
Dua hari kemudian, tibalah hari dimana Justin dan Jess melaksanakan pertunangan mereka. Sejak kemarin Michael, Justin dan Jess sudah berada di hotel milik Revan, Revan bersama sang Ayah juga terlihat ikut memantau pekerjaan EO yang mempersiapkan acara pertunangan sahabatnya itu. Ia ingin memberikan hadiah pertunangan terbaik untuk Justin.
Sore hari menjelang pesta pertunangan, MUA terbaik di negara itu datang, ia adalah pria gemulai bernama Bobby Ravian yang merupakan sahabat Jesslyn saat masih SMP datang dengan 2 orang asistennya. Kehebohan terjadi saat mereka datang. Karena Jess tak mengetahui kalau Bobby yang akan meriasnya.
Tok..tok..tok...Pintu kamar hotel diketuk.
Justin sedang menenangkan Jess yang dari tadi terus menangis karena teringat kedua orang tua nya yang sudah meninggal. Ia langsung membukakan pintu.
"Hai...apa ini benar kamarnya yang mau tunangan."Kata Bobby dengan gayanya yang gemulai nan centil saat melihat pria tampan didepannya.
Justin yang merasa geli dengan tingkah pria setengah wanita itu hanya mengangguk dan tersenyum kaku.
"silakan masuk calon istri saya sudah menunggu."jawab Justin dingin.
Bobby pun masuk ke ruangan itu diikuti du asistennya yang merupakan wanita tulen.
"Haaaiii....saya Baby...MUA tercantik..dan terimut se negara ini...ini yang mau saya dandanin yang mana ya..?"kata Bobby memperkenalkan diri dengan nama Baby.
Jess pun segera menghapus air matanya dan menoleh, ia kaget sekaligus senang ketika melihat sahabat lamanya berada di depannya. Ia pun berteriak histeris.
"Bbbbooooobbbbbyyyyyy........"Teriak Jesslyn.
"Oo..emmmm..jjii.....Hellooooo..... Jesslyn....I miss you baby.... lama bingit I nggak ketemu yu...yu kemane aje sis..." teriak Boby heboh.
"hehehe....Kamu tuh yang ngilang habis lulus SMP..kamu tambah cantik aja sekarang..?." kata Jess.
Merekapun berpelukan erat. Justin yang melihatnya, menatap mereka tajam. Ia merasa sangat marah, Jess berpelukan dengan pria lain.
Asisten Bobby bernama Ika yang melihatnya langsung berdehem.
"Eehhmm..." Ika berdehem memberi isyarat.
"Eh cin perasaan ruangan kamu kok jadi kaya di kutub sih...emang ini AC nya kegedean ya..."Kata Bobby yang masih belum sadar dengan kemarahan Justin.
"Jelas aja jadi dingin..tuh lihat.." kata Ika sambil melirik Justin menatap Jess dan Bobby dengan tatapan membunuh.
"Aduuhhh...ini Lekes...kenapa memandang eike begindang...tenang aje ye ciiinn...eike nggak doyan ama ini pere...eike udah punya sumekong.." Kata Boby sambil mendekati justin.Justin yang merasa geli pun bergidik sambil mengisyaratkan Boby untuk berhenti mendekatinya. Jess yang melihat pun hanya terkikik.
"Sudah..sudah..silakan dilanjutkan. tapi ingat, saya tidak ingin anda macam macam dengan calon istri saya."kata Justin ketus.
__ADS_1
"lekong yang begindang nih yang bikin Baby jadi gemoy...eh Cin..lu nemu dimana sih lekong lu..jadi pengen cumi cumi lekong lu deh cin..." Kata Boby genit.
"Astaga..tobat oe..." seru Jess. Boby pun terkekeh genit.
"Udah cepetan dandanin gue yang cantik. Biar tu laki gue nggak kepincut ma elu." kata Jess sambil menatap Justin yang sedang kesal. Justin memilih bermain game online sambil menunggui Jess yang sedang di make up.
Boby tidak merias Jess secara berlebihan,karena memang wajah Jes yang sudah cantik natural tidak perlu memakai bedak tebal. Tidak butuh waktu lama Jess sudah tampak cantik dengan balutan gaun panjang hitam lengan panjang dan rambut tergerai yang sedikit dicurly.Membuat penampilan Jess tanpak elegan tapi tak berlebihan.
Justin yang baru selesai bersiap juga nampak tampan dengan setelan jas hitam dengan kemeja hijau muda. Mereka yang saling memandang tampak terpukau satu dengan yang lain.
