My Sweet Heart

My Sweet Heart
Bab 33: Orang spesial di hatiku!


__ADS_3

Waktu demi waktu berlalu. Hubungan antara Kara dan Jojo juga semakin dekat. Tak disangka seorang pria sombong, angkuh dan penuh gengsi bisa menyukai seorang gadis? Itulah yang dipikirkan oleh Zack sahabat Jojo. Ia semakin heran, kala Jojo sering mengajaknya keluar bahkan mengunjungi tempat-tempat wisata yang bahkan Zack sendiri belum pernah diajaknya sekalipun.


"Di ruangan pribadi Jojo"


"Ehh.. Zack! Kamu kenapa? Dari tadi asyik melamun aja! Apa jangan-jangan kamu lagi patah hati ya? Bukannya kamu itu jomblo akut, ya? Hahaha" ledek Jojo terkekeh.


Dia ingin tahu kenapa sahabat baiknya itu melamun sedari tadi.


"Heh, dasar lo Jo. Enak aja ngatain aku jomblo akut. Trus kamu gimana? Kita kan satu haluan. So, sesama jomblo gak usah saling menghina, ok?" ucapnya tersenyum menyeringai.


Zack bangkit dari duduknya dan berjalan kearah Jojo, lalu menepuk-nepuk pundaknya.


"Heh, Zack.. Zack! Tidak pernah terlintas di benakku untuk berpikir begitu. Tapi, kamu.. kamu baru saja mengakuinya. Zack.. setiap perkataan itu adalah doa. Sebagai sahabat terbaik mu, aku akan berdoa agar Tuhan tidak mendengar ucapan mu barusan. Hahahaha!" sahutnya meledek.


"Cih! Dasar pria psikopat, pembohong! Kalau bukan karna kamu kaya, tampan.. apalagi yang bisa dilihat darimu si pria sombong ini. Lagipula, aku masih ingat. Dua bulan terakhir, kamu baru mengatakan bahwa kamu tidak akan menyukai wanita manapun selain tante Lena. Lalu.. kenapa sekarang kamu berubah? Kamu tidak menepati janji mu! Siapa yang kamu sukai? Apakah Kara? Ingat Jojo.. kalian belum lama bertemu, dan belum saling mengenal. Jadi, ku sarankan.. agar kau mengurungkan niat mu itu, ok?" ucapnya tegas.


Dia khawatir sahabatnya itu terjatuh ke dalam jurang yang dalam. Jadi, lebih baik memperingatkannya dari awal, pikirnya.


"Emm... aku tau Zack! Tapi.. dia tidak seperti yang kamu pikirkan. Dia orang pertama yang berani berbuat jengkel terhadap ku. Dan kecerobohannya itu.. adalah daya tarik tersendirinya menurut ku. Dia juga apa adanya. Tidak ada niat buruk apapun. Jika dia memang memiliki niat lain... dia pasti sudah berusaha mendekati ku sejak lama. Dan naik ke atas ranjang ku untuk mendapatkan keinginannya. Tapi.. dia bukan perempuan semacam itu. Bahkan, dia menolak ku sebelumnya. Hingga aku berhasil mengejarnya, meskipun status kami belum jelas. Tapi, aku sudah meyakinkan hati ku bahwa aku menyukainya dan aku ingin melindunginya. Tidak bolehkah?" sahutnya sambil tersenyum tipis.


"Huh, Jo.. ternyata kamu sangat pandai merangkai kata-kata, hingga aku merasa tersentuh. Kenapa aku baru tau sekarang?! Aihk.. Seharusnya, sejak lama kamu menunjukkannya pada ku. Tapi, kamu egois. Dasar psikopat! Tapi.. baiklah! Jika itu maumu.. teruskan saja. Aku tidak akan menghalangi mu. Selagi itu membuat mu bahagia.. aku tidak akan khawatir lagi pada mu. Selamat bersenang-senang dan semoga berhasil!" sahut Zack menyemangati.


" Thanks ya, Zack. Kamu emang paling ngerti perasaan aku. Oh, ya... aku mau minta satu hal. Uhuk,. uhuk.." ucapannya berhenti kala Zack langsung memotong pembicaraan nya.


"Minta, tolong apa? Langsung to the point aja.. jangan diambil pusing" ucapnya kesal. Zack kesal karna Jojo berbelit-belit. Sebenarnya, dia tahu apa maksud Jojo. Namun, ia pura-pura bodoh agar sahabatnya itu yang mengatakannya langsung kepadanya.


"Baiklah! Untuk hari ini kamu tidak boleh mengganggu ku sedetik pun. Aku sedang sibuk dan ingin menghabiskan waktu bersama Kara. Itu .. jika kamu berani mengganggu ku, kamu akan terima akibatnya. Bonus mu akan ku kurangi" ucapnya tegas.


Sebenarnya hatinya tidak tega.


"Cih! Jojo.. Jojo! Memang tidak salah lagi, kalau kamu pantas disebut pria psikopat yang arogan. Baru juga konsultasi sama dokter cinta.. tapi, secepat kilat sudah melupakannya. Harus ku akui.. kamu Jojo sahabat ku paling menyebalkan adalah seorang pria yang mampu membuat semua orang terserang penyakit jantung. Kamu, hebat Jo" kesalnya.


