Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
S2: Rencana Lamaran Untuk Aira


__ADS_3

"Yang coba deh kamu telfon Aira, suruh dia ke sini sekarang. Males juga lihat Natan lama-lama di sini." Ucap Kevin yang langsung dituruti oleh Dira.


"Bang, lo sama Dira kayak lempeng-lempeng aja ya setelah ada Davin? Gak pernah berantem lagi. Seneng gue lihatnya." Ucap Jonatan.


"Gak ada rumah tangga yang gak diwarnai pertengkaran. Tapi pinter-pinternya kita aja nyelesain masalahnya biar gak sampai orang tau kalau kita lagi ribut. Apa lagi kan sekarang udah ada Davin. Jadi ya sebisa mungkin gue dan Dira gak besar-besarin masalah dan selalu bicara kalau ada yang ngeganjel di hati."


"Jo, Aira gak ada di rumah. Udah tiga hari ini dia ada Resort keluarganya di puncak." Ucap Dira yang baru saja selesai menghubungi keluarga Aira karena handphone sahabatnya itu tidak bisa dihubungi.


"Oke, kalau gitu gue samperin dia ke sana dulu. Tengkyu atas makanannya." Ucap Jonatan yang tanpa pikir panjang hendak menyusul Aira.


"Eh, lo ngapain nyusul Aira?" tanya Kevin.


"Ya mau bicara sama dia lah bang."


"Gak. Kalau lo belum bisa nentuin sikap kapan lo mau nikahin Aira, gue gak akan izinin lo nemuin dia. Gentle dikit dong lo jadi laki, jangan malu-maluin gue!"


"Eh bang, gue mau nyamperin dia sekaligus mau ngasih dia ini." seru Jonatan seraya mengambil kotak cincin dari saku celananya.

__ADS_1


"Gue mau ngajak dia nikah minggu depan. Semua udah siap. Sebenernya waktu Aira marah kemarin gue mau ngasih dia surprise, eh dia malah pergi gitu aja." Lanjutnya.


"Ya udah, good luck deh." ucap Kevin memberikan semangat pada Jonatan seraya menepuk bahu adiknya itu.


"Do'ain gue ya bang, kakak ipar cantik, baik hati, seksi, dan tetap menawan..."


"Lo rayu bini gue, gue bikin lo gak bisa malam pertama sama Aira." Ketus Kevin seraya menepis tangan Jonatan yang hendak menyentuh dagu istrinya.


"Udah sana berangkat sebelum gue patahin itu punya lo, lama-lama lihatin bini gue begitu." Ucap Kevin dan Jonatan pun langsung pergi demi keamanan masa depannya.


"Kamu tuh ya, sama dia aja masih aja cemburu. Dia udah ada Aira, bentar lagi mereka nikah." Ucap Dira yang kini bergelayut manja pada lengan Kevin.


"Sayang, kita kan belum telfon mama untuk titip Davin. Tapi aku juga kepikiran kalau gak bawa Davin apa lagi kan kita seminggu ninggalin dia. Apa kita bawa Davin aja ya?" Ucap Dira yang membuat Kevin gemas pada istrinya itu.


"Apa gak sekalian kamu gak mau ngajak bi Nani dan bi Mina? Atau mama dan papa juga Eka dan Fany sekalian ajak Aira dan Natan juga biar kita ke sana kayak rombongan sirkus." Dengus Kevin.


"Kita mau bulan madu, mau bikin adik untuk Davin biar gak ada yang ganggu dan cepet jadi. Kalau kita ngajak Davin, itu adiknya jadi, enggak, ngemong Davin iya." lanjutnya membuat Dira cemberut dan mengerucutkan bibirnya hingga membuat Kevin semakin gemas dan ingin sekali segera memakan istrinya lagi.

__ADS_1


"Gak usah di majuin gitu itu bibirnya, yang. Mau aku makan lagi?" Tanya usil Kevin.


"Ih kamu mah gitu. pikirannya gak jauh-jauh dari mesum." dengus kesal Dira dan langsung pergi meninggalkan Kevin masuk ke kamarnya.


"Niat banget godain aku ya, yang!" seru Kevin yang kemudian langsung menyusul Dira ke kamarnya untuk segera memakan istrinya lagi. Dan sore itu mereka berdua kembali bergulat hingga malam dan membuat Dira sangat kelelahan karena energi Kevin yang seperti tidak ada habisnya.


♥️♥️♥️


hai...hai...hai...


boleh dong langsung klik like dan bagi sedikit poinnya untuk author, biar makin semangat nih nulisnya...


oh ya, jangan lupa mampir juga ya ke karya baru author judulnya "Semua Untuk CINTA?"....


Cusss cek ke profilku yuk...


jangan lupa kasih like dan vote yang banyak di karya terbaruku itu yaa... karena setelah episode 10, author akan ngadain GIVEAWAY loh di sana...

__ADS_1


terimakasih 🙏 🙏 🙏


__ADS_2