My Surgeon My Hubby

My Surgeon My Hubby
permintaan michael


__ADS_3

Pagi itu, seperti biasa Jess, Justin dan Michael sarapan bersama. Michael memang selalu membiasakan anaknya untuk menyempatkan sarapan bersama sejak Justin masih kecil. Karena menurut Michael sarapan bersama keluarga bisa menjadi Mood Boster sebelum melakukan kegiatan diluar.


"Pagi ayah..."kata Justin yang sudah turun terlebih dulu.


"Pagi Son...mana Jess?", tanya Michael.


"Dia belum keluar kamar...mungkin masih bersiap siap.." jawab Justin.


"Kita tunggu Jess dulu, ada hal yang ingin ayah sampaikan ke kalian..."kata Michael.


Beberapa saat kemudian Jess pun turun dengan sangat hati hati. Ia berpegangan pada railing tangga. Karena mulai saat ini ia akan berusaha berjalan tanpa alat bantu apapun.


"Selamat pagi Ayah..." kata Jess.


"Selamat pagi my Princess...."kata Michael dengan senyum merekahny.


"Jess! kamu kenapa tidak pakai krukmu.akan sangat berbahaya kalau kamu turun tangga seperti itu!" Kata Justin sambil setengah berlari mendekati Jess, Ia terlihat sangat khawatir. Kemudian Justin segera memapah Jess menuju meja makan.


"Maaf..aku hanya ingin berlatih, agar otot ototku lebih kuat." kata Jess menunduk.


"Lain kali jangan seperti itu..syaraf kakimu belum sepenuhnya pulih benar, aku memang ingin kamu segera sembuh, tapi kamu jangan ceroboh, belajarlah perlahan!" omel Justin.


"Kenapa kamu ngomel terus sih kak...?aku tidak apa apa...iya kan Yah.." kata Jess.


Michael yang mendengar perdebatan mereka hanya tersenyum, melihat kedekatan Jess dan Justin membuat kegalauannya sedikit terobati.


Merekapun segera menghabiskan sarapan tanpa bicara.


"Son...Princess...ada yang ingi ayah bicarakan dengan kalian." kata Justin dengan raut muka serius.


"Apa itu ayah..?", tanya Justin.


"Iya..Ayah..kenapa ini kelihatan serius sekali?". Jess menimpalinya.


"Jika ayah meminta kalian untuk segera menikah, apa kalian akan keberatan?" perkataan Michael membuat Jess dan Justin tercengang.


"Ayah semalam berfikir, Ayah akan tenang jika Justin bisa sepenuhnya melindungi Jess. Karena walaupun kalian saat ini dekat tapi ayah masih sangat khawatir kalau kalian belum memiliki ikatan."

__ADS_1


"Yang ayah khawatirkan pihak musuh akan mencari citra jelek kalian berdua. Jika nama kalian buruk akan sangat mudah jika pihak musuh menjatuhkan kalian. Dan dengan kejelekan kalian terutama kau Justin, mereka dengan mudah bisa melenyapkan Jess."


Mereka berduaa terutama Justin, masih tercengang.


"Bagaimana menurut kalian?apa kaloan bersedia?" tanya Michael.


"Kalau aku bersedia ayah..karena aku sejak dulu memang sudah mencintai gadis ku. Tapi aku tak tau dengan Jess. "


"Jesslyn...apakah kamu mau menikah denganku?" Tanya Justin sambil menggenggam tangan Jess.


"Aa..aaku bersedia..aku tak tahu perasaan apa yang kurasa saat ini, tapi aku selalu nyaman jika berada di dekat kak Justin..Aku mau menikah denganmu kak.."Kata Jess mantap.


Justin pun tersenyum bahagia, Ia merasa beban berat di hatinya terangkat, karena selama ini Justin menang ingin segera menikahi Jess, tapi tak tahu cara memulainya.


"Syukurlah kalian bersedia menikah...Son..segera siapkan acara lamaran dan pertunangan kalian dengan suasana yang romantis." kata Michael dengab senyum yang terus tersungging.


