Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
Ep 28


__ADS_3

tok...tok...tok...


"Masuk." Ucap Kevin. Sambil menengok kearah pintu melihat siapa yang datang, beberapa detik kemudian senyum lebar Kevin tersungging di bibirnya melihat gadisnya ada diambang pintu.


"Sayang, kenapa gak bilang kalau sudah sampai? Harusnya bilang, biar tadi aku bisa menjemputmu ke bawah." Ucapan lembut Kevin terlontar pada gadisnya. Seraya menghampiri dan memeluk gadis itu.


"Gapapa. Toh yang penting aku sampai ke dalam sini dengan selamat kan. Oh ya, nih aku bawain makan siang buat kita berdua, gapapa kan kita makan siang di sini?" Ucap Dira seraya mengajak Kevin makan siang bersama.


"Iya gapapa donk sayang." Balas Kevin.


"Oya, Vin, nanti malem mama minta kamu ke rumah." Perkataan Dira ini sukses membuat Kevin kembali panik.


"Eehhh, anu sayang, maaf banget nanti sore aku ada meeting sama klien. Kemungkinan akan selesai malam. Jadi sampaikan permintaan maaf ku sama bunda ya. Janji deh, besok aku pasti akan ke sana." Ucap Kevin.

__ADS_1


"Ouw begitu. Baiklah." Ucap Dira yang sedikit kecewa dengan penolakan Kevin. Tapi dia tidak memiliki hak untuk marah, karena Dira sadar betul bahwa pekerjaan Kevin itu untuk kepentingan masa depannya juga.


Setelah itu mereka berdua mulai memakan makanan yang Dira bawa tadi dengan Dira yang menyuapi Kevin karena Kevin masih sibuk dengan pekerjaannya.


*****


Sedangkan di tempat lain...


"Gue serius, Jo. Tadi Dira sendiri yang bilang sama gue. Bahkan Pak Arya maksud gue si Kevin Kevin itu tuh udah ngelamar Dira tau gak. Dan rencananya juga keluarga Kevin akan segera melamar Dira secara resmi. Bahkan mungkin setelah lulus kuliah nanti mereka akan segera menikah." Ucap Aira dengan antusias menceritakan kebahagiaan yg Dira rasakan dan tanpa Aira sadari hal itu sukses membuat dada Jonatan semakin sesak. Seketika itu juga Jonatan hendak beranjak pergi dari cafe tempat dia dan Aira nongkrong saat ini. Namun Aira berhasil mencegah laki-laki tampan yang merupakan sahabatnya itu untuk pergi.


Sadar bahwa perkataannya tadi telah melukai hati sahabatnya, Aira pun meminta maaf pada Jonatan dan berusaha menenangkan hati lelaki tampan itu yang sedang dipenuhi oleh kobaran amarah sekaligus kecemburuan.


"Lo mau kemana, Jo? Please jangan pergi. Temenin gue disini dulu. Gue lagi butuh temen." Ucap Aira sambil menarik tangan Jonatan yang hendak pergi dari tempat itu.

__ADS_1


Mendengar sahabatnya sedang butuh teman, mengurungkan niat Jonatan untuk pergi. Laki-laki tampan itu tau bahwa kini sahabatnya itu tengah galau. Karena kalau tidak, sahabatnya yang sedikit barbar seperti Aira itu tidak akan memintanya untuk menemaninya.


"Gue minta maaf atas perkataan gue tadi. Gue tau lo pasti sakit hati banget kan. Tapi lo harus bisa move on, Jo. Dira sudah bahagia dengan cintanya. Dan lo gak mungkin kan mau membiarkan diri lo sendiri terpuruk? Lo tampan, lo mapan, lo juga pinter, lo gak perlu nyari cewek kesana kemari. Lo diem aja udah banyak yang antri buat jadi pacar lo." Ucap Aira seraya memberikan semangat pada sang sahabat.


"Tumben lo bilang gue tampan? Kesambet? Tapi emang sih gue udah tampan dari lahir. Lo nya aja sebagai sahabat gak peka kalo sahabat lo ini tampan." Ucap Jonatan dengan penuh percaya diri.


"Anjiiirrr nyesel gue udah muji lo kalo tau lo bakal pede berlebihan begini." Ucap Aira sambil menggelengkan kepala tak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari sahabatnya.


#####


Jangan lupa like dan vote nya yaa...


terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2