
2 bulan kemudian
Sebelumnya Rani sahabat Kara telah memberitahukan kepadanya bahwa Reyhan akan segera menjadikan Kara sebagai tunangannya.
Benar saja, setelah 2 bulan kelulusan, Reyhan benar-benar ingin mewujudkan keinginannya untuk melamar Kara sebagai tunangannya.
Flashback off
Satu Minggu setelah kelulusan, Reyhan mampir ke rumah Kara untuk memberitahukan bahwa dia akan melamar Kara sebagai tunangannya 2 bulan ke depan.
"Kak David.. Kara...! Maksud kedatangan saya ke sini adalah untuk melamar Kara sebagai tunangan saya. Tetapi acaranya akan dilangsungkan 2 bulan ke depan" ucapnya memberanikan diri.
Tatapan sinis David membuatnya salah tingkah dan mengumpat dalam hati...
" Cih.. sialan! Kalo bukan karna rencana yang udah ku susun sempurna sejak lama.. aku juga gak bakal mau datang kesini! Tinggal selangkah lagi.." batinnya.
"Kamu serius? Kara baru aja lulus sekolah, masa langsung tunangan. Ada-ada aja deh. Saya sebagai kakaknya aja belum nemu yang pas..."ucapnya kesal.
"Itu semua kan kakak yang mau. Katanya di luaran sana banyak yang ngantri? Tapi kok, Kara ngerasa bau-bau hoax ya, hahaha" ejeknya cekikikan.
"Ehem... David berdehem.
Dia mengembalikan ekspresinya semula dengan wajah dingin dan tatapan yang tajam.
"Itu sih terserah Kara saja. Apapun yang membuatnya bahagia, saya juga akan ikut bahagia!" ucapnya dengan nada angkuh.
Entah mengapa, dia merasakan adanya firasat buruk.
"Mungkin perasaan ku aja kali..." batinnya.
Orang tua Reyhan adalah salah satu pemegang saham dari "SR GROUP". Yang merupakan perusahaan Keluarga Sebastian yang ditinggalkan orang tuanya. Perusahaan tersebut dibangun dari nol. Dengan dukungan mami Sophia 20 tahun yang lalu. Tetapi perusahaan tersebut memiliki beberapa petinggi pemegang saham. Meskipun keluarga Sebastian merupakan pemegang saham terbesar. Seiring berkembangnya zaman, perusahaan tersebut menjadi salah satu dari 5 perusahaan terhebat di dunia. Perusahaan tersebut mengelola di berbagai pertambangan, pengolahan minyak, pakaian, medis(rumah sakit dan farmasi), sekolah, bahkan aktif di dunia hiburan. Tak heran jika keluarga Sebastian sudah di kenal lebih dari setengah negara-negara di dunia. (wow😱😯)
Keluarga Sebastian merupakan keluarga terkaya no 5 di dunia.
"Aku sih setuju aja, tapi kamu jangan menghalangi perjalanan karir ku. Dan juga, Kara mau kuliah di luar negeri" sahutnya.
Reyhan menganggukkan kepalanya.
"Iya, aku setuju!" jawabnya senang.
Lain dengan Kara. Dia merasa biasa saja. Dulu dia selalu bermimpi akan di lamar oleh pangerannya di lantai atas sebuah bangunan paling tinggi di ibukota dengan nuansa romantis. Yang dihiasi lampu kelap-kelip, disertai kembang api yang indah. Dan mereka akan menghabiskan makan malam romantis berduaan disana. Dipadukan dengan musik yang senada bernuansa keromantisan.
Dia tersenyum-senyum sendiri membayangkannya. Yang membuat khawatir sang kakak.
"Kamu kenapa, dek?" ucapnya setengah berteriak sembari memegang dahi adiknya itu.
__ADS_1
Kara terkejut dengan teriakan kakaknya.
"Apaan sih, kak? Rese deh..." ucapnya sewot.
"Ya.. habis kamu senyum-senyum sendiri sih, kakak kirain kamu kerasukan sama mbak kunti, hahah" ledeknya.
Kara pun tersadar bahwa itu hanya ilusi baginya. Dia kembali kenyataan bahwa dia akan bertunangan dengan kekasihnya tanpa sebuah keromantisan yang selalu diidamkannya.
"Huuuhh, Kara ke kamar dulu ya kak. Kara capek banget. Oh ya, kamu belum pulang Rey?" tanyanya datar.
"Iya, Ini aku juga mau pulang. Aku pulang dulu ya kak David! Daah Kara sayang. Pokoknya kamu harus tampil cantik" Sahutnya sambil mencium kening kekasihnya. Dan melangkah keluar meninggalkan rumah keluarga Sebastian.
Flashback on
"Kamu cantik banget sayang" ucap Airi.
