
Hari ini Dira dan Aira sudah sepakat akan nongkrong di sebuah cafe namun kali ini tanpa Jonatan karena dia harus ke kantor papanya untuk mulai belajar terjun langsung di perusahaan untuk membantu sang papa.
Tapi kali ini Aira juga tidak sendiri, dia ditemani oleh seorang laki-laki tampan yang jika orang lain melihat mereka akan terlihat seperti sepasang kekasih. Sedangkan Dira, dia datang sendiri karena sang calon suami ada meeting penting.
"Hai, Ra. Udah lama nunggu?" Tanya Aira yang baru saja datang membawa seorang laki-laki tampan.
"Eh enggak kok. Gue juga baru aja nyampek. Oh ya, pacar baru lo?" Tanya Dira seraya melihat kearah laki-laki tampan di sebelah Aira, dan yang mendengar pertanyaan itu sontak tertawa terbahak.
"Kok lo malah ketawa?" Tanya Dira lagi.
"Sorry, sorry. Masak lo lupa sih, Dir? Waktu kita masih SMA, lo pernah kok ketemu sama dia pas main ke rumah gue," Jawab Aira membuat Dira semakin bingung dan berpikir keras tentang siapa laki-laki itu. Wajahnya memang seperti tidak asing bagi Dira. Tapi dia benar-benar lupa siapa laki-laki itu. Sedangkan orang yang menjadi bahan pembicaraan dua gadis cantik itu tak pernah sedetikpun melunturkan senyumannya.
Akhirnya setelah beberapa menit Dira berpikir, dia baru ingat siapa laki-laki itu dan langsung menyapanya dengan antusias.
"Astaga, ini kak Rian? Rian Ardianto sepupu lo yang dari Jogja itu kan, Ra?" Tanya Dira yang diangguki oleh dua orang di depannya.
"Iya, akhirnya inget aku juga kamu, Dir? Apa kabar?" Tanya Rian berbasa-basi.
"Aku baik. Kak Rian sendiri apa kabar?" Dira menjawab seraya bertanya balik pada Rian.
__ADS_1
"Aku juga baik. Oh ya, kamu sendiri aja nih?" Tanya Rian.
"Ekhm, ada gue di sini, kalo kalian lupa." Protes Aira yang sudah mulai terlupakan oleh sahabat dan sepupunya itu.
"Lagian ya, jangan ngarepin Dira lagi deh kak. Dia udah punya calon suami. Calon suaminya juga posesif parah. Masak iya sama Jo aja cemburu?" Ucap Aira yang juga sekaligus meledek Dira dan Rian.
"Sialan, lo! Gak segitunya juga kali calon laki gue!" Bantah Dira membela calon suaminya.
"Emang kamu beneran udah mau nikah, Dir?" Pertanyaan itu terlontar dari mulut Rian seolah tak percaya.
"Yee di bilangin adek sendiri gak percaya. Udah ah, gue mau pesen makan. Udah laper gue. Kalian mau pesen apa?" Tanya Aira.
"Gue samain aja sama lo, Ra." Jawab Dira.
"Gue juga samain aja." Ucap Rian yang tak mengalihkan pandangannya dari Dira.
"Yaelah, kalo mau samaan kan mending makan di rumah, gratis. Gak capek, gak buang duit. Hadeuch. Waiters!" Ucap Aira yang penuh protes seraya memanggil pelayan Cafe tersebut dan memesan makanan untuk mereka bertiga.
Setelah pelayan itu pergi, Aira melihat kearah Dira yang sibuk dengan handphonenya dan kearah Rian yang sedang sibuk memandangi sahabatnya itu secara bergantian.
__ADS_1
"Mata woy jaga, mata," Teriak Aira yang mengagetkan Rian yang sedang asyik memandang wajah cantik Dira. Dan Dira juga menoleh ke Aira.
"Apaan sih, Ra?" Tanya Rian.
"Lo tuh punya mata di jaga, jangan jelalatan." Dengus kesal Aira karena Rian berlagak seolah tidak ada apa-apa. Sedangkan Dira hanya tersenyum melihat tingkah konyol kakak dan adik sepupu itu.
"Oh iya, kak Rian sudah lama ada di sini?" Tanya Dira tiba-tiba.
"Gak kok baru dua hari menetap di sini. Kalo sebelumnya ke sini cuma untuk liburan kali ini aku stay di sini karena kebetulan aku keterima kerja di perusahaan sahabat aku yang ada di sini," Ucap Rian menjelaskan pada Dira dan Dira hanya menjawab oh.
"Oh ya, kamu belum jawab pertanyaan aku, kamu beneran udah mau nikah?" Tanya Rian yang tidak puas karena Dira belum menjawab pertanyaannya.
"Iya kak, dua bulan lagi." Jawab Dira.
"Tuh kan, udah gue bilangin juga gak percaya. Nih ya Dir, gue bilangin sama lo, kak Rian ini sebenernya suka sam-... Aaaauuuuuu," Ucap Aira yang tiba-tiba saja memekik kesakitan sebelum menyelesaikan kalimatnya karena terasa ada yang menginjak kakinya. Dan seketika itu juga Rian dan Aira saling mendelikkan mata masing-masing.
"Kenapa lo, Ra?" Tanya Dira heran kepada sahabatnya itu.
"Ini kaki gu-..." Ucap Aira tiba-tiba terpotong. Tapi kali ini karena ada pelayan yang mengantar pesanan mereka bertiga.
__ADS_1
"Eh, Ra gue titip ini dulu, gue mau ke toilet dulu bentar." Ucap Dira yang langsung pergi ke toilet.
######