My Sweet Heart

My Sweet Heart
Bab 54: Terlalu banyak rahasia!


__ADS_3

"Di klub malam pinggiran kota"


Zaskia tampak sedang duduk frustasi di depan meja bartender klub itu. Sesekali ia meneguk anggurnya. Sudah hampir seminggu lamanya, setiap malam, ia melakukan hubungan **** dengan pria yang berbeda. Bahkan, pria yang sudah kakek-kakek pun, pernah tidur dengan nya. Jika ia melawan, maka anak buah Zack tidak akan segan-segan untuk menyiksanya. Itu adalah hukuman bagi orang yang berani mengusik kehidupan Jojo. Zack memang seorang pria yang tegas. Jadi, tidak heran jika para bawahannya mengikuti jejaknya.


"Heh, Jojo.. karna kamu berani menolak ku, maka jangan salahkan aku, kalau aku menyingkirkan wanita mu itu. Haha... kita lihat saja nanti. Aku akan membuatnya lebih menjijikkan dari ku. Jadi, kamu akan sangat, sangat membencinya!" Ucapnya sedikit berteriak. Ia mengepal kuat gelas yang ada di genggamannya. Matanya memerah dan sudah berkaca-kaca. Ia sudah membulatkan niatnya untuk menyingkirkan Kara. Siapapun wanita yang ada di sisi Jojo akan dihabisi olehnya.


Beberapa saat kemudian, seorang pria paruh baya, bertubuh gemuk, bulat, jidat seperti lapangan bola, datang menghampirinya. Matanya berbinar melihat penampilan Zaskia. Benar-benar sesuai seleraku, pikirnya. Lalu, pria itu memegang pundak Zaskia.


"Apa kamu nona Zaskia?" Tanya pria itu sambil tersenyum manis. Namun, matanya tertuju ke arah buah dada besar Zaskia.


"Ya!" Sahutnya singkat, tanpa menoleh sedikitpun.


"Temani aku malam ini. Aku akan memberimu bonus yang besar!" Ucap pria itu merasa senang.


"Dasar b******k! Apa aku akan terkutuk disini selamanya?" Umpatnya dalam hati.


Mau tidak mau, dia harus menurut karna anak buah Zack selalu memantaunya.


"Huh, baiklah!" Ucapnya sedikit malas. Ketika dia hendak berdiri, tiba-tiba tangan seorang pria asing menahannya.


"Lebih baik kamu bersamaku malam ini!" Sahut pria itu bangga. Ternyata dia adalah Reyhan.


"Dia? Pria malam itu?" Batin Zaskia.


"Dia akan bersamaku malam ini. Iya kan, sayang?" Sahut pria paruh baya itu. Dan kini, ia telah merangkul pinggang ramping Zaskia.


"Cih! Daripada aku bersama si tua bangka ini, lebih baik aku bersama pemuda ini. Lagipula, dia tidak buruk rupa. Dan lagi, sepertinya.. dia menyukai ku? Baiklah! Aku menemukan jalan keluarnya sekarang!" Gumamnya sambil tertawa licik.


Ia segera melepaskan rangkulan pria paruh baya itu, lalu berjalan menghampiri Reyhan.


"Aku akan bersamanya malam ini. Kita sudah janjian sebelumnya." Ucapnya begitu sombong.


"Ehh, baiklah. Kalau begitu besok malam, aku menunggumu sayang ku!" Sahut pria paruh baya itu sambil mengedipkan matanya, lalu mencium tangan Zaskia. Ia segera pergi meninggalkan kedua pemuda itu.


"Kapan kita janjian?" Tanya Reyhan senang. Ia memeluk erat tubuh Zaskia.


"Kamu jangan senang dulu. Aku akan menemani mu malam ini. Tapi, kamu harus membantuku satu hal." Sahutnya dengan nada mengancam.

__ADS_1


"Katakan saja. Aku akan melakukan apapun untuk mu, sayang ku!" Bisiknya ke telinga Zaskia.


"Hemm, bantu aku keluar dari sini. Aku tidak ingin melayani para pria menjijikkan itu lagi!" Ketusnya.


"Hanya ada satu cara!" Sahut Reyhan menyeringai.


"Katakan!"


"Kalau kamu mau menjadi wanitaku, maka.. aku akan membawamu pergi dari sini. Kamu tenang saja. Aku akan memfasilitasi mu. Mulai dari rumah mewah, mobil, serta kebutuhan mu yang lainnya.. semuanya, aku yang tanggung!" Ucapnya sombong.


"Cih! Dasar b******k! Apa dia memanfaatkan ku? Tapi, itu tidaklah penting sekarang. Yang paling penting adalah asal aku bisa pergi dari sini dulu" Batinnya.


"Baiklah, aku setuju"


Setelah keduanya menyetujui kesepakatan itu, mereka langsung menemui menejernya.


"Aku Reyhan Adinata, putra dari pemilik SL Group. Aku akan membeli wanita ini dari mu!" Sahut Reyhan sombong. Ia menyombongkan harta dari hasil tipuannya.


"Tunggu sebentar. Aku harus konfirmasi dulu dengan bos ku!" Sahut Mery, menejer klub tersebut. Ia langsung menghubungi Zack. Tak menunggu waktu lama, Zack langsung menjawab panggilannya.


"Halo!" Sahutnya dari seberang telpon.


"Emm? Siapa nama pria itu?" Tanyanya penasaran.