"Makasih sayang. Kamu juga!" balasnya sembari tersenyum tipis.
Dia mengenakan gaun malam yang panjang berwarna putih. Dengan lengan sedikit pendek serta belahan dibagian paha, dan dada tidak terlalu terbuka. Menggunakan hills yang senada dengan warna gaunnya. Serta make-up yang tidak terlalu menor alias soft karna wajahnya memang terlihat cantik dan menarik. Hidung mancung, bibir tipis, bulu mata yang lentik terpadu menjadi sangat indah dipandang mata dengan sentuhan sedikit make-up. Rambut panjang indah yang sudah disanggul menyisakan sedikit poni. Serta body yang gak kalah dari para selebritis papan atas lainnya. Bisa dipastikan, dia akan terlihat seksi dan anggun malam ini. Karna acaranya dilangsungkan pada malam hari sesuai kesepakatan bersama.
Penampilan Kara kira-kira seperti ini ya guys💜 cantik dan anggun🥰🥰😍
Cekrek.. Cekrek.. Dia mengambil beberapa foto disertai dengan kedua sahabatnya yang selalu menemaninya yaitu Airi dan Rani. Sedangkan Dimas, dia berada diluar. Tidak diperbolehkan masuk keruang ganti wanita. (Iyalah.. gimana sih thor😂).
"Fiks... Kara-ku bakalan jadi wanita yang paling cantik malam ini" puji Airi.
Kara hanya tersenyum. Sedangkan Rani masih sibuk dengan ponselnya.
"Gue, bener kan Ran?" tanya Airi lagi ke Rani yang tengah sibuk dengan ponselnya.
" Ehh, ehh.. iya, iya dong!" jawabnya terbata.
"Lo kenapa sih? Dari tadi sibuk mulu.." sewot Airi lagi.
"Ehh.. gue ada urusan mendadak. Bentar ya" ucapnya buru-buru dan langsung bergegas pergi.
"Ra... gue ke toilet dulu ya beb? Kebelet nih" sahutnya sambil berlari.
"Iya.. iya" jawabnya.
Setengah jam kemudian
__ADS_1
"Mereka pada pergi kemana sih? Airi lama banget lagi di toiletnya. Ini juga si Rani dari tadi gak balek-balek. Pergi kemana sih? Acaranya kan udah mau mulai" ucapnya bete.
"Kayaknya aku harus keluar nih.. Kalau nunggu disini terus takutnya terlambat ke aula" batinnya.
Dia melangkahkan kakinya menuju ke luar.
Selang beberapa langkah, terdengar suara dari ruangan sebelah. Suara wanita dan pria.
"Seingat ku sih.. bukannya semua ruangan di lantai ini udah di booking khusus buat orang-orang penting ya? Apa mungkin Dimas dan Airi berantam lagi ya?" ucapnya pelan.
Tetapi, dia melangkahkan kakinya lagi untuk pergi dari sana. Dia tidak ingin mengganggu, orang didalam yang dipikirannya adalah sahabatnya.
Kemudian, langkahnya terhenti kembali kala mendengar suara tersebut bukanlah Airi melainkan Rani.
"Ehh.. kok ada suara Rani, ya? Apa jangan-jangan.. Dimas cari gara-gara lagi ya? Gak boleh! Gimana kalau Rani kenapa-kenapa" sarkasnya panik.
Dia membuka gagang pintu kamar tersebut secara perlahan, dan matanya terbelalak.
"Dim.. Lo nga...?
Dia kaget dan tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Tanpa disadari deraian air menetes keluar dari pelupuk matanya.
Hatinya sakit, shock, pikirannya kacau.
Bagaimana mungkin kekasih tercintanya dan juga sahabat yang dia percayai bercumbu di malam, dimana acara pertunangannya akan dilangsungkan.
Dia menjatuhkan ponselnya. Dia menjambak rambutnya dan juga menampar pipinya sendiri sembari menangis tanpa suara.
" Gak! Enggak... INI GAK MUNGKIN....!" teriaknya keras.
Sontak kedua orang yang sedang melakukan jinah tersebut kaget. Dan langsung menghentikan aksinya. Mereka terbelalak melihat kehadiran Kara yang sudah menangis tersedu-sedu disana.
"Kara, aku.. "ucap Reyhan mencoba menenangkan Kara.
Tapi Kara hanya menggeleng.
Teriakannya tadi juga membuat sahabatnya Airi dan juga Dimas serta sang kakak kaget dan langsung bergegas lari untuk menghampirinya.
"Dek.. kenapa? Apa yang terjadi?" Tanya David khawatir.
Kara sayang.. kamu kenapa?? "Airi dan Dimas bertanya serempak.
Mereka membelalakkan matanya.
"Apa yang kamu lakukan b******n?" teriak David dengan wajah penuh amarah.
__ADS_1
TBC