
13 Tahun Kemudian...
"Kak Davin, tunggu!" Teriak Keira dari dalam rumah semabari mengunyah roti yang belum ia habiskan sebagai sarapannya.
"Gue kan udah bilang, hari ini gue harus berangkat pagi, lo lama banget sih, siap-siap doang!" seru Davin. Remaja berseragam putih abu-abu itu tetap terlihat tampan walaupun sedang mengomel. Sedangkan Keira, sang adik yang menjadi sasaran kemarahan Davin tetap santai sambil mengunyah sarapannya.
Dalam perjalanan menuju ke sekolah, Davin tak henti-hentinya mengoceh hingga memekakkan telinga Keira. "Kak, lo tuh cowok tapi kenapa dari tadi bawel sih? Huh?" Ucap Keira.
Ucapan yang terlontar dari mulut gadis remaja yang masih duduk di bangku SMP itupun sukses menghentikan ocehan Davin. "Gue harus berangkat pagi karena gue belum ngerjain PR, Kei! PR ini tuh dikumpulin jam pertama dan gurunya killer banget. Gue males kalo harus dijemur cuma karena gak ngerjain PR!" Ucap Davin yang kali ini nadanya sudah berubah lembut.
Mendengar penuturan sang kakak tentu saja membuat Keira tertawa keras. Pasalnya dia tau betul jika Davin adalah siswa teladan di sekolahnya, bahkan tak jarang Davin ditunjuk untuk mewakili sekolahnya dalam lomba mata pelajaran.
"Nah, udah sampai. Kamu sekolah yang rajin. Nanti siang sopir ayah yang jemput kamu, jangan bandel!" ucap Davin setelah mereka sampai di depan gerbang sekolah Keira. Keira langsung menyalami tangan Davin dan mengecup singkat pipi kakaknya itu, hal yang memang biasa ia lakukan sejak mereka masih kecil.
Seperti biasa, Keira melangkahkan kaki menuju kelasnya dengan riang. Gadis itu selalu terlihat ceria seperti tak pernah memiliki masalah apapun. "Kei!" teriak seseorang memanggil namanya. Seketika itu juga Keira menghentikan langkahnya dan menoleh ke asal suara.
"Lita, Leta, kalian baru dateng juga?" sapa Keira pada dua gadis kembar yang tak lain adalah anak Rian dan Mellinda, sahabat kedua orang tuanya, dan kini anak-anak mereka juga menjadi sahabat karib.
"Iya. Eh tadi lo diantar kak Davin?" tanya Leta.
"Iya, kenapa? Gak usah ngarep deh! Lo tau sendiri kan kak Davin itu udah punya cewek impiannya sendiri," jawab Keira sedikit ketus.
Keira tau betul jika sahabatnya itu memang menyukai Davin sejak lama. Tapi Keira tidak bisa berbuat banyak karena Keira juga tau bahwa di hati Davin sudah ada nama Kiara. Cinta masa kecil Davin sejak mereka masih TK.
Ya, Kiara yang saat TK selalu menjadi musuh bebuyutan Davin dan membuatnya sering dibully oleh teman-temannya yang lain, namun seiring berjalannya waktu Kiara yang akrab disapa Cia oleh Davin, mulai melunak dan mau berteman baik dengan Davin.
__ADS_1
Keakraban antara Davin dan Kiara berlanjut hingga mereka masuk sekolah SD, namun tak berapa lama, mereka berdua harus berpisah karena orang tua Kiara dipindah tugaskan ke Surabaya.
Akan tetapi, sebelum Davin dan Kiara berpisah, Davin dan Kiara kecil sama-sama berjanji jika suatu saat nanti mereka akan bertemu lagi dan Davin berujar akan menikahi Kiara kelak saat mereka dewasa. Janji yang Davin ucapkan dihapan kedua orang tua mereka nyatanya mengingatkan Kevin dan Dira dulu saat mereka harus berpisah karena Kevin harus ikut orang tuanya pindah ke Jogja.
Brugh...
Davin yang terburu-buru menuju kelasnya tanpa sengaja menabrak seorang gadis hingga membuat gadis itu terjatuh. "Sorry, gue buru-buru dan gak merhatiin ada Lo. Lo gak apa apa kan?" tanya Davin pada gadis tersebut seraya mengulurkan tangannya berniat membantu gadis itu untuk berdiri.
"Gue gak apa-apa kok," ucap gadis itu sambil menunjukkan sebuah senyuman yang tak asing bagi Davin. "Terimakasih, ya!" lanjutnya yang kemudian langsung pergi begitu saja meninggalkan Davin yang masih mematung berusaha mengingat pemilik senyuman tersebut.
Mata dan senyuman itu, batin Davin.
"Hei, Lo anak baru ya? Nama Lo siapa?" teriak Davin.
Gadis itu menghentikan langkahnya dan berbalik, "Nama gue Putri," jawab gadis itu. Entah mengapa Gadis itu begitu senang melihat Davin, hatinya berbunga-bunga. "Kiara Salsabila Putri," lanjutnya seraya langsung berlari meninggalkan Davin.
.
.
.
.
.
__ADS_1
hai guys...
ini bener-bener sudah end yaa...
slanjutnya kisah Davin dan Kiara akan ada di sequel selanjutnya yaitu OUR LOVE 2...
terimakasih telah setia membaca karyaku...
terimakasih udah selalu support aku...
tanpa kalian, aku gak akan semangat nulis hingga episode ini...
terus support author dengan membaca karya2 author yg lain yaa...
dan tunggu launching OUR LOVE 2... tengkyu... 🤗🤗🤗
sampai jumpa di karya yang lain...
Semua Untuk Cinta?
Ego, Cinta, dan Kesucian
OUR LOVE 2 (COMING SOON)
__ADS_1