My Sweet Heart

My Sweet Heart
Bab 36: Semoga Kita Segera Bertemu Kembali!


__ADS_3

Hari ini Jojo akan pulang ke tanah air. Jadi, Kara menunda jadwal shooting nya, agar dia bisa memberangkatkan pujaan hatinya.


Sepanjang perjalanan menuju ke Bandara, Kara terus memeluk tubuh kekar Jojo. Sesekali dia akan menatapnya. Begitupun dengan Jojo, dia tak henti-hentinya mencium kening gadisnya itu dan memeluknya erat.


"Bandara Internasional Incheon"


Setelah mobil yang mereka kendarai tiba di Bandara Incheon, mereka langsung turun dan berjalan masuk ke pintu kedatangan tamu diikuti Zack serta kedua bawahannya. Tak terkecuali tuan Lee, dia juga ikut memberangkatkan bosnya itu.


Kara merapikan jas yang dipakai oleh Jojo yang terlihat sedikit berantakan. Jojo tersenyum tipis melihat tingkah gadisnya, yang terus-terusan memperhatikannya sejak kemarin malam. Seolah tidak ingin berpisah dengannya, sama halnya dengan dirinya.


"Hemm.." Dia memegang kedua tangan mungil Kara. Lalu mengusapnya dengan lembut, sesekali ia menciumnya dengan penuh kasih.


Sementara Kara, matanya sudah berkaca-kaca. Ia membuang nafasnya kasar lalu melihat ke atas untuk menghindari agar air matanya tidak terjatuh. Namun, ia tak kuasa menahannya. Bulir-bulir air matanya telah berhasil membasahi wajah cantiknya.


Jojo yang melihatnya tidak tahan. Dia langsung memeluk Kara dengan erat, memberinya sebuah pelukan hangat.


"Semuanya akan baik-baik saja! Tunggulah sampai aku menyelesaikan semua urusan ku, lalu aku akan menjemputmu dan membawa mu pulang bersamaku, ok?" Ucapnya pelan sembari mengusap lembut rambut indah milik Kara.


Kara hanya menganggukkan kepalanya, tanpa mengucapkan sepatah katapun.


"Baiklah! Jangan menangis lagi. Nanti kelinci kecil ku tidak imut lagi seperti dulu" Ucapnya tersenyum.


Kara mencubit lembut lengannya. Lalu, Jojo melepaskan pelukannya dan memegang kedua pipi Kara yang terlihat basah.


"Jaga dirimu baik-baik di sini! Berjanjilah padaku!" Sahutnya dengan tatapan sendunya.


"Huh! Kara membuang nafasnya pelan.


"Kamu juga, jaga dirimu baik-baik di sana. Jangan lupa untuk selalu mengabariku, ok?" Timpalnya berpura-pura tegar.


"Baiklah, kelinci kecil ku! Aku berjanji" Dia memberi hormat kepada Kara layaknya seorang abdi negara.


"Dan, kamu tidak diijinkan melirik lelaki manapun. Tidak sekalipun. Atau kamu akan di hukum oleh serigala ini nantinya!" Lanjutnya lagi dengan tegas.


Kara tersenyum pasi mendengarnya.


Jojo merangkul pinggangnya dan.. "Cup! Dia mengecup bibir ranum Kara. Kara terkaget lalu ia segera mendorong tubuh Jojo menjauh.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan? Di depan umum? Banyak orang di sini, termasuk tuan Lee dan anak buahmu" Bisiknya. Dia merasa malu karna Jojo berbuat cabul lagi, terlebih di tempat umum seperti ini.


"Ahhh.. Siapa yang berani melihat ke arah kita?" Sahutnya tersenyum menyeringai lalu menatap tajam ke arah Zack dan yang lainnya.


"Glek! Zack menelan salivanya dengan kasar. Sementara yang lainnya mengalihkan pandangan mereka kearah yang berlawanan dan segera berbalik badan.


"Huh, berani ya kamu Jojo? Tolong hargai kami para jomblo ini! Jika ingin bermesraan.. setidaknya jangan di tempat ini, bodoh! Aku akan membalas mu!" Geramnya dalam hati.


Dia kesal melihat kedua orang yang sedang kasmaran itu. Keduanya bermesraan tepat dihadapannya, si jomblo akut.


Lalu, ia memalingkan wajahnya.


"Heh, baiklah! Karna kamu masih sahabatku.. jadi aku akan membiarkanmu hari ini. HA..NYA UNTUK HARI INI!" Gumamnya dalam hati.


Jojo dan Kara kembali berpelukan. Hanya berpelukan, karna Kara sudah melarangnya. Mau tidak mau Jojo harus mematuhinya demi kenyamanan bersama.


