
Vino mengantarkan Alexa kembali bekerja di rumah sakit, Sepanjang jalan mereka hanya terdiam. Bingung harus memulai pembicaraan darimana.
"Xa.."
"Vin"
mereka memanggil bersamaan.
"Kamu duluan Vin.."ucap Alexa.
"Ladies first.."kata Vino.
"hmmmm...maaf ya aku merepotkan kamu...aku sebenarnya bisa kok ke rumah sakit sendiri.."kata Alexa.
"Nggak apa apa kok..emang aku yang pengen buat nganter kamu, sekalian jalan jalan...mumpung kerja cuma setengah hari...kan jarang jarang.."kata Vino.
" Bisa aja kamu Vin...." kata Alexa sambil tersenyum.
"Xa..aku boleh tanya nggak?" tanya Vino.
"Boleh.....memang mau tanya apa?"kata Alexa.
"Kamu udah punya pacar belum?"tanya Vino.
"Belum dan gak punya niat kesitu..."jawab Alexa.
"Kenapa?"
"Percuma pacaran lama lama kalau ujung ujungnya sakit hati...jadi aku nggak pengen pacaran, kalau emang udah waktunya ketemu jodoh ya nikah aja...mungkin emang belum ketemu jodohnya kali.."jawab Alexa.
"Kalau calon suami...udah punya belum..?"tanay Vino.
"Belum..."jawab Alexa singkat.
"Masa sih perempuan secantik kamu belum punya calon suami.." jawab Vino.
"Mungkin masih OTW kali calon suamiku.." jawab Alexa sambil terkekeh.
"Hehehe..kamu bisa aja sih Xa..."kata Vino terkekeh.
"Xa..besok kamu fitting gaun bridemaids juga kan?" tanya Vino.
"Iya..memang ada apa Vin..?"tanya Alexa penasaran.
"Besok berangkat sama aku ya...Bunda biar sama Vano aja,kita berangkat berdua, sekalian aku pengen makan siang bareng kamu, kamu mau kan?" tanya Vino.
"Ok..bisa kok..tapi aku pagi harus kerumah sakit dulu, baru setelah itu kita bisa berangkat,.."kata Alexa.
"Ok nggak papa..aku bisa nunggu kamu di tempat Justin kok, kamu nggak usah bawa mobil, biar aku jemput saja" kata Vino.
Alexa mengernyitkan dahi, karena Vino tmyang ia kenal dulu lebih pendiam, sedangkan sekarang ia sedikit cerewet. Tak terasa mereka sudah sampai di pelataran rumah sakit.
"Vin..udah sampai..aku turun dulu ya...makasih banyak.." kata Alexa sambil tersenyum.
"Iya..hati hati ya...nanti pulang aku jemput, mobilmu biar diantar pegawai rumah ke apartemen kamu, nanti kirimkan saja alamatnya." kata Vino.
__ADS_1
"Tapi..."
"Xa...aku nggak suka dibantah..." kata Vino.
Alexa pun hanya terdiam,melihat Vino yang keluar dari pelataran rumah sakit.
"Ya..Tuhan.ada apa dengan jantungku...lama lama bisa lepas kalau dihadapan Vino terus...."batin Alexa sambil memegangi dadanya.
"Dokter Alexa... Anda tidak apa apa?" tanya rekan Alexa bernama Firly.
"Ah..dokter Firly,,saya tidak apa apa...hanya sedikit berdebar mungkin karena tadi disalip kendaraan yang ugal ugalan." jawab Alexa berbohong.
"Yakin dok...tapi kok mukanya merah gitu?" tanya dokter Firly.
"Hehe...ayo masuk sudah hampir telat.."kata Alexa mengalihkan pembicaraan. dokter Firly yang mengikutinya hanya geleng geleng kepala melihat tingkah aneh sahabatnya itu.
Di jalan, Vino sedang mengendarai mobilnya dengan hati yang berbunga bunga. Ia tak henti hentinya bersenandung lagu Cinta Luar Biasa nya Andmesh Kamaleng.
Sudah lama ia menantikan saat saat seperti tadi bersama Alexa. Tapi entah kenapa dulu, ia tak ada keberanian untuk sekedar mendekati Alexa. Mungkin karena dulu Vino adalah seorang pemuda cupu dan berkacamata, tapi memiliki kecerdasan di atas rata rata. Berbeda dengan Vano yang penampilannya lebih keren tapi juga sangat cerdas walaupun tingkat kecerdasannya masih dibawah Vino.
Tapi semenjak Vino sering dibully teman temannya, Ia memutuskan untuk mengubah penampilannya agar tidak terlihat cupu lagi, alhasil banyak perempuan yang terpikat akan ketampanan dua pemuda kembar itu. Namun sayang disaat Vino sudah berubah, Alexa tidak lagi berkuliah di kamous yang sama, ia pindah ke Singapura untuk melanjutkan program spesialisnya.
Saat bertemu kembali tempo hari, Alexa sempat kaget melihat penampilan Vino yang banyak berubah, tapi ia masih bisa mengenali mana Vino dan mana Vano, karena vano memiliki garis wajah yang sedikit tegas, sedangkan Vino wajahnya lebih tirus.
Flashback
Jess, Justin, Michael dan Alexa di undang makan malam di rumah keluarga Freddy untuk pertama kali. Freddy ingin memperkenalkan keluarganya kepada keponakan dan calon besannya. setelah sekian lama berpisah, Freddy ingin merayakan pertemuan dengan keluarga kandungnya dengan makan malam bersama keluarga.
