
Malam harinya, sebuah resepsi pernikahan termegah dan terfenomenal di gelar di sebuah hotel bintang 5 terbesar di kota itu. Bagaimana tidak pesta resepsi pernikahan itu disiarkan secara live di hampir semua stasiun televisi swasta. Dan menjadi trending topik berbagai media sosial.
Terlihat kedua mempelai sedang menunggu disebuah ruangan sebelum masuk ke dalam Ballromm hotel.
"Honey..apa kamu sekarang juga gugup?" tanya Justin yang sedari tadi lututnya bergetar.
"Tadi iya Kak..tapi sekarang sudah agak rileks setelah minum ini." kata Jess sambil menunjukkan sebuah botol berisi obat.
"Apa itu?"tanya Justin seraya mengambil botol di tangan Jess.
Setelah ia membaca jenis obat tersebut, Justin langsung meminumnya.
" Kenapa kamu tak bilang dari tadi kalau punya obat penenang dosis rendah.." kata Justin setelah menegak botol air minum yang ada di sampingnya.
"Kakak kan tidak terbiasa minum obat obatan.." kata Jess.
"Semoga ini bisa mengurangi kegugupanku Honey..."
"Tuan dan Nyonya Muda..sudah saatnya masuk.." kata seorang pelayan hotel.
Mereka pun berjalan beriringan. Jess melingkarkan tangan kirinya di lengan Justin. Sedangkan tangan kanannya memegang buket bunga arum lily.Yang dipesan khusus oleh Jess dari Inggris. Karena ia begitu menyukai bunga itu.
Malam itu, Justin terlihat sangat tampan dengan Jas putih tulang yang melekat pas ditubuhnya. Sedangkan Jess mengenakan Gaun dengan ekor panjang berwarna lazy pink tanpa lengan yang bertaburkan batu swarovski. Dengan tatanan sanggul sederhana tapi sangat elegan dan mewah karena ia menggunakan tiara emas putih bertahtakan Pink star diamond yang berharga fantastis. Yang sebelumnya adalah milik mendiang ibu Michael. Dan sekarang diwariskan Oscar kepada Jess.
Mereka berjalan beriringan dengan senyum yang terus mengembang membuat siapapun iri bercampur kagum saat menatapnya.Riasan Jesslyn yang tidak terlalu tebal malah malah membuat aura kecantikannya semakin keluar.
Sampai di panggung pengantin, sang pemandu acara mempersilahkan mereka untuk berdansa. Jess segera melingkarkan kedua tangannya di leher Justin.Sedang kan Justin meletakkan kedua tangannya di pinggul Jess. Jantung keduanya berdegup begitu kencang.Walaupun mereka sudah terbiasa bermesraan.
"Aku hari ini sangat sangat dan sangat bahagia Honey...akhirnya setelah penantianku selama 20 tahun, kamu benar benar kembali lagi menjadi tulang rusukku"Kata Justin menatap lekat istrinya sambil terus berdansa.
"Aku juga sangat bahagia dan beruntung memiliki suami seperti Hubby...akhirnya sebuah pernikahan yang kuimpikan terjadi di hidupku" kata Jess sambil terus tersenyum.
"Kamu memanggilku apa barusan Honey?"kata Justin sedikit terhipnotis saat Jess memanggilnya dengan sebutan "Hubby".
" Hubby...apa kakak tidak suka?" tanya jess.
"Teruslah memanggilku seperti itu Honey..aku sangat menyukainya" kata Justin.
"I love you my surgeon my hubby..." Kata Jess.
"I love you more my Honey..." balas Justin seraya menyambar bibir Jess dan memberikan sedikit *******.
Seluruh undangan yang hadir sontak bertepuk tangan dengan diiringi suitan.
__ADS_1
"Ya ampun..Son..anakmu benar benar..." Kata Oscar sambil memegangi dadanya.
"Ada apa Pah...apa papa baik baik saja..apa sebaiknya aku antar papa untuk beristirahat?" kata Mike khawatir.
"Oh tidak..papa tidak apa apa..hanya saja jiwa jomblo papah sedikit meronta.." kata Oscar sambil mengusap peluhnya karena menonton adegan Jess dan Justin berciuman.
Mike yang mendengarnya langsung menepuk jidatnya. Ia tak menyangka kalau sifat gesreknya memang 100% menurun dari sang ayah.
"Papah....membuat aku khawatir saja..." kata Mike sambil mendengus kesal.
Sedangkan Vano, Vino dan Alexa duduk bersama Jeje, anak kecil yang ditolong Vano tempo hari. Anak itu terlihat sangat tampan mengenakan tuksedo hitam yang di belikan oleh Karina. Lagi lagi Vano merasa aura kebangsawanan anak itu terlihat jelas saat ia berbaur dengan tamu yang lain. Sejak tinggal bersama Vano Jeje juga memanggil Karina dan Freddy dengan sebutan Bunda dan Papa.
Saat adegan Jess dan Justin berciuman, serenta tiga orang itu langsung menutup mata dan wajah Jeje sampai ia kesulitan bernafas.
" Kalian mau membunuhku?"kata Jeje yang kesal.