"Jesslyn..kamu cantik sekali honey...." kata Justin pandangannya tak lepas dari Jess.
"Kakak juga sangat tampan.." kata Jess memuji penampilan Justin yang memang berbeda dari biasanya.
"Hm...aku memang sudah tampan sejak lahir..kalau kamu kan beda hari ini?" kata Justin percaya diri.
" Apa?! maksud kakak aku biasanya jelek.?" tanya Jess kesal.
" Ya...bisa dibilang begitu.."kata Justin.
"Kalau aku jelek kenapa kakak mau bertunangan denganku.." Tanya Jess.
"Siapa bilang yang mau dengan kakak?" kata Jess ketus.
"Buktinya kamu nurut aja aku cium cium...berarti kan mau.."kata Justin..
"Kan kakak yang maksa.." Jawab Jess.
"Siapa yang maksa..Kamu sendiri yang mau kucium..."
MUA "setengah matang" yang mendengar cekcok mereka hanya geleng kepala dan segera melerai sejoli itu.
"hheellloooww....yei...and...yei...jadi tunangan nggak sih?eike ffussyyiing dengar kalian bertengkar dari tadi ye..."kata Boby sambil memegang kepalanya frustasi.
"Jadi lah..!!"kata Jess dan Justin bersamaan.
"Eh..jawabnya kompak banget ya...by the way anyway busway..kalo mo gelut sana ke GBK sekalian live Biar dilatin orang se Indonesia. Eike udah cepong cepong dandanin si Princess eh mlah berantem..dah sono keluar udah hampir mulai tu acara!"kata Boby dengan hebohnya.
Mereka pun terdiam, justin mengulurkan lengannya agar Jess menggandengnya. Jess yang masih kesal melingkarkan tanganya dengan muka cemberut.
__ADS_1
"Maaf aku tadi kesal melihatmu berpelukan dengan Bobby,..bagaimana pun dia adalah laki laki dewasa." kata Justin.
"Bobby itu sahabatku Kak..dia tak mungkin tertarik denganku karena orientasi **** nya yang berbeda.."kata Jess meyakinkan Justin.
"Tapi tetap saja aku tak terima kamu dipeluk laki laki lain.."kata Justin.
"Iya aku minta maaf...lain kali aku akan jaga jarak dengannya.."Kata Jess sambil mengecup lembut bibir Justin.Justin hanya tersenyum, karena sekarang Jess jadi lebih berani.
"Calon istriku ternyata agresif juga ya.." kata Justin menggoda.
"biarin...diluar sana banyak pelakor yang siap memakan kakak..jadi aku harus antisipasi. punya calon suami seorang dokter sekaligus dosen yang terlalu tampan itu sangat beresiko kak..!" kata Jess.
Justin yang mendengar ocehan Jess langsung menyambar bibir Jess dan **********. Merekapun saling membalas ciuman. hingga tak sadar seseorang datang.
"Ehmmm.....dicari kemanapun nggak ada, ternyata kalian sedang berbuat mesum disini. Gara- gara kalian mata suciku telah ternoda" kata Revan.
Flashback on
Revan disuruh oleh Michael memanggil Jess dan Justin di kamar. Karena acara hampir dimulai dan para tamu sudah hadir. Revanpin segera mencari mereka, tapi tak menemukan dua sejoli di kamar. Ia malah bertemu Boby.
"Maaf..mas atau mbak atau tante..maaf saya tak tahu manggilnya..."
"Panggil eike Madamme Baby."kata Bobby memotong Revan yang sedang berbicara.
"Maaf Madamme saya ingin memanggil Jess dan Justin karena acara sudah dimulai."Kata Revan grogi karena berhadapan dengan makhluk setengah wanita dan setengah pria itu.
"Uhh....kok seharian ini eike dikeliling lekes lekes ganteng ye...tapi maaf ya tampan..Dua sejoli tadi udah keluar dari tadi..mending yei..disindang aja..temenin akika.."Kata boby yang kecentilan.
"Eh..beib..lu udah punya niko masih godain cowok lagi..kualat lu beib.."kata Nisa, asisten Boby yang lain.
"Eh..eike tuh setia yei ma lekong gue, cuma lekes satu ini benar benar bikin eike kejang..tau.." kata Boby semakin genit.
Revan yang mulai takut segera kabur dari ruangan kamar Jess. Dan mencari dua sejoli yang akan bertunangan itu.
Flashback off
JUSTIN DAM JESSLYN.
__ADS_1