
Seperti yang telah direncanakannya sebelumnya untuk melamar pekerjaan, hari ini Kara akan mulai dengan mencari melalui koran, radio, dan iklan-iklan lainnya. Dan memasukkan lamaran kerjanya melalui email.
Dia tidak memberitahu niatnya kepada sang kakak, karna kakaknya pasti khawatir dengannya dan sudah pasti tidak akan mengijinkannya. David hanya membiarkannya untuk tinggal di rumah dan menunggu sampai dia berhasil merebut kembali seluruh harta keluarganya. Entah sampai kapan aku akan menunggunya.. itulah yang ada dipikiran Kara.
"Lagian... bosan juga dirumah terus! Siapa yang akan betah, huh! Ucapnya sembari memijat-mijat keningnya.
Sementara bodyguardnya itu, telah disogok olehnya sebelumnya dengan makanan buatannya juga dengan raut wajah seperti kelinci yang membuat Lian tidak bisa menolaknya. Namun, Lian tetap bisa memantaunya dari kejauhan.
Hari demi hari berlalu, hingga minggu demi minggu, namun belum juga mendapatkan pekerjaan.
"Huh, ternyata susah banget ya nyari kerjaan yang pas! Ditambah lagi, aku kan cuma lulusan SMA.. wajarlah! Karna diluar sana, yang lulusan sarjana aja masih banyak yang pengangguran" ucapnya menyemangati dirinya.
Tiba-tiba... kring..kring..kring(suara deringan ponsel) ponselnya berdering.
"Ya, halo!"(dalam bahasa Korea) ucapnya malas.
"Apakah ini dengan nona Charamell Alexa Sebastian? (dalam bahasa Korea) sahut si penelpon.
"Ya, benar! Ada apa ya?"
"Saya Park Joon Young manager dari BF Seafood Restaurant. Dan kami telah menerima surat lamaran yang telah anda kirim melalui email sebelumnya. Kebetulan kami kekurangan karyawan di bagian service dan kami sudah mempertimbangkannya.. anda kami terima! sahut si penelpon.
"Apaa? Saya di terima? dia merasa kegirangan akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan dan menghasilkan uang sendiri.
"Iya. Dan anda bisa bekerja mulai besok! sahutnya lagi.
"Baik, baik (menganggukkan kepala) saya akan mulai bekerja besok. Terimakasih banyak, pak! sahutnya kegirangan.
"Kami tunggu kedatangannya dan mohon kerjasamanya"
Tut.. Tut.. Tut! ponsel dimatikan.
"Terima.. terimakasih pak" sahutnya lagi.
"Akhirnya aku bisa bekerja dan menghasilkan uang sendiri. Dia tersenyum bahagia.
"Tapi.. hari pertama kerja pasti sangat sulit. Pokoknya aku harus berusaha. Iya, aku harus semangat. Semangat Kara, kamu pasti bisa.. ucapnya menyemangati dirinya.
Kabarnya, BF Seafood Restaurant adalah salah restoran terkenal dan menjadi pilihan bagi kalangan kelas menengah ke atas.
Keesokan harinya..
Berbeda dari hari sebelumnya, Kara bangun pagi-pagi sekali, karna hari ini adalah hari pertama dia bekerja. Ia ingin memberikan kesan terbaik dihari pertamanya bekerja, dengan datang tepat waktu dan berpakaian menarik.
Dia mengenakan rok hitam selutut dan kemeja putih menjadi atasannya. Serta mengenakan sedikit riasan diwajahnya, ia juga mengikat rambutnya dengan rapi. Dan terakhir memakainya sepatu berwarna hitam, namun hak-nya tidak terlalu tinggi. Dia tampak cantik meski berpakaian polos.
Hari ini, dia akan diantar oleh Lian ke tempatnya bekerja. Meski jaraknya tidak terlalu jauh dari apartemennya.
"Selamat pagi, nona! Apa nona sudah siap?" tanyanya.
"Ehh.. iya, udah pak! sahutnya.
Mereka turun kelantai dasar menuju parkiran.
Kara duduk dibelakang setir dan masih sibuk dengan ponselnya.
Mobil telah melaju meninggalkan apartemen dengan kecepatan sedang.
Beberapa saat kemudian, mereka sampai di restoran. Kara turun diseberang jalan, lagi-lagi alasannya agar tidak menjadi pusat perhatian pikirnya.
__ADS_1
"Wahh.. restorannya mewah banget, lebih tepat dijadiin tempat wisata aja kali ya? batinnya.
Dia bertanya kepada sekuriti menuju ruangan managernya.
Kemudian, sekuriti yang satu lagi menuntunnya menuju ruangan managernya.
Di kantor manager
Tok..tok..tok! dia memberanikan diri untuk mengetuk pintunya.
"Masuk! langsung di sahut si empunya ruangan.
Kara masuk dengan hati-hati. Dan menyapanya dengan sopan..
"Selamat pagi, pak! Saya Charamell Alexa Sebastian. Orang yang melamar kerja beberapa hari yang lalu" ucapnya sembari tersenyum.
Pria itu, sempat melamun!
"Ternyata, aku tidak salah pilih, dia cukup sopan, penampilannya juga menarik, semoga saja bisa bekerja dengan baik!" batinnya.