"Kamu tak boleh menonton adegan Kak justin dan kak Jess tadi Je...bisa ternodai itu mata sucimu" kata Vano menjelaskan.
"Aku tahu sekalipun tanpa kakak jelaskan." kata Jeje dengan wajah datar.
" Astaga..dinginnya anak ini..." kata Alexa dalam hati yang terus menatap Jeje.
" Aunty mengapa melihatku seperti itu? aku memang sudah tampan sejak lahir.." kata Jeje dengan entengny.
" Aunty sudah 25 tahun aku masih 10 tahun, selisih 15 tahun terlalu tua untuk panggilan kakak..Jadi aku panggil aunty saja."
"Haiisshhh..terserah kamu saja Je..." kata Alexa pasrah.
Setelah acara dansa selesai dilanjutkan dengan acara lempar bunga. Para tamu undangan segera bersiap untuk menerima lemparan bunga Jess. Mereka percaya orang yang menerima buket pengantin, hubungannya dengan pasangan akan langgeng. atau jika mereka belum memiliki pasangan, akan memperoleh keberuntungan. Tak terkecuali Alexa dan Vino yang mempercayainya. Mereka berharap mendapat buket itu. Apalagi bunga arum lily adalah bunga yang lumayan mahal.
"Satu..dua...tiga...." setelah hitungan ke tiga, Jess melempar buket bunganya ke belakang.
Brukk...
Buket bunga itu tepat jatuh di tangan Jeje. Sesaat ia melongo saat mendapatkannya.
"Apa apaan ini...aku tidak ikut ikutan tapi kenapa jatuh di tanganku?" kata Jeje sambil memutar bola mata dengan malas.
"Terimalah Nak..mungkin keberuntungan akan berpihak kepadamu.." Kata Karina dengan penuh kasih sayang. Ia sudah menganggap Jeje sebagai putera bungsunya sejak pertama bertemu dengan Jeje.
"Semoga saja Bun..." kata Jeje.
"Anak yang dingin tapi sangat menggemaskan" gumam Karina.
__ADS_1
Acara terakhir dari serangkaian resepsi itu adalah memberi selamat pada kedua mempelai.Jess dan Justin berdiri depan kursi pelaminan untuk bersiap menyambut ucapan selamat dari para tamu undangan.
Satu persatu tamu undangan naik ke panggung pernikahan untuk mengucapkan selamat pada kedua mempelai dan keluarga.Freddy dan Karina berdiri di samping Jess. Sedangkan Michael berdiri disamping Justin. Oscar yang mulai kelelahan memutuskan untuk beristirahat di kamar hotel karena luka operasinya belum sepenuhnya sembuh.
"Tuaann puteriiii..akhirnya kamu jadi ratu juga selamat ya.." kata Cicil yang begitu heboh, ia langsung memeluk sahabatnya itu.
"terimakasih...sebentar lagi giliranmu, ynag menikah dengan Kenzo..cepat nyusul ya.." kata jess menggoda Cicil.
"Hehe...iya...tunggu aku selesai S2 dulu..baru kita menikah.." kata Cicil.
" Ih..kelamaan jamuran nanti..." kata Jess terkikik.
Dibelakangnya ada Revan yang menggandeng tangan Leni posesif.
"selamat kuucapkan pada kalian berdua..semoga cepat memberikan adik untuk calon baby di perut Leni ya..."kata Revan sambil mengelus perut rata istrinya.
"Hah..jadi Leni sedang hamil sekarang?wah....samuraimu benar benar tajam...sekali tusuk langsung jadi dua..." kata Justin sambil memeluk sahabatnya itu.
Leni pun juga memeluk Jess untuk memberikan selamat.
"Selamat menempuh lembaran baru ya Jess..semoga kalian bahagia sampai akhir hayat dan cepat menyusul kita.." kata Leni sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"Terimakasih Len..aku juga ucapkan selamat atas kehamilanmu..semoga lancar sampai lahiran nanti.."kata Jess dengan tulus.
"Amin..terimakasih Jess." kata Leni sambil berkaca kaca.
Acara akhirnya selesai hingga hampir tengah malam karena banyaknya tamu yang hadir. Jess yang sudah sangat lelah melepas high heelsnya begitu saja. Ia kembali ke kamar hotel dengan bertelanjang kaki. Tentu saja dengan senang hati Justin membawakan sepatu Jess dan membantunya berjalan.
"Aahhh...akhirnya selesai juga.." kata Jess menghempaskan badannya di sofa kamar hotel.
*****
Jauh dari megahnya resepsi pernikahan Jess, seorang pria paruh baya sedang menonton acara live tersebut dengan penuh kemarahan.
"Lihat saja..kebahagiaan kalian tak akan berlangsung lama..lihat saja nanti!" kata pria itu sambil meremas gelas berisi minuman keras. Dan membantingnya ke arah seorang wanita yang sudah tak berdaya penuh dengan luka.
...----------------...
tolong tinggalin jejak untuk author ya...dukungan kalian sangat berarti untuk saya...🥰🥰
Terimakasih...
salam Author
__ADS_1
Al Cha