
"kalau Dira sendiri apa kabarnya, Nai? apa dia sudah memiliki kekasih?" lanjut Vera yang menanyakan tentang Dira dan yang mendapat pertanyaan tersebut langsung tersenyum
"Dira belum punya kekasih, Ver. bahkan pacaranpun belum pernah. ya sama seperti Kevin, Dira masih menunggu Kevin kembali." ucap Naira dengan antusias dengan kelegaan hati karena ternyata cinta anaknya tak bertepuk sebelah tangan
"dan setelah ini, Dira pasti seneng banget karena akan ketemu lagi sama Kevin, Ver." lanjut Naira
"mereka sudah bertemu kok, Nai." balas Vera
"loh? kapan? kok Dira gak cerita apapun ya sama aku? padahal biasanya dia cerita loh, Ver kalau itu menyangkut Kevin." tanya Naira yang heran karena memang putrinya itu tak pernah mengatakan bahwa dia sudah bertemu dengan Kevin karena memang Dira tidak pernah menutupi apapun pada mamanya itu apa lagi tentang Kevin dan perasaannya
"gimana mau cerita kalau Kevin ngaku kalau namanya itu Arya, bukan Kevin! dan sekarang Kevin ngajar di kampusnya Dira. bahkan sudah beberapa kali ngajar di kelas Dira." timpal Vera yang menjelaskan tentang Kevin
"kenapa begitu?" tanya Naira penasaran
"ya karena Kevin gak yakin kalau Dira juga masih ingat semuanya. Kevin terlalu takut untuk patah hati. padahal mencobanya saja belum." jawab Vera
"tapi Kevin geraknya lambat! padahal dulu d Jogja, dia itu playboy loh, Nai karena ingin menghilangkan perasaannya pada Dira. karena ya itu tadi, Kevin takut cintanya bertepuk sebelah tangan. apa lagi setelah Kevin tau wajah Dira yang sekarang. Cantik banget. tapi ternyata Kevin salah. justru makin mencoba untuk melupakan, justru semakin cinta." lanjut Vera panjang lebar
__ADS_1
"makanya aku greget banget sama tuh anak karena lamban banget cari tau tentang Dira. akhirnya aku mutusin untuk ke sini deh. cari tau langsung dari kamu." lanjut Vera lagi sambil tersenyum lega karena sebentar lagi Vera bisa membawa menantunya pulang ke rumahnya
Naira yang mendengar penjelasan Vera panjang lebar pun hanya mengangguk dan ikut tersenyum.
"kalau gitu, gimana kalau kita ngerjain mereka, Nai?" ucap Vera yang baru saja memiliki ide konyol untuk mengerjai putra-putri mereka
"setuju! tapi apa yang harus kita lakuin?" tanya Naira antusias
kemudian Vera membisikkan rencana yang harus mereka lakukan untuk mengerjai kedua putra putri kesayangan mereka itu. setelah semua rencana tersusun rapi akhirnya Vera pamit pulang pada Naira karena memang waktu sudah sore dan sebentar lagi suami dan anaknya pasti sudah pulang.
*****
"apa keluarga Bayu tau?" tanya Rey lagi
"pasti tau, pa. kan Vera yang ngusulin ide ini." jawab Naira yakin
"kalau Dira nolak gimana, ma?" kali ini Eka yang bertanya
__ADS_1
"mama yakin gak akan nolak. dia kan sayang banget sama mama dan papa seperti kamu, yang akan melakukan apapun untuk kami." jawab Naira dengan penuh keyakinan
"oke, aku ikut aja. tapi jangan tunjuk-tunjuk aku kalau sampai Dira marah ya ma!" Eka memberikan peringatan pada mamanya
"gak akan, sayang percaya deh sama mama. mungkin dia cuma akan nangis bentar, tapi setelah tau ini semua untuk hubungannya dengan Kevin, mama yakin Dira akan sangat bahagia." ucap Naira yang diangguki oleh Eka dan Rey
tiga hari kemudian...
"Dira, hari ini libur kan? bisa kita ngobrol sebentar?" ucap sang papa setelah mereka selesai sarapan. dan Eka serta Naira hanya saling melirik satu sama lain
"iya, pa. ada apa pa?" tanya Dira penasaran
"ikut papa ke ruangan papa sebentar yuk. kita ngobrol disana." ajak sang papa dan diangguki oleh Dira
setelah Dira membersihkan piring kotor yang ada di meja makan, Dira langsung menghampiri papanya, di ruang kerjanya yang sudah ada papa Rey, mana Naira, dan juga kak Eka di sana.
"ada apa ya, pa kok kayaknya serius banget?" seraya menatap ke arah papa, mama, dan juga kakaknya itu dengan penuh tanda tanya. sedangkan Eka dan Naira hanya memasang wajah pura-pura lesu untuk meyakinkan Dira bahwa apa yang akan diucapkan papanya nanti adalah benar.
__ADS_1
Dira yang melihat ekspresi dari mama dan kakaknya itu tiba-tiba merasa cemas dan was-was. takut apa yang tidak pernah ia harapkan akan terjadi.
#####