Beberapa saat kemudian, terdengar suara seorang petugas menginformasikan bahwa penerbangan ke tanah air akan segera berangkat. Jojo langsung melepas pelukannya.


"Aku akan berangkat. Jaga dirimu, ok?" Ucapnya tersenyum tipis.


Kara menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


"Ya, boss!" Sahut Lee sudah membalikkan badannya.


"Tolong jaga Kara! Jangan biarkan dia terluka sedikitpun selama aku tidak di sini! Keamanannya harus kau utamakan, ok? Ku serahkan dia padamu! Jika terjadi apa-apa dengannya aku tidak akan mengampuni mu" Ucapnya tegas.


"Jangan khawatir, bos! Dia akan aman bersama kami!" Sahutnya sopan.


"Baiklah! Zack.. ayo kita pergi!" Ajaknya dan beranjak pergi.


"Baik, bos!" Sahut Zack. Segera mengikuti langkah kaki bosnya itu.


Baru beberapa langkah, Kara kembali memeluknya dari belakang dan hal itu membuat Jojo terkaget. Dia membalikkan badannya.


"Ingatlah untuk menghubungkan ku, ok? Kau harus berjanji" Sahut Kara lirih.


"Baiklah, nona ku!" Ucapnya tersenyum lalu membalas pelukan hangat Kara.

__ADS_1


Zack yang melihatnya merasa risih dan kesal.


"Huh, aku sungguh tidak tahan lagi! Sampai kapan kalian akan membucin begini? Benar-benar deh. Langsung nikahi aja, apa susahnya sih? Biar bisa dibawa kemanapun kamu mau!" Ucapnya dengan nada meledek.


"Heh, dasar jomblo akut. Kamu tidak akan pernah mengerti sampai kamu punya kekasih. Itupun kalau kamu beruntung seumur hidup ini, hahaha" Timpal Jojo meledeknya habis-habisan.


"Terserah padamu saja, bucin akut, hahaha!" Ledeknya tak mau kalah.


"Cih! Ayo pergi! Ucapnya ketus. Jojo merasa geram dengan Zack yang berubah 180 derajat setelah dia berkencan dengan Kara. Entah dia kesal melihat Jojo punya kekasih atau kesal melihat kebucinan Jojo. Hanya Zack yang tahu.


"Dahh.. sayang!" Sahut Jojo sudah menjauh dari hadapan Kara. Kara membalasnya dengan lambaian tangannya.


Setelah kepergian dua pria, yang tampak seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.. Tuan Lee segera menghampiri Kara.


"Baiklah, nona! Kita harus pulang sekarang,. Atau tuan bos marah" ucapnya menyadarkan Kara dari lamunan.


"Ehh, pak Lee? Kenapa manggil nona? Panggil Kara aja pak, seperti biasa." Ucapnya tersenyum tipis.


"Ehh.. bukankah kamu pacarnya bos? Jadi aku harus menghormati mu juga!" Ucapnya ragu-ragu.


"Tapi bukan berarti.. Pak Lee harus menghormati ku dengan cara itu kan? Lagipula hanya pacar. Terlebih Pak Lee jauh lebih tua dari ku. Jadi tidak pantas memanggil ku seperti tadi. Sekarang ini, Pak Lee adalah bos ku! Dan.. saya minta tolong agar bapak tidak memberitahu pada siapapun tentang hubungan kami" Ucapnya sopan.


"Baiklah, nona. Ehh.. Kara! Saya akan jaga rahasia ini" Balasnya sambil tersenyum tipis.


"Terimakasih banyak Pak Lee! Baiklah. Mari kita pulang, pak!" Ajaknya sopan.


"Baiklah, nona!" Sahutnya.


Mereka langsung berjalan menuju ke dalam mobil yang telah dipersiapkan oleh bawahan Tuan Lee. Kara duduk di kursi penumpang. Sementara tuan Lee duduk di samping supir.


Sepanjang perjalanan pulang, Kara terus bergumam dalam hati.


"Ada masalah apa yang membuat Jojo harus kembali ke tanah air? Kenapa dia terlihat sangat marah saat itu? Apa masalah perusahaan? Atau... masalah keluarga? Apa dia akan baik-baik saja disana? Semoga saja begitu" Gumamnya dalam hati.


Lalu ia memalingkan wajahnya, menatap keluar jendela mobil.


"Semoga kita segera bertemu kembali!" Batinnya penuh harap. Berharap waktu berlalu cepat, agar bisa segera kembali ke tanah air untuk bertemu kakak dan kekasihnya itu.

__ADS_1


TBC


__ADS_2