Alexa yang baru datang langsung bersalaman dengan seluruh pemilik rumah, Saat ia bersalaman dengan Vino ia merasa tidak asing dengan sosok di depannya, Dan ia sangat terkejut saat ia bisa mengenali pria tampan di hadapannya itu ternyata Vino, laki laki cupu yang ia sukai saat masih kuliah. Ia tak menyangka bahwa Vino benar benar berubah. Tak lagi berkacamata dan penampilanya pun sangat "manly".)
Jantungnya berdegup kencang saat berhadapan dengan Vino. Vino pun juga merasakan hal sama. Tapi mereka saling diam dalam kegugupannya masing-masing. Hanya sesekali mereka saling melemparkan senyum untuk menutupi rasa gugupnya.
...----------------...
Sore hari Jess dan Justin sudah sampai di rumah, sedangkan Michael ke hotel tempat resepsi pernikahan akan digelar, yang tak lain di hotel milik keluarga Revan untuk meeting dengan Wedding Organizer bersama dengan Freddy dan Eric, ayah Revan.
"Honey....apa kamu tidak keberatan kalau kita harus berpisah selama seminggu?" kata Justin yag sedari tadi memanyunkan bibir.
"Kenapa harus keberatan Kak...Kan hanya seminggu?"kata Jess santai.
"aku sangat tidak rela jika harus terpisah denganmu..seminggu itu sangat lama Honey..."kata Justin.
"Kak..kita terpisah selama 20 tahun saja bisa kembali lagi..apalagi cuma seminggu...kan tidak ada apa apanya Kak.." kata Jess.
"Itu kan karena kamu tidak mengenaliku Jess...jadi kamu tidak merasakan apapun, berbeda denganku yang sudah ingat semua tentang kamu." kata Justin sedikit kesal.
"Calon suamiku sayang...anggap saja waktu seminggu itu sebagai tabungan rindu kita...Dan kita akan membukanya di hari pernikahan kita..."jawab Jess sambil memeluk pinggang Justin.
Justin pun menangkup kedua pipi Jess dan mulai mencium bibir ranum Jess.Jesspun membalas ciuman itu, Ia yang sudah mulai mahir berciuman, mengabsen setiap bagian mulut Justin, begitupula dengan Justin. Cukup lama mereka saling bertukar saliva.
Justin yang merasakan bagian bawahnya menegang, mendorong tubuh Jess pelan ke atas sofa. Ia pun mulai mengabsen setiap bagian wajah Jess dan mulai turun ke Leher jenjang Jess. Tak lupa ia memberi tanda kecil di tempat itu.
******* dan lenguhan Jess membuat jiwa kepemimpinan Justin semakin membara. Karena tak ingin seorangpun melihat, ia mengangkat tubuh Jess,dengan posisi Bridal style ke kamar atas. Sesampai dikamarnya, ia meletak kan tubuh Jess di kasur dengan pelan. Dan mulai menciuminya lagi.
Justin mulai membuka satu persatu kancing kemeja dan tali pengait penutup bukit milik jes.
__ADS_1
Krriiiinngggg....
Ponsel Jess berdering...
Mereka mengabaikannya, karena memang sudah tak bisa menahan hasrat lagi.
Kkrrriiiinnggggg......
Sudah 3 kali ponselnya terus berbunyi.
Jess melihat siapa yang menelepon.
"Ayah..." kata Jess ketika melihat layar telepon
Iapun mengangkatnya.
"Hallo...yah.."kata Jess
"....."
"Ini Kak..ayah ingin berbicara"kata Jess memberikan ponsel kepasa Justin yang sedang sangat kesal.
"Halo..ada apa Yah.."kata Justin dengan suara tertahan.
"........"
"Baiklah aku kerumah sakit sekarang"jawab Justin.
Ia pun menutup teleponnya.
"Huuffttt sial....gagal lagi...."umpat Justin pelan.
"ada apa kak?" tanya Jess.
"Honey...aku harus ke rumah sakit lagi, ada operasi darurat, kepala departemen bedah meminta aku yang melakukannya." kata Justin.
"Iya kak...pergilah.."kata Jess tersenyum.
"Maaf Honey...aku jadi tidak bisa menemanimu.."kata Justin.
Jess pun mengangguk, Justin segera ke kamar mandi untuk membersihkan badan dengan cepat, dan bersiap untuk ke rumah sakit.
"Honey aku pergi dulu, mungkin aku akan sampai malam, kamu tidak usah menungguku makan malam, jangan lupa minum obatmu."kat Justin sembari mengecul bibir Jess.
"Iya kak..hati hati...jadilah dokter yang baik.."kata jess. Justin mengangguk.
Justinpun berangkat meninggalkan rumah.
...----------------...
ini Bang Justin gimana ya rasanya...🤣🤣🤣 maap ye bang belum sah..jadi Alcha tunda dulu...
Justin: sialan lu thor..nggak kasian apa sama si Jenot yang udah siap bobol gawang.😫😫
Author:ya maap bang...kan belum sah..nggak boleh bobol gawang dulu..tapi bisa nyicil kok..kan tadi cicilannya udah aku kasih ke abang..ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1
Justin: bisa ae niy author...awas aja ya kalo lu gagalin lagi si Jenot. Gue suntik pake jarum gede nangis lu....😤😤😤
Author:Kabbbuuuuurrr....😱😱😱😱