Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
S2: Gak Percaya


__ADS_3

"Ra, lo udah bangun?" tanya Aira yang melihat Dira sudah sibuk di dapur dengan Davin yang sudah duduk manis di meja makan.


"Eh sorry ya, Ra gue pake dapur lo. Soalnya Davin laper katanya," jawab Dira.


"Iya gak pa pa. Justru gue yang minta maaf, gue tuan rumah malah gak siapin sarapan buat kalian karena kesiangan.


"Yang, udah selesai belum? Ayo buruan mama udah nelfon terus ini," ucap Kevin yang juga sudah rapi.


"Loh, kalian mau kemana?" tanya Aira.


"Iya udah kok, ini suapan terakhir," jawab Dira sambil menunjukkan suapan terakhirnya pada Davin.


"Mama Vera lagi sakit, Ra. Mungkin kelelahan," lanjut Dira menjawab pertanyaan Aira.


"Mama sakit apa bang?" tanya Jonatan yang baru saja keluar dari kamarnya.


"Gue juga belum tau, makanya ini gue mau ke sana," jawab Kevin.


"Davin sudah selesai makannya, nak?" lanjut Kevin menanyai Davin.


"Sudah, Yah," jawab Davin.

__ADS_1


"Ya sudah, ayo gendong ayah!" ucap Kevin seraya mengambil Davin untuk ia gendong.


"Ra, sorry ya gue gak sempet beresin, kita buru-buru. Kalau lo gak mau beresin, nanti gue ke sini lagi biar gue aja yang beresin semuanya," ucap Dira membuat Aira terkekeh.


"Lo kayak ke siapa aja deh, Ra. Udah sana berangkat, ini biar gue yang beresin. Nanti gue dan Jo nyusul kalian. Salam ya ke tante Vera," ucap Aira dan Dirapun mengiyakannya.


*****


"Bi, mama ada dimana?" tanya Kevin setelah sampai di rumah kediaman orang tuanya.


"Nyonya ada di dapur, Den," jawab asisten rumah tangganya.


"Mama cuma bilang mama gak enak badan karena kangen sama Davin, bukan sakit parah, Vin!" jawab mama Vera santai. Sontak saja pernyataan santai tersebut tak hanya membuat Kevin berdecak kesal, akan tetapi Dira juga tak habis pikir dengan tingkah mertuanya itu yang sudah membuat gempar pagi-pagi hanya karena merindukan cucu kesayangannya.


"Ya ampun, Ma, Kevin udah khawatir banget loh," ucap Kevin dengan raut wajah khawatir dan kesal menjadi satu.


"Lebay deh, Vin. Kamu aja sering ngerjain Natan, masa mama ngerjain kamu sekali aja udah kesel!" seru mama Vera sambil terkekeh.


"Ma, Kevin dan Dira itu kurang tidur loh, ma. Terus mama pagi-pagi telfon Kevin bikin panik bilang sakit segala," ucap Kevin sambil mendengus kesal pada sang mama.


"Ya udah kamu sama Dira sarapan dulu, terus tidur, biar Davin mama yang jaga," ucap mama Vera yang sambil menyiapkan sarapan untuk anak dan menantunya.

__ADS_1


"Vin, besok tolong gantikan papa dulu bisa kan?" tanya papa Bayu.


"Ada apa, Pa?" tanya balik Kevin.


"Ada investor baru, tapi besok papa ada jadwal lain yang gak bisa diwakilkan oleh siapapun," jawab papa Bayu.


"Ekhm, bukan kencan dengan client ibu-ibu genit itu lagi kan, Pa?" ledek Kevin yang sukses membuat papa Bayu mendelik kesal ke arahnya.


"Jadi papa masih sering meeting berdua sama tante-tante genit itu?" tanya mama Vera penuh penekanan. Mendengar hal itu, Semua orang yang di meja makan kecuali papa Bayu berusaha menahan tawanya, sedangkan papa Bayu menatap Kevin tajam seolah mengibarkan bendera perang pada putra semata wayangnya itu.


"Kalau mama gak percaya, mama bisa ikut papa besok," ucap papa Bayu pasrah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2