
Pagi itu, seperti biasa Justin mengajak Jess berjemur di belakang rumah sambil menyuapinya. Jess tidak bisa makan kalau bukan Justin yang turun tangan langsung.Jadi Justin selalu pulang ke rumah di jam makan siang hanya untuk menyuapi kekasihnya makan. Kebetulan hari ini adalah akhir pekan jadi Justin dan Michael tidak ada yang ke rumah sakit.
" Honey...makan yang banyak ya...hari ini aku ada kejutan untukmu. Aku yakin kamu akan bahagia dengan kejutan yang kuberikan."kata Justin sambil mengelus pucuk kepala Jess.
Tak berapa lama kemudian ,Michael datang ke taman belakang rumah dengan membawa seseorang.
"Jesslyn..." panggil orang itu.
Jesslyn yang merasa dipanggil oleh seseorang yang sangat ia kenal suaranya pun menoleh.
"pa...pa..."ucap Jesslyn dengan air mata yang mulai menetes.
Jesslyn pun beranjak memeluk pria yang ia anggap sebagai Frans itu.
Flashback.
Michael yang terngiang ngiang ucapan Jesslyn,bahwa ayahnya memiliki saudara kembar menduga bahwa orang yang ia tolong di jalan merupakan saudara kembar dari Frans. Walaupun ia tidak begitu yakin, karena Jess mengatakan bahwa saudara kembar Frans sudah meninggal beberapa saat setelah dilahirkan.
Michael sangat berharap jika Freddy Wijaya adalah paman kandung Jesslyn yang merupakan saudara kembar sahabatnya itu. Ia lalu menyuruh orang untuk mencari tahu asal usul Freddy.
Menurut data yang diperoleh orang suruhan Michael,47 tahun yang lalu saat masih bayi Freddy ditemukan pemilik panti asuhan di depan rumahnya. Saat Freddy berusia 7 tahun,ia diadopsi oleh seorang pengusaha bernama Abraham Wijaya dan istrinya Karina yang tak memiliki anak. Ia tumbuh penuh kasih sayang dari orang tua angkatnya. Karena kejeniusan Freddy, ia sering lompat kelas saat masih sekolah dasar. Ia melanjutkan kuliahnya di New York dan mendapat gelar sarjana saat usianyam masih menginjak 18 tahun, kemudian ia melanjutkan pendidikannya hingga Jenjang S3. Selain manajemen bisnis Freddy yang jenius juga mengambil pendidikan jurusan Hukum dan tamat hingga S2.
Saat ini Freddy berprofesi sebagai pengacara sekaligus pengusaha dan mempunyai seorang Istri dan dua orang anak laki laki kembar seumuran Justin.
Karena keyakinannya, Michael melakukan Tes DNA terhadap Freddy, dan ternyata dugaannya benar Freddy adalah saudara kembar Frans yang dikabarkan meninggal saat masih kecil.
Ibu Felix yang sengaja menukar Freddy dengan bayi yang sudah meninggal di rumah sakit itu. Karena ia merasa iri dengan ibu Frans yang melahirkan bayi kembar.
Michael sangat bahagia ketika tahu Freddy adalah saudara kembar Frans, karena setidaknya Jess tidak merasa hidulnya sebatang kara, dan berharap Jess sembuh dari depresinya itu. Michael segera menemui Freddy dan memberitahukannya. Awalnya Freddy tidak percaya, tapi begitu ia melihat hasil tes DNA nya dengan Jess cocok, ia akhirnya percaya. Michael pun menceritakan seluruh kejadian yang dialami Frans dan keluarganya.
Freddy yang mendengar cerita Michael begitu terpukul dan tidak menyangka jika ibu dan saudara tirinya begitu tega terhadap Frans dan keluarganya. Ia pun memutuskan untuk menemui Jess di rumah Michael.
Flashback Off.
Sebelum Freddy menemui Jesslyn.
Freddy begitu prihatin melihat keadaan keponakannya. Ia melihat Jess hanya duduk terdiam, tanoa sepatah katapun dengan tatapan mata kosong.
"Tuan Michael, Ia begitu miri dengan saya...saya sekarang benar benar percaya kalau gadis ini memamng keponakan saya.Saya tidak menyangka akan dipertemukan oleh keluargĂ kandung saya. Tapi saya juga sangat bersedih adik kembar saya telah tiada."kata Michael dengan mata yang berkaca kaca.
"Wajah Anda dan Frans memang sangat mirip, yang membedakan hanyalah tahi lalat kecil di bawah mata Anda. Dan Jesslyn memang sangat mirip dengan ayahnya. Sifatnya pun juga hampir mirip."kata Michael.
"Lalu bagaimana dengan kasus Felix, Tuan? Saya ingin ia merasakan penderitaan yang setimpal dengan perbuatannya." kata Freddy dengan tatapn mata tajam. Tangannya mengepal erat penuh kemarahan.
__ADS_1
Michael pun menceritakan rencana yang akan di lakukannya kepada Freddy.Ia tampak memikirkan dalam dalam tentang rencana Michael.
"Saya setuju dengan rencana Tuan Michael, apa yang ia lakukan sudah lebih rendah dari seekor binatang." kata Freddy dengan emosi tertahan.
"Tuan Freddy..sebaiknya kita jangan terlalu formal ya..kau sangat mirip dengan sahabat saya Frans. seakan saya berbincang dengannya. Apakan Anda tidak keberatan kita memanggil nama masing masing?"tanya Michael
"Oh..tentu saja Tu..eh maaf Michael..saya akan sangat senang bisa berteman denganmu." kata Freddy sambil menepuk bahu Michael.
"Ya Tuhan...rasanya Frans telah kembali lagi...." kata Michael.