"Ahh.. iya! Baiklah kamu akan mulai bekerja hari ini. Dan masalah gaji.. telah diberitahukan diiklan sebelumnya. Kamu bisa mendapatkan kenaikan gaji jika pekerjaan mu bagus. Jadi, berjuanglah dan selamat bekerja" sahutnya sembari mengulurkan tangannya dan kara menyambut uluran tangan pria itu dan menjawab..
"Baik, pak! Mohon bimbingannya" ucapnya tersenyum.
" Dengan gaji sebesar 4 juta/bulan.. itu pasti cukup untuk biaya hidupku.. batinnya.
"Jessy! pria tersebut memanggil asistennya.
Jessy adalah tangan kanannya.
"Antarkan Kara mengambil bajunya di loker, dan tempatkan dia dibagian service" ucapnya datar.
"Ini bajumu, dan ini kunci loker mu! Kamu bisa menyimpan barang-barang mu di dalam." ucapnya tersenyum.
"Baik, Bu! Terimakasih! sahutnya sopan.
"Panggil aja saya kak Jessy. Umur kita juga tidak jauh berbeda! Baiklah, selamat bekerja! ucapnya lagi.
"Baik, kak Jessy! Kakak juga boleh memanggilku Kara" balasnya.
Lalu, Kara mengganti bajunya dengan seragam kerja yang telah diterimanya. Kemudian, berjalan menuju ke lobby dituntun oleh Jessy.
Setelah tiba di lobby, Jessy langsung meminta semua staff untuk berkumpul dan memperkenalkan Kara kepada mereka semua.
"Baiklah, semuanya! Ini Kara, dia karyawan baru di bagian service. Dan akan bekerja mulai hari ini.. ucap Jessy tegas.
"Halo, saya Kara! Mohon bimbingannya, sahutnya sopan.
" Hi, Kara!
"Selamat bekerja!
"Kita akan menjadi teman!
Banyak dari mereka tampak suka dengan Kara, dan ada juga yang langsung membencinya.
"Cih! Sok polos dan sok cantik, ucap seorang wanita dan berlalu pergi. Namanya Lea, sudah menjadi kebiasaannya bersikap sombong, ia merupakan keponakan manajer.
Banyak yang tidak menyukainya, karna kesombongannya.
__ADS_1
Hari ini banyak tamu, sehingga membuat mereka semua tampak lelah. Kara bekerja di shif pagi, dari jam 08.00-16.00. Tapi mereka lembur dua jam, sehingga harus pulang pukul 18.00.
Setelah jam pulang tiba, dia langsung bergegas ke loker dan mengganti pakaiannya.
Dia kembali dengan wajahnya yang sudah berminyak dan rambutnya sedikit berantakan.
"Huh, hari pertama kerja ternyata gak mudah ya..? Capek banget! Tapi, aku gak boleh nyerah gitu aja! Kara.. kamu harus semangat, batinnya.
Dia selalu dipantau oleh Lian.
"Apa non kecapean? Atau.. saya beritahu saja ke tuan? tanya Lian.
Kara menggeleng.
"Enggak, kok pak! Ini karna hari pertama, belum terbiasa! Nanti juga bakalan terbiasa! sahutnya tegas.
" Baik, non! Tapi... jangan terlalu bekerja keras, non! sahut Lian.
"Iya, pak! sahutnya datar.
Setibanya di apartemen, Kara langsung bergegas membersihkan dirinya. Dia terlihat sangat lelah hari ini.
Sebelumnya, sebelum para karyawan pulang kerja.. mereka harus makan dulu, tidak boleh melewatkannya. Karna makan sudah ditanggung sebanyak 3 kali sehari.
Dia berjalan menuju sofa di ruang tamu. Dia duduk disana sembari mengemil.
Dia mengambil ponselnya dan membuka aplikasi WeChat. Lalu dia mulai mengirim pesan melalui group chat antara dia dan kedua sahabatnya, Dimas dan Airi.
"Apa kabar kalian... (Kara)
"Ehh.. Kara! Kita baik-baik aja sayang! Lo gimana...........(Airi)
"Gue juga baik-baik aja kok! Dimana nih??
Tiba-tiba Dimas membalas..
"Aduh.. Kara sayangku! Gue rindu banget sama lo! Lo, baik-baik aja kan? tanyanya.
"Gue baik-baik aja kok. Gue juga rindu kalian berdua..
"Gue, juga! sahut Airi.
Dimas membalas..
"Aduhh... Airi, udah deh! Lo itu papan datar,ok? Bahkan body gue lebih membohay dibandingkan sama lo.. Jadi, gak mungkin lo di rinduin sama kita hahaha" sahut Dimas terkekeh.
"Dasar mak lampir s**** ! Gue santet online lu Dim, huh?"balasnya.
Kara yang melihat perdebatan keduanya langsung tertawa terbahak-bahak.
"Ampun deh.. sama Tom and Jerry hihihi" ucapnya cekikikan.
" Oke, gue mau tidur dulu. Gue capek! Miss u sayang😘🥰 Bye-bye!
Dia menutup ponselnya, dan bergegas ke kamar untuk beristirahat.
Karna lelah, dia tidur lebih cepat dari sebelumnya tanpa mengabari kakaknya.
TBC
__ADS_1