
"Eeemmm... gimana ya? pak Arya itu.... cakep, pinter, badannya oke punya..........." ucap Dira dan menggantung kalimatnya membuat Aira penasaran
"Tapi........." lanjut Dira dengan tetap menggantungkan kalimat selanjutnya
"Tapi apa, Ra?" tany Aira penasaran
Jo yang sudah mulai jengah dengan percakapan dua gadis itu mulai beranjak dari tempatnya. tapi kalimat selanjutnya yang Dira ucapkan membuat Jo menghentikan langkahnya dan tersenyum tipis.
"Tapi sorry, gak bisa bikin gue jatuh cinta tuh. karena pak Arya itu cuma cakep dilihat dari jauh kalo deket mah, jelek. hahaaaa," ucap Dira sambil tertawa.
"Mata lo siwer ya, Ra? cakep begitu di bilang jelek. huh." balas Aira.
"Kalian masih mau di sini apa mau pulang? Udah malem nih. Kalo kalian masih mau di sini, gue pulang duluan. bye," ucap Jonatan.
"Ish lo sensian banget sih jadi cowok? bilang aja lo gak suka kita bahas pak Arya! lo cemburu kan karena predikat cowok paling tampan di kampus ini udah jadi milik pak Arya, bukan lo lagi!" sinis Aira.
__ADS_1
"Bodo. eh Dir, lo balik sama gue ya! tadi lo gak bawa mobil kan?" jawaban ketus terlontar dari mulut Jo untuk Aira dan mengajak Dira untuk pulang bersamanya
"Gak usah Jo. gue di jemput kak Eka koq." tolak Dira halus.
"Yakin lo di jemput? kak Eka gak sibuk emang?" tanya Jo lagi yang masih berusaha membujuk Dira agar mau pulang bersama dengannya.
"Yakin koq! tadi dia udah chat gue kalo bakal jemput gue pulang kuliah." jawab Dira bohong karena setelah dari kampus Dira ingin ke suatu tempat dan tak ingin seorangpun yang mengganggunya saat di tempat itu.
"Okelah kalo gitu. kalo gitu gue balik duluan ya." pamit Jo yg sudah ada di parkiran dengan kedua gadis tersebut dan beranjak untuk pulang lebih dulu dari mereka dengan menaiki motor gede kesayangannya
"Ya ngapain juga gue ngajak lo balik bareng gue? lo kan bawa mobil o'on! masak iya lo mau nebeng gue dan ninggalin mobil lo di sini? kalo emang gitu sih ayo!" jawab Jo yang memang agak merasa bersalah pada Aira karena seolah tak menganggapnya ada jika sudah keasyikan dengan Dira
"Hhhuu, becanda doank kali Jo. gak usah serius-serius amat." ucap Aira sambil memonyongkan bibirnya
"Ya udah kalo gitu gue balik duluan ya!" pamit Jo seraya menghidupkan mesin motor dan mengendarainya dengan kecepatan sedang menuju rumahnya dan diangguki oleh Dira dan juga Aira
__ADS_1
Setelah kepergian Jo, kini hanya tinggal Dira dan Aira di parkiran.
"Ra, lo beneran di jemput sama kak Eka? kalo gak, bareng gue aja deh! lagian bosen juga gue nyetir sendirian gak ada temen ngobrol." tanya Aira yang tidak yakin bahwa Dira akan dijemput oleh kakak tersayangnya itu
Aira tau betul kesibukan Eka sekarang, dan Aira pun tau bahwa sekarang Eka masih di kantornya karena harus kerja lembur.
Aira tau tentang Eka karena tanpa sepengetahuan Dira sebenarnya Aira adalah mata-mata Eka untuk mengawasi Dira. dan Eka juga selalu memberinya kabar tentang kesibukannya pada Aira dengan tujuan agar Aira paham apa yang harus dia lakukan disaat Dira membutuhkan bantuan saat Eka tidak bisa membantunya.
"Iya bener, Ra. lo tenang aja. ntar kalo udah di rumah, gue hubungin lo deh kalo lo gak percaya." ucap Dira.
"Ya udah, tapi janji yaa ngabarin gue kalo udah di rumah!" balas Aira pasrah karena memang Aira tau kalau Dira tidak suka dipaksa.
"Iya...iya...bawel kayak mama gue tau gak? tapi thanks yaa udah perhatian sama gue! gue seneng banget punya sahabat kayak lo, Ra." ucap Dira yang langsung memeluk Aira
#####
__ADS_1