"Namanya Reyhan, Tuan! Putra dari pemilik SL Group." Lanjutnya lagi.


"Baiklah. Biarkan saja dia membelinya. Permainan akan segera dimulai. Tapi, jangan biarkan mereka mencurigai kita. Sisanya ku serahkan padamu!" Sahut Zack tertawa menyeringai. Ia sudah tahu, kalau Reyhan adalah putra sulung dari pria yang telah mengkhianati David, sahabatnya. Jadi, dia berniat membalas mereka secara perlahan.


Setelah mendapatkan perintah dari Zack, Mery langsung menjalankan rencananya sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Zack.


"Baiklah. Aku ingin 1 M." Ucapnya datar. Ia berkata seolah Zaskia adalah barang berharga, yang pada kenyataannya ia hanya digunakan sebagai pion agar bisa menghancurkan Reyhan.


"Apa katamu? Dasar gila!" Celoteh Zaskia tak terima. Menurutnya, uang tebusan itu sangatlah mahal. Namun berbeda dengan Reyhan, ia malah berlapang dada membayarnya. Ia segera mengeluarkan selembar cek dari sakunya dan memberikannya kepada Mery.


"Baiklah, urusan kita sudah selesai!" Sahut Mery sambil tersenyum lebar. Dan dibalas anggukan oleh Reyhan. Sementara Zaskia, ia malah asyik melamun sendiri.


"Aku tidak menyangka, pria bodoh ini begitu menginginkan ku! Tapi itu adalah suatu kebanggaan untukku, bisa disukai oleh banyak orang" Gumamnya merasa senang.

__ADS_1


Lalu mereka pergi meninggalkan klub tersebut, menuju ke rumah pribadi mewah milik Reyhan. Mery menatap kepergian keduanya hingga tidak terlihat lagi.


"Heh, dasar bodoh!" Gumamnya pelan. Ia kembali menghubungi seseorang di seberang telpon. Siapa lagi kalau bukan bawahannya.


"Terus pantau setiap gerak-gerik keduanya. Jangan lengah sedikit pun. Bila perlu, taruh cctv di setiap tempat mereka berkunjung. Mengerti?" Ucapnya tegas. Lalu kembali mematikan ponselnya.


"Di ruangan kerja Zack"


"Siapa yang menelpon mu barusan?" Tanya David penasaran, namun masih tetap sibuk mengotak-atik laptopnya.


"Emm, anak buah ku! Katanya, Zaskia dibeli oleh Reyhan untuk menjadi wanitanya!" Sahut Zack singkat.


Mendengar nama Reyhan disebut, David langsung menghentikan kegiatannya. Ia memijit pelipisnya lalu membuang nafasnya dengan kasar.


"Ternyata, si b******k itu? Cih! Pasangan yang serasi!" Ucapnya sambil berdecih. Zack langsung berjalan menghampiri nya dan menepuk-nepuk punggungnya.


"Kamu tenang aja. Ini akan menjadi awal kehancuran mereka!" Sahut Zack berusaha menenangkannya.


"Aku mengerti!" Ucapnya sambil tersenyum pahit.


"Oh, ya.. bagaimana tentang perkembangan orang tua Jojo? Apa anak buah mu menemukan petunjuk?" Lanjutnya lagi.


"Jangan terlalu khawatir. Aku percaya kemampuan mereka semua. Mereka tidak akan mengecewakan kita!" Ucapnya penuh arti.


"Semoga saja orang tua Jojo, bisa segera ditemukan!" Sahut David penuh harap.


"Benar! Aku juga berharap begitu!"


"Tapi, aku rasa ada yang aneh deh Zack. Kalau memang paman William bukan ayah kandung Jojo.. lalu mengapa Tante Lena bisa menikahinya? Bahkan tinggal serumah dengannya? Dimana ayah kandung Jojo saat itu? Mengapa Tante Lena tidak mencarinya?" Jelas David penuh tanda tanya.


"Benar Vid. Tapi, teman masa kecil Jojo kan kamu, bukan aku. Harusnya kamu yang lebih tau dari aku." Sahut Zack .


"Iya, kita emang dulu tetanggaan. Tapi, dari yang aku lihat ya.. dulu paman William gak pernah tuh keluar rumah. Palingan kalau ada urusan mendesak doang baru pergi. Yang cari nafkah juga Tante Lena, bukan om William. Dan menariknya ni ya, setelah Tante Lena meninggal, mereka pindah dari sana. Berselang beberapa bulan, om William menikah lagi dengan wanita keji itu. Lalu, Jojo pergi ke luar negeri. Dan tumbuh dewasa di sana!" Sahut David.


"Iya. Kalau masalah Jojo ke luar negeri.. itu, ayahkulah yang memberangkatkan dia. Aku taunya segitu doang. Ayah gak pernah mau bercerita tentang Tante Lena ke kita. Kata ibuku sih, mereka balik ke indonesia setelah Jojo berusia 5 tahun. Dan itu adalah pertemuan pertama kami dengan Tante Lena, Jojo dan paman William. Jadi, kami kira paman William adalah ayah kandung Jojo." Timpal Zack.


"Apa mungkin terjadi sesuatu saat mereka belum kembali ke Indonesia?"

__ADS_1


"Aku juga berpikir begitu. Terlalu banyak rahasia dibalik ini semua!"


TBC


__ADS_2