Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
Ep 19


__ADS_3

"Ya udah, buruan! Apa yang mau lo jelasin. Gue gak punya banyak waktu! Setelah itu, silahkan lo pulang. Karena gue gak mau calon suami gue cemburu sama lo!" Ucap Dira yang masih saja ketus terhadap Kevin.


"Calon suami? Maksud kamu, aku?" Balas Kevin sambil tersenyum lebar pada Dira.


"Gue udah dijodohin. Dan jelas itu pasti bukan sama lo!" Ucap Dira tegas sambil menahan sesak di dadanya.


"Hey, kamu masih sedih? Aku kan udah minta maaf." Ujar Kevin setelah melihat Dira mengeluarkan air mata setelah menceritakan tentang perjodohan itu. Namun Dira hanya diam tak membalas perkataan Kevin.


"Apa benar kamu merindukanku seperti yang tadi kamu bilang?" Tanya Kevin pada Dira yang sukses membuat Dira menoleh padanya namun tak menjawab pertanyaan Kevin.


"Apa kamu mencintaiku?" Lanjut Kevin, lagi-lagi Dira dibuat tak bergeming dengan pertanyaan Kevin.


"Kalau jawabannya iya, maka terimalah perjodohan itu dengan senang hati. Dan aku pastikan kamu akan bahagia." Lanjut Kevin lagi yang sukses membuat amarah Dira memuncak.


"Kenapa? Apa karena kamu memang tidak bisa menepati janjimu sendiri? Apa kamu sudah melupakan semuanya? Apa kamu sudah punya kekasih atau bahkan istri dan bahkan kamu sudah memiliki anak? Apa kau....."

__ADS_1


"Mau aku cium lagi atau kamu hentikan ocehan konyolmu itu!" Ucap Kevin yang sudah mulai geram dengan ocehan Dira yang menyebut dirinya lupa akan segalanya dan sudah memiliki kekasih.


"Kenapa, hah? Kenapa? Bener kan apa kata gue kalo lo udah lupa. Hahahaaa ternyata selama ini gue terlalu bodoh nungguin lo. Menunggu dengan setia janji busuk lo itu. Gue emang bodoh karena udah percaya sama ucapan bocah yang mengerti arti kata pernikahan aja gak. Gue di sini tersiksa di sini, nungguin orang yang gue cintai balik tapi nyatanya semuanya udah berubah. Gue jatuh cinta sama orang yang salah. Pantes aja ya dari awal lo nutupin identitas lo, karena lo gak mau kan gue ngacauin kehidupan lo. Lo gak mau kan cewek lo keganggu dengan kehadiran gue? Lo tenang aja, gue gak bakal ganggu lo sama cewek lo." Ucap Dira yang sudah berurai air mata.


"Selama ini gue bodoh ngarepin orang yang gak pernah ngarepin gue. Dan gue bersyukur karena gue mau nerima perjodohan itu. Dan ya, bener kata lo, dengan nerima perjodohan itu, gue akan bahagia. Dan gue pastiin sama lo, gue akan bahagia, jadi lo gak perlu khawatir sama gue." Lanjut Dira yang masih dengan kekesalannya pada Kevin, dan Kevin yang mendengar ocehan Dira tersenyum manis. Dia tidak marah, karena dalam keadaan emosional seperti ini Dira mengungkapkan cintanya pada Kevin.


"Dasar gadis cengeng! Udah kan ngocehnya? Nanti aku akan hukum kamu karena ocehan gak jelasmu ini. Tapi sekarang giliran aku yang harus lurusin semuanya." Ucap Kevin sambil menatap mata Dira tajam.


"Oke, aku nutupin identitas aku dari kamu, itu benar, tapi bukan karena ada perempuan lain. Justru kamu sendirilah yang buat aku menutupi identitas asli ku. Kamu tau, Dir semenjak aku pergi, aku masih tetap memantaumu melalui Eka. Semuanya aku tau tentang kamu. Kecuali 1 kedekatanmu dengab Jonatan. Dan saat aku tau kamu dekat dengan Natan, aku pikir kamu yang lupa sama aku, kamu sudah menjadi kekasihnya, itu yang membuat aku tidak berani mengungkap identitas asliku. Aku terlalu takut menerima kenyataan bahwa kamu lupa tentang kita, Dira. Sumpah demi apapun, aku memang playboy waktu di Jogja, tapi itu semua terjadi setelah aku mendengar kabar kedekatanmu dengan Natan. Aku cemburu, Dir, hingga aku mulai memutuskan untuk bergonta-ganti pacar untuk bisa melupakanmu karena aku takut, kamu akan menolakku nantinya. Setidaknya tidak akan begitu menyakitkan kalau memang nanti kamu menolak aku menepati janji itu. Dan ya, sekarang aku akan mengatakan padamu dan juga pada dunia, AKU MENCINTAI KAMU, NADIRA PUTRI WIJAYA" Jelas Kevin panjang lebar sambil menatap mata Dira. Dan Dira yang mencari celah kebohongan dalam mata Kevin tak menemukannya sedikitpun. Kevin tulus saat mengatakan itu semua.


"Kok malah ketawa, sih?" Ucap Dira sambil memukul dada Kevin karena kesal melihat Kevin tertawa di atas penderitaannya.


"Kamu polos banget sih, gadis cengeng!" Ucap Kevin sambil mencubit gemas pipi Dira.


"Kamu tau gak, kalau kamu itu lagi dikerjain sama orang tua kita, dan rencana perjodohan itu hanya sandiwara, sayang!" Lanjut Kevin mengucapkan kalimat itu dengan sangat lembut membuat jantung Dira berdegup makin tak beraturan.

__ADS_1


Dan akhirnya Kevinpun menjelaskan sedetail mungkin tentang ide konyol orang tua mereka. Tak disangka yang sedang Kevin dan Dira bicarakanpun mulai panik akan kemarahan Dira. Kevin menjelaskan secara rinci rencana mereka, dan mereka yang mendengar pun kini kesusahan untuk menelan salivanya sendiri.


"Jadi, ini semua cuma ngerjain aku?" Tanya Dira yang mulai meninggikan suaranya, membuat para penguping itu mulai resah.


"Mama, Papa, Kak Eka, awas kalian." Gumam Dira dengan geram.


"Iya, tapi kamu gak boleh marah sama mereka. Tujuan mereka baik kok, untuk segera menyatukan kita! Kalau mereka tidak melakukan ini, mungkin aku masih belum berani mengungkap identitasku di hadapan kamu." Ucap Kevin lembut, dan langsung memeluk erat tubuh Dira dan sesekali mengecup kening gadis itu. Namun saat Kevin mengangkat dagu Dira, dan mendekatkan bibirnya ke bibir Dira, tiba-tiba......


"Anjaaayyyy, mata gue udah gak perjaka, semalem udah 2x gaes. Astaghfirulloh." Teriak Eka, dan sontak membuat semua orang menatapnya tajam tak terkecuali Kevin dan Dira.


"Kalian?" Ucap Kevin.


"Jadi kalian ngintipin kita dari tadi?" Tambah Dira dengan wajah blushingnya.


#####

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komennya gaes...


__ADS_2