"Hahahah.. baguslah! Kalau kamu sadar!" ucapnya sombong.

__ADS_1


"Tapi.. sebagai sahabat terbaik mu, aku akan membalas kebaikan mu hari ini, jika suatu hari nanti kamu menyukai seorang perempuan." lanjutnya lagi.


"Heh, sebaiknya kamu tidak berkata begitu. Aku takut doamu tidak akan dikabulkan oleh Tuhan. Karna aku tidak menyukai kehadiran wanita di hidupku. Aku sudah nyaman hidup sendiri. Jadi, aku tidak membutuhkan siapa pun. Tidak seperti orang lain.. ckckck" sahut Zack meledek Jojo.


"Baiklah! Aku tidak ingin berlama-lama disini. Takutnya aku ketularan virus darimu, lagi. Hahaha, aku pergi. Semua nya ku serahkan padamu, ok? Selamat bekerja!" sahutnya. Lalu ia mengambil jas, serta kunci mobilnya dan bergegas keluar. Dia akan segera menjemput Kara ke apartemennya.


"Mulai hari ini aku akan membuat mu bahagia" batinnya.


Sementara Zack, masih menetap diruang Jojo dengan tampang kesalnya.


"Cih, Jojo psikopat" umpatnya dalam hati.


Kemudian dia tersenyum tiba-tiba seperti orang kesurupan. Jika orang lain melihatnya pasti akan berpikir demikian, karna hanya ada dia seorang di sana.


"Tapi.. itu bagus untuk mu! Aku tidak ingin melihat mu kembali merasakan keterpurukan mu selama ini. Huh, semoga kamu selalu bahagia, Jo! Bibi pasti senang melihat keadaan mu sekarang ini" gumamnya pelan.


Lalu kembali bekerja. Pekerjaannya hari ini pasti sangat banyak, karna Jojo mengambil cuti. Jadi, urusan Jojo juga harus ditangani olehnya.


"Emm.. kenapa Jojo, tiba-tiba mengajakku ke luar hari ini? Apa ada hal yang mau diomongin ya? Apa dia akan mengungkapkan perasaannya pada ku?" gumamnya pelan. Wajahnya sudah memerah.


Aihk... apa yang ku pikirkan? Itu tidak mungkin. Sebaiknya aku bersiap-siap dulu. Atau, lagi-lagi dia akan menungguku seperti hari-hari sebelumnya." gumamnya lagi sambil memukul jidatnya pelan.


Kemudian, Kara langsung segera bersiap-siap.


Setelah satu jam lamanya, Kara sudah selesai dengan dandanannya. Dia memakai dress berwarna pink, sepatu berwarna hitam dan memoles sedikit riasan diwajahnya.


Meski terlihat polos, namun tetap cantik natural.


Ponselnya tiba-tiba berdering. "Kring..kring..kring!"


Ternyata yang menelponnya adalah orang yang ditunggu-tunggu nya sedari tadi.


"Ya, halo!" sahutnya.

__ADS_1


"Aku sudah sampai. Aku akan menunggu mu" sahut Jojo dari seberang telpon.


"Ehh.. baiklah! Aku sudah selesai. Aku akan segera turun" ucapnya lalu mematikan ponselnya.


Ia segera bergegas turun menuju ke mobil mewah milik Jojo.


Di sana, Jojo sudah menunggunya dengan senyum mengembangnya. Dia membukakan pintu untuk Kara.


"Silahkan, tuan Putri" ucapnya tersenyum manis. Lalu, ia juga mengikuti Kara untuk memasuki mobil.


"Ehh.. ada apa dengannya? Dia tampak aneh hari ini. Apa aku yang sedang berhalusinasi? " gumam Kara dalam hati.


"Kemana kita akan pergi?" tanyanya mengarahkan pandangannya ke arah Jojo.


"Mmm? Kamu akan tau nanti. Tapi sebelum itu, tolong pakai ini untukku!" ucapnya dengan nada lembut.


Jojo mengambil sehelai kain berwarna hitam lalu menutup mata perempuan cantik disampingnya itu dengan kain tersebut.


"Ehh.. ehh.. untuk apa ini? Ini sangat gelap. Haruskah begini?" sahut Kara protes.


"Tolong, tenanglah! Aku tidak akan menyakiti mu.." sahut Jojo dengan senyum bahagianya.


"Karna kamu adalah orang spesial di hatiku" lanjutnya dalam hati.


"Sebaiknya begitu. Jika kamu berani macam-macam.. aku tidak akan memaafkan mu" ucapnya ketus.


"Hahaha.. Baiklah, tuan Putri. Aku tidak akan berani!" sahutnya merasa senang.


Dia akan terlihat senang ketika Kara mengomelinya. Jojo merasa diperhatikan oleh Kara selama ini.


Mobil mewah milik Jojo telah melaju meninggalkan apartemen Kara. Mereka akan pergi ke tempat dimana Jojo telah mempersiapkan sebuah kejutan untuknya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2