"Mike siapa yang bersama dengan keponakanku itu?" tanya Freddy.
"Dia Justin, puteraku. Ia tunangan Jess 3 minggu lagi sebenarnya mereka menikah, tapi ternyata kondisi Jess seperti itu.." kata Michael sedih.
"Ngomong ngomong..aku tidak melihat istrimu?" tanya Freddy penasaran.
"Ia sudah meninggal setelah melahirkan Justin,karena pendarahan" kata Michael.
"Maafkan aku..akubtak bermaksud membuatmu sedih.." kata Freddy.
"Tidak apa apa...mungkin itu sudah takdir yang digariskan Tuhan..aku sudah ikhlas.."Kata Michael berkaca kaca.
"Mike apa aku boleh menemui Jess sekarang..?"
Michael dan Freddy segera turun menuju taman belakang rumah yang berhadapan dengan danau buatan kecil.
Freddy mengangguk kecil dan tersenyum ketika berhadapan dengan Justin. Justin pun membalaskan dengan anggukan.
"Honey..aku akan mengembalikan piringmu dulu, ada yang akan menemanimu. Pasti kamu akan senang." kata Justin sambil mengelus pucuk kepala Jesslyn.
Justin pun mundur, memberi kesempatan kepada Freddy untuk menemui Jess. Ia memilih untuk melihat dari jarak yang agak jauh bersama Michael.
"Jesslyn..." panggil Freddy.
Jesslyn yang merasa dipanggil pun menoleh pelan. Ia menatap dalam wajah Freddy yang sangat mirip dengan ayahnya. Tak terasa air matanya jatuh.
"pa..pa.."panggil Jess seperti tidak percaya.
"pa..pa... apa itu papa?"tanya Jess lagi. Air matanya terus jatuh di wajah pucatnya. Yang berbeda kini tatapnnya tak lagi kosong saat memandang wajah yang tak asing di depannya.
Freddy begitu tersentuh saat memandang Jess. Wajah keponakannya itu sangat mirip dengannya. Ia pun segera memeluk Jesslyn.
"Jesslyn...aku adalah pamanmu Nak...adik dari Papamu..kembaran papamu.."kata Freddy sambil mengelus kepala keponakannya itu.
__ADS_1
"Adik papa...?"tanya Jess melepas pelukan dari Michael.
"Iya Nak..nama paman adalah Freddy..tapi kamu jangan memanggilku paman ya..panggil aku papa..sekarang kamu tidak sendirian lagi Nak...kamu punya paman yang juga menjadi papamu." kata Freddy,ikut menangis.
" Papa..."panggil Jess lagi
"Iya Nak..aku papamu sekarang..kamu puteriku.."kata Freddy memeluk Jesslyn lagi.Mereka berdua pun saling bertangisan dalam pelukan.
Justin dan Michael yang melihat dari kejauhan pun ikut terharu beberapa kali Michael mengusap ujung matanya, begitu pula Justin. Michael menoleh kearah Justin.
"Son..kamu nangis?"tanya Michael.
" Tidak Yah..Aku hanya terharu...akhirnya Jess tidak kosong lagi.."Jawab Justin
"Kita harus bersyukur...karena kehadiran Freddy bisa mengembalikan Jess lagi." kata Michael.
Kembali ke Jess dan Freddy.
"Jess tak menyangka kalau Jess punya paman yang berwajah sama seperti papa...bahkan aku juga bisa memanggil papa" kata Jess yang bersandar di dada pamannya.
"Tak hanya Jess yang bahagia...papa juga bahagia dan seperti tak percaya punya puteri secantik Jess...karena yang papa punya sebelum Jess adalah 2 putra kembar yang juga tampan." kata freddy.
"Apa mereka akan menyukai Jess?" tanya Jess.
"pasti lah Princess..mereka dari dulu ingin punya adik perempuan, tapi tantemu tak mau hamil lagi karena trauma setelah melahirkan mereka.tantemu juga sangat antusias ketika papa menceritakan tentangmu."jawab Freddy sambil terkekeh.
"Aku jadi ingin bertemu mereka pa.." kata Jess.
"Besok papa akan membawamu kesana, kamu bisa ajak calon suamimu juga.." kata Freddy.
"Benarkah...baiklah besok aku akan mengajak Justin berkunjung kesana pa.." kata Jess dengan mata berbinar.
" Jess karena hari sudah siang, om pamit dulu ya...kasian calon suamimu sudah sangat merindukanmu." kata Freddy menggoda Jess.
" papa..apaan sih.." kata Jess manja.
" Papa hati hati ya...jangan tinggalkan Jess, karena hanya papa dan kak Alexa keluarga Jess." kata Jess berkaca kaca.
"iya sayang...kamu jangan berfikir sendirian lagi..ada Ayah Michael yang sangat menyayangimu,ada Justin yang mencintaimu dengan tulus, ada Alexa walaupun ia bukan sepulu kandungmu, tapi ia juga menyayangimu, dan sekarang ada papa yang selalu ada untukmu. Jika ada yang menyakitimu, papa yang akan memberinya pelajaran untukmu. Ingatlah Nak..rumah papa akan selalu terbuka untukmu." Kata Freddy meyakinkan.
Ia pun berpamitan pada Michael dan Justin, setelah mengantar Jess kembali ke kamarnya. Hari itu, kondisi Jess sudah sangat membaik, bahkan hampir pulih. Justin dan Michael sangat bahagia.
Malam itu Jess berada di kamar. Ia mengatupkan kedua tangannya berdoa. Ia merasa sangat bersyukur bisa bertemu dengan orang orang yang menyayangi dia. Justin yang mengintip di balik pintu tersenyum.
__ADS_1
"Honey..terimakasih..kamu telah kembali.."