Our Love (REVISI)

Our Love (REVISI)
S2: Perdebatan Kevin dan Jonatan


__ADS_3

"Abang! Lo dimana sih? Bertelor lo, bang?" terdengar suara bariton khas milik Jonatan.


Segera mungkin aku turun dan menemui Jonatan agar Kevin yang sedang beristirahat tidak merasa terganggu.


"Jo! Lo berisik banget sih! Kevin lagi tidur, dia lagi gak enak badan," ucap Dira ketus.


"Masalahnya gue ke sini mau anter pesenan dia, Dir!" ucap Jonatan.


"Pesenan?" tanya Dira.


"Iya, tadi abang chat gue minta tolong gue beliin Coto Makassar yang paling enak," jawab Jonatan.


"Lo lagi ngidam ini?" lanjutnya.


"Lo tau gue hamil?" tanya Dira balik pada Jonatan.


"Iya, mama yang kasih tau," jawab Jonatan dan Dira hanya mengangguk paham.


"Tapi gue gak ngidam apapun. Kevin sih sekarang yang lagi ngidam," ucap Dira membuat Jonatan seperti terlihat kaget.


"Udah dateng? Mana pesenan gue?" tanya Kevin yang tiba-tiba saja muncul mengagetkan Dira dan Jonatan.

__ADS_1


Jonatan memberikan bungkusan yang berisi pesanan Kevin kepada sang empunya pesanan. Terlihat jelas binar kebahagiaan yang terpancar dari mata Kevin setelah melihat makanan pesanannya. Sesegera mungkin Kevin memindahkan makanan tersebut ke sebuah wadah dan langsung melahapnya.


"Yang, kamu doyan, apa laper?" tanya Dira yang melihat Kevin begitu cepat melahap makanan di hadapannya.


"Aku pengen ini dari tadi, yang! Si kunyuk aja tuh yang kelamaan datengnya," ucap Kevin dengan masih banyak makanan tersisa di mulutnya.


"Bang, pelan! Lu makan kayak orang kesetanan tau, gak?" Ucap Jonatan yang benar-benar ngeri melihat cara makan Kevin.


"Diem deh, lo, ini jugq gara-gara, lo! gue pesennya pagi, kenapa baru datang sekarang?" protes Kevin.


"Yang, bener apa kata, Jo! Kamu makan kayak orang kesetanan tau gak! Pelan deh, aku juga gak akan minta kok," ucap Dira namun tak sedikitpun digubris oleh Kevin. Laki-laki itu justru semakin lahap memakan makanan yang tersaji di hadapannya hingga tanpa sengaja Kevin menelan sesuatu yang membuatnya tiba-tiba kembali merasakan mual.


hhuuuwwwweeekkk....hhhuuuwwweeekkkkk...


"Kan udah aku bilangin, makannya pelan-pelan aja," ucap Dira lembut seraya memijat tengkuk leher Kevin.


"Aroma bawangnya kuat banget, yang. Aku gak tahan, dan tadi aku kayak makan bawangnya masa," ucap Kevin dengan badan yang sudah lemas.


"Ya udah, ini minum dulu terus kamu istirahat aja," ucap Dira sambil menatap sendu wajah Kevin.


Ada rasa tak tega yang Dira rasakan melihat kondisi Kevin saat ini. Namun Dira juga tidak bisa berbuat banyak, karena Dira sendiripun paham jika itu akan berhenti dengan sendirinya. Saat ini yang bisa Dira lakukan hanya menyemangati Kevin sambil mengkonsultasikan keadaannya kepada Mellinda.

__ADS_1


"Bang, lo gak mau ke rumah sakit aja dulu? Lo pucet banget tuh!" tanya Jonatan yang juga merasa kasihan sekaligus lucu melihat kondisi Kevin yang tengah mengalami morning sickness dan ngidam.


"Gak usah, entar juga baikan kok," jawab Kevin.


"Sumpah lo lucu kalo gini, bang! Tapi gue juga kasihan sama lo, hahahaa," ucap Jonatan sambil tertawa.


"Gue sumpahin lo akan ngerasain apa yang gue rasain kalo entar lo udah nikah dan Aira hamil," ucap Kevin sambil menatap Jonatan tajam.


"Amit-amit. Lo doainnya gitu banget, bang! Tega lo sama gue? Kalo gue yang ngidam, emang lo mau susah-susah nyariin apa yang gue idamin?" tanya Jonatan.


"Males banget!" ucap Kevin sedangkan Dira hanya menggelengkan kepalanya mendengar perdebatan kedua kakak dan adik itu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


sorry baru up lagi... 🤗🤗🤗


__ADS_2