Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
S2: Kevin Ngidam?


__ADS_3

Sekembalinya Kevin dan Dira dari hobeymoon atau lebih tepatnya babymoon mereka di Bali selama satu minggu, kini Kevin memulai aktifitasnya kembali di perusahaan sedangkan Dira masih tetap dengan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, mengurus segala keperluan Kevin dan juga Davin.


Pagi itu Davin yang sudah siap untuk berangkat sekolah, mau tidak mau harus menunggu Kevin yang sejak semalam mengatakan ingin mengantar Davin ke sekolahnya.


"Sayang, buruan dong! Kasihan Davin udah hampir telat," teriak Dira yang mulai kesal karena menunggu Kevin yang terlalu lama hanya untuk mengambil tas ketjanya saja.


"Bunda, Davin diantel pak Dadang aja ya, ayah lama! Nanti Davin diledekin ciara kalau Davin telat," ucap polos Davin yang juga merasa jengkel menunggu sang ayah.


"Ya udah, Davin diantar pak Dadang dulu ya! Nanti pulang sekolah bunda yang jemput. Davin jangan nakal di sekolah! Harus jadi anak pinter dan patuh sama guru, oke!" ucap Dira sambil mengantar putra kesayangannya itu ke mobil pribadi miliknya.


"Ciap bunda, Davin cekolah dulu. Bye bye bunda," sahut Davin sambil melayangkan high five pada Dira.


"Pak, tolong antar Davin sampai depan kelasnya ya! Nanti saya juga akan telfon gurunya Davin," ucap Dira yang langsung diiyakan oleh pak Dadang.


Setelah melihat mobil yang pak Dadang kendarai untuk mengantar Davin sudah jauh dari jangkauan matanya, Dira langsung bergegas ke kamar pribadi miliknya dan juga Kevin untuk memastikan apa yang sedang suaminya itu lakukan.


"Ya ampun sayang, kamu kok malah tidur lagi sih? Katanya mau antar Davin sekolah!" seru Dira yang semakin kesal setelah melihat suaminya itu ternyata justru sedang tidur.


"Sayang, kepalaku pusing banget, tadi aku juga mual banget. Aku mau panggil kamu juga aku gak tega karena kamu juga harus ngurus Davin dulu," ucap Kevin sambil tetap memejamkan matanya membuat Dira mengernyit keheranan.


"Yang, buka dong mata kamu! Ish malah bicara sambil merem," gerutu Dira namun tetap terdengar jelas oleh Kevin.


"Pusing, yang! kalau aku melek malah mual," ucap Kevin jujur, dan Dira yang melihat suaminya itu begitu pucat, langsung berinisiatif untuk memberikan Kevin obat.


"Aku ambil air hangat dulu buat kamu sebentar ya," ucap Dira dan langsung beranjak dari sisi ranjang di samping suaminya itu.


"Yang, aku mau udang asam manis dong! Tapi buatan bunda dan bunda harus masak di sini. Aku gak mau yang di masak di rumah bunda!" ucap Kevin dan itu sukses membuat Dira membelalakkan matanya, menyadari jika saat ini sang suami tengah mengidam.


Dira pun tertawa mendengar permintaan sang suami hingga membuat Kevin membuka matanya, "kok malah ketawa sih, Yang! Buruan deh minta bunda ke sini sebelum aku mual lagi." ucap Kevin yang merasa jengkel karena istrinya itu justru tertawa.


Dira yang tak tega dengan kondisi sang suami yang tengah mengidam karena memang Dira pernah merasakan hal itu, langsung menghubungi sang mama untuk segera datang ke rumahnya pagi itu juga.

__ADS_1


Tak membutuhkan waktu lama, akhirnya mama Naira pun datang namun dia tidak sendiri melainkan bersama dengan kak Eka dan juga papa Rey.


"Kok rame-rame sih?" tanya Dira setelah melihat kedatangan keluarganya.


"Kamu bilang Kevin sakit, dek, jadi kita semua kesini takut kamu susah yang mau bopong dia untuk dibawa ke rumah sakit," ucap kak Eka.


"Dimana suami kamu, ayo kita bawa ke dokter," ucap papa Rey yang tak kalah khawatir.


"Aduuuhhh, ma, pa, kak Eka, Kevin baik-baik aja, kalian salah paham," ucap Dira.


"Kamu bilang tadi Kevin mual-mual, pasti asam lambung dia naik, da-..."


"Dira, Kevin dimana? Dia kenapa?" tanya mama Vera yang juga datang ke rumah Kevin dan Dira.


"Bunda, kok bunda ada di sini juga?" tanya Dira polos.


"Kamu gimana sih, Dir, anak bunda sakit kenapa gak kasih tau bunda dan ayah? Untung mama kamu telfon bunda dan bilang kalau Kevin sedang sakit, makanya bunda dan ayah buru-buru ke sini," ucap mama Vera dan itu sukses membuat Dira merasa tak enak hati.


"Kalian tenang dulu ya, biar aku jelasin dulu," ucap Dira dan akhirnya merekapun memberi Dira kesempatan untuk menjelaskan apa yang tengah terjadi pada Kevin.


"Jadi Kevin cuma ngidam udang asam manis? Astaga Dira, kamu bikin mama panik tau gak!" ucap mama Naira.


"Tau cuma ngidam gak akan deh gue ke sini, gak si Dira, gak Kevin, ngidamnya pada absurd, heran gue. Yakin deh entar anak yang ini gak jauh beda sama si Davin! Kecil-kecil ngeselin kayak bapaknya," ucap kak Eka yang langsung membuat semua orang tertawa.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Halo gaes...


Maaf ya, baru update extrapart lagi...


Jangan lupa untuk mampir ke karya baruku yang judulnya SEMUA UNTUK CINTA?


Dan, tolong bantu ramaikan juga karya teman-temanku yang judulnya :


Are Not the Same


Asmara Jajar Genjang


Cinta Anak Muda


Good Bye My Honey


Keyakinan (New)


Lost Princess


Makhluk Pemikat Hati


My Insensitive Boy


Parallel Earth


The Dark Slayer


The Magic Shop

__ADS_1


The Red String of Fate


The Secret Vampire


__ADS_2