justin.
"Terimakasih Tuan..".Revan pun keluar dati ruangan iti dan menutup pintu kembali.
"Aaaarrrrtgggghhhh......"teriak Justin frustas sambil mengacak rambutnya. Ia terlihat sangat kacau hari ini. Baru saja melihat gadisnya tersenyum manis hari ini. Tapi kejadian yang tak terduga malah terjadi dan merampas senyum gadis itu lagi.
"Tuhan kenapa kau renggut kebahagiaannya...aku baru saja mendengarnya memanggilku kakak...Tuhan..tolong jangan biarkan dia pergi..Jangan pisahkan kami lagi.."kata Justin terisak sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada.
Justin memutuskan untuk membersihkan badannya sebelum menemui Jess yanng sedang tak sadarkan diri.
...-----------...
Racun arsenik adalah racun berbentuk senyawa logam yang tidak berwarna dan tidak berasa tapi sangat berbahaya jika sampai masuk ke dalam tubuh manusia. Racun ini jika masuk kedalam tubuh, akan menyebabkan, kegagalan organ vital(jantung, paru- paru, ginjal), kerusakan organ pencernaan, kelumpuhan syaraf bahkan menyebabkan kematian dengan cepat.
itu saja yang bisa saya jelaskan tentang racun arsenik. kalau ingin lebih lengkap agi silahkan cari di google ya..tapi
maaf kemarin author hanya bisa meng up 1 bab saja, karena keribetan mengurus para tuyul author yang sedang aktif aktifnya. Dan waktu malam hari, mata ini seperti diberi perekat.
sekali lagi mohon maaf ya gengs..kalo yang udah jadi emak emak 2 buntut pasti ngerti deh ya...🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤭🤭🤭🥰🥰
terimakasih untuk semua dukungan yang kalian berikan. mulai dari loke, comment, vote nya...
salam author
**AlCha**
__ADS_1