"Harus ya Yah..? apa tidak berlebihan?" tanya Jess.


"Tentu tidak Princess..masa melamar pacar di meja makan kan nggak lucu.."


"Ayah hanya ingin membuat bahagia papa dan mamamu di surga sana Nak... mereka pasti akan sangat senang."kata Michael dengan mata berkaca kaca.


Justin yang masih bisa menguasai keadaan hatinya langsung mengajak untuk segera berangkat. Dan berpamitan dengan sang ayah.


"Ayah..kami berangkat dulu..." kata Justin sambil mencium tangan ayahnya, Jesspun melakukan hal serupa.


"Jess...ayo kita berangkat..sudah hampir terlambat. Pagi ini kelasku kan? kalau kamu terlambay, aku dengan senang hati akan menghukummu.."kata Justin dengan seringai jahil.


"Coba saja kalau kakak berani..aku akan mengadukan ke Ayah, biar ayah yang ganti menghukum kakak....wlleee...!" kata Jess menjulurkan lidah.


"Dasar tikus tukang ngadu!" umpat Justin


"Dasar kucing galak..!" Kata jess sambil mencubit pinggang Justin.


"Aaauuugghhh..awas kamu ya...!" teriak Justin, sambil mengangkat tubuh Jess ala Bridal style dan memasukkannya ke mobil. Mereka pun melajukan mobil dengan kecepatan sedang diikuti beberapa bodyguard di belakang.


"Jess..setelah jam ku selesai kita langsung lapor pernikahan ke pastoran(kantor pastor di gereja) ya, ..agar prosesnya tidak memakan banyak waktu." kata Justin sambil mengelus rambut Jess yang tergerai.

__ADS_1


"Apa kakak tidak ke rumah sakit?"tanya Jess.


"Nanti setelah makan siang aku kesana, apa kamu mau ikut?" tawar Justin.


"Boleh kak...akubjuga sudah kangen dengan teman teman disana." kata Jess.


Setelah 30 menit perjalanan, sampailah mereka di kampus, Dengan sigap, para bodyguard menyiapkan kursi roda untuk Jess.


"Aku ingin berjalan saja."kata Jess.


"Tidak..kamu belum boleh berjalan terlalu jauh, itu sangat berbahaya, lagipula akan sangat lama kalau kamu berjalan seperti itu.."kata Justin.


"hmm..aku jadi merasa seperti bayi 1 tahun lagi.."kata Jess.


Justin pun mendorong kursi roda Jess untuk mengantarnya hingga ke kelas.


"Jesslyn..kamu ingat, dulu waktu kamu masih belajar berjalan..akulah yang melihat kamu pertama kali melangkah.."Kata Justin sambil mengenang masa kecil Jesslyn.


"Ah..masa sih kak? Aku tidak ingat.."kata Jess.


"Jelas kamu tidak ingat,otak manusia mulai bisa mengingat kenangan kabur, saat mereka berusia 2,5-3 tahun. Saat itu kamu msih berusia kira kira 10 bulan, jadi kamu tak mungkin ingat...apalagi kamu kan tikus..hehehe..." kata Justin sambil terkekeh.


"kakak meledekku?dasar kucing garong..." kata Jess sebal.


Jess pun sampai dikelasnya. Justin yang saat itu ada jam dikelas Jess langsung menuju di tempat duduknya untuk menyiapkan materi kuliah.


Kuliah pun berjalan lancar, setelah jam selesai, Justin langsung mendorong Jess keluar dari kelas, karena hari ini mereka akan lapor nikah di gereja.


...----------------...


Ini Author anggapnya si Jesslyn dan Justin nikahnya di gereja aja ya yang author paham...πŸ™πŸ™kalau yang non christiant maaf banget ya...author hanya menuliskan yang author paham saja, tidak bermaksud menyinggung yang lain..sekali lagi mohon maaf jika ada tulisan author yang kurang berkenan..πŸ™


dukungan kalian terhadap karya ini masih sangat author tunggu.


terimakasih


salam author

__ADS_1


**Al Cha**


